Peri Bulan Berelemen Es

Peri Bulan Berelemen Es
PBBE CH 14:Rencana Selanjutnya


__ADS_3

Lhea masih memainkan serulingnya dengan sangat merdu untuk mencerahkan suasana hatinya.


Khrishy menjadi terpesona dengan lagi yang di mainkan oleh Lhea dan pergi mendekatinya.


"Sungguh sangat indah,Lhea.ternyata kau bisa memainkan seruling dengan begitu merdu", kata Khrishy menikmati lagu Lhea.


Menyadari kedatangan Khrishy,Lhea berhenti memainkan serulingnya dan menoleh ke arah Khrishy.


"Khrishy?untunglah kau sudah datang.aku ingin kau membawaku pergi ke gunung Santhany.aku ingin bertemu dengan teman temanku lagi untuk meminta saran dari mereka", jawab Lhea dengan wajahnya yang tenang.


"Memangnya kau sedang dalam masalah apa?apakah ini menyangkut seseorang?", tanya Khrishy yang ingin tahu.


"Ini menyangkut Peri Matahari,Rhia.dia sudah membuatku mati di tengah peperangan karena takhta dan kekuasaanku sebagai Peri Bulan Lhea", jawab Lhea dengan tenang.


Khrishy langsung menyuruh Lhea untuk menaikinya untuk membawanya pergi ke gunung Santhany.


"Lhea,ayo kita pergi ke gunung Santhany sekarang juga.masalah yang ingin kau selesaikan sangatlah rumit", kata Khrishy menyuruh Lhea untuk pergi bersamanya.

__ADS_1


"Baiklah,ayo kita pergi!", jawab Lhea dengan wajahnya yang tegas.


Mereka berdua langsung pergi menuju gunung Santhany dengan langkah kaki yang sangat cepat.


Sesampainya di gunung Santhany,seperti sebelumnya,Lhea melihat lingkaran yang bersimbol bintang itu dan pergi melompat ke dalam.


Setelah lompat ke dalam,Lhea melihat teman temannya sedang duduk minum teh dengan tenang.


teman temannya langsung menyadari kedatangan Lhea dan menyambutnya dengan baik sambil memeluknya.


"Lhea?kau datang pada kami?astaga,kami semua sangatlah merindukanmu!", kata semuanya sambil memeluk Lhea.


Mendengar apa yang di katakan oleh Lhea,semuanya juga ikut senang mendengarnya,termasuk Wendy.


"Bagus!kau melakukannya dengan baik ya!kau memang sangat pintar seperti dulu!", kata Wendy yang juga ikut senang.


"Sekarang,kau ingin berbuat apa lagi pada Rhia sialan itu?dia harus di beri pelajaran karena sudah membunuh kita semua!", kata Ruby kesal pada Rhia.

__ADS_1


"Aku tidak tahu harus berbuat apa,makanya aku datang ke sini untuk meminta informasi dari kalian semua", jawab Lhea merasa kebingungan.


Semuanya menjadi tercengang karena mendengar apa yang di katakan oleh Lhea tadi.dengab senang hati,Samantha menyuruh Lhea untuk duduk di sofa.


"Lebih baik jika kau duduk saja di sofa dulu,aku punya cara yang lebih baik untuk memberinya pelajaran", kata Samantha menyuruh Lhea duduk.


Lhea hanya mengangguk saja dan duduk di sofa bersama mereka berempat.langsung ke topik,Samantha mukai memberitahu Lhea bagaimana cara memberi pelajaran pada Rhia.


"Begini,setelah sekian lama aku memeriksa tubuhmu,ternyata kau bereinkarnasi ke tubuh Putri Es.di dalam tubuhmy terdapat sebuah bunga Es yang dapat menghipnotis pikiran orang agar mereka menuruti apa yang kita katakan."


"Kau bisa menggunakan sihir itu untuk menghipnotis Rhia agar dia bisa menuruti apa yang kau kataka.sesuai yang kau mau,kau bisa berbuat apa saja untuk mengendalikan tubuhnya", jelas Samantha dengan panjang lebar.


Lhea masih belum percaya karena masih ragu memikirkannya.Wendy langsung menepuk bahu Lhea untuk meminta persetujuan dari Samantha.


"Sebaiknya kau setujui saja pendapat dari Samantha!dia itu sangat pintar dalam menjebak musuh!", kata Wendy meminta Lhea untuk menyetujuinya.


BERSAMBUNG ….

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,RATE 5 BINTANG,TIP/VOTE YA AGAR AUTHOR AKAN SEMANGAT BUAT CERITANYA✌


__ADS_2