
Lhea melanjutkan ritualnya setelah selesai memarahi Rhia.beberapa saat kemudian,Lhea sudah selesai memulihkan tenaganya.Lhea masih penasaran dengan sihir yang ia miliki sekarang.
"Sihir yang aku miliki ini memang sangat aneh.daripada aku terus merasa penasaran,lebih baik aku pergi mencari tahunya saja sendirian!", batin Lhea penasaran dengan sihirnya.
Lhea mengambil jubah birunya di lemari dan mengenakannya.setelah mengenakannya,Lhea pergi keluar istana lewat jendela secara diam diam.
Tujuan tempat ingin di tuju oleh Lhea adalah gunung Es Santhany,yang dimana gunung itu tidak dapat di huni dengan berjalan kaki.
Karena merasa terjebak di antara sisi,Lhea mencoba mencari hewan Mitologi yang mampu membawanya ke atas sana.
Di kaki gunung,Lhea melihat hewan Mitologi berjenis Singa Albino.dengan berlahan,Lhea mendekati Singa itu dengan langkah kecil yang tidak bersuara sama sekali.
Anehnya,Singa itu dapat mendengar syara langkah kaki milik Lhea dan pergi menyerangnya.
Menyadari hal itu,Lhea langsung berlari menghindar sambil memikirkan cara untuk menjinakkannya dan berbicara dengannya.
__ADS_1
"Wahai Singa Albino yang agung dan terhormat!aku meminta padamu untuk tunduk padaku!", kata Lhea berbicara pada Singa Albino.
"Siapa kau?atas dasar apa kau ingin aku tunduk padamu?", jawab Singa itu sambil mengejarnya(sebenarnya,Singa itu berbicara dari dalam hati agar tidak ada yang tahu identitasnya).
"Ini adalah tujuanku untuk memiliki hewan Mitologi yang bisa mengendalikan kekuatan Salju dan sihir Es!aku sangat membutyhkanmu untuk bisa naik ke atas gunung Santhany!", jelas Lhea pada Singa Albino.
"Banyak orang yang tidak berani naik ke gunung itu,tapi kau ingin sekali menaikinya.sepertinya aku tidak akan membantumu karena kau adalah orang biasa", jawab Singa itu dengan menolaknya.
Karena tidak punya cara lain lagi untuk menjinakkannya,Lhea terpaksa menggunakan sihir Bunga Es yang dapat menjinakkan hewan Buas/Mitologi.
"Kalau begitu,aku tidak akan menggunakan cara lama!Bunga Es Hewan Albino!!bantulah aku menjinakkan Singa Albino yang ada di depanku ini!", kata Lhea mengeluarkan sihirnya sambil mengangkat tangan kanannya ke atas.
"Silau sekali!terangnya cahaya biru ini memang dapat merusak mataku!", kata Lhea sambil menghalangi cahayanya.
Tiba tiba,Singa Albino itu berjalan ke depan Lhea dan berubah menjadi jinak seketika.
__ADS_1
"Salam,Putri Lhea Forrencia yang terhormat.mulai sekarang,kau adalah tuanku", kata Singa Albino itu sambil menundukkan kepalanya pada Lhea.
"Tidak perlu menunduk padaku seperti itu.yang penting,cukup menurut saja pada tuanmu ini", jawab Lhea dengan suara yang tegas.
"Aku akan bersedia kapanpun saja,ada perlu apa,tuan?", tanya Singa itu pada Lhea.
"Bawa aku naik ke puncak gunung Santhany.di sana,aku ingin mengetahui darimana sumber kekuatanku ini berasal", jawab Lhea sambil menunjuk ke atas puncak gunung Santhany.
"Baiklah,dengan senang hati aku akan mengantarmu", kata Singa itu dengan penuh hormat.
"Dan satu lagi,aku akan menamaimu dengan nama Khrishy", jawab Lhea memberi nama Singa itu dengan nama Khrishy.
"Baik,akan aku ingat selalu", kata Khrishy dengan senang.
Lhea langsung menjelaskan pada Khrishy tentang sumber kekuatan yang ia rasakan saat ini dan bertanya tentang asal usulnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG ….
JANGAN LUPA LIKE,RATE 5 BINTANG,TIP/VOTE YA AGAR AUTHOR AKAN SEMANGAT BUAT CERITANYA✌