
Tanpa ragu ragu,Lhea langsung menampar pipi Rhia menggunakan tangan kirinya dengan keras sehingga membuat Rhia merasa kesakitan.
"Tadi kau bilang apa padaku?kata kata itu dapat menyinggung diriku!sebaiknya kau angkat kaki saja dari istana ini dan jangan kembali lagi!", kata Lhea marah besar pada Rhia.
"K …. kau berani menamparku?!apa kau tidak tahu aku ini posisi Peri?!", teriak Rhia juga marah pada Lhea.
"Memangnya kenapa?kau mempermasalahkan masalah sekecil ini hanya dengan memamerkan posisimu?sungguh menjengkelkan!", kata Lhea merasa jengkel setelah mendengarnya.
"Dasar Putri tidak tahu diri!kali ini aku tidak akan berbelas kasihan lagi padamu!", jawab Rhia mengangkat tangannya dan ingin menamparnya.
Tangan Rhia berlahan lahan akan mendarat ke wajah Lhea dengan ceoat,namun Lhea berhasil menangkisnya dan memarahinya kembali.
"Ingin menamparku?tidak semudah yang kau pikirkan,Rhia …. aku hanya ingin mengingatkanmu satu hal bahwa … ", kata Lhea berhenti sebentar saat berbicara.
"Bahwa apa?!cepat katakan padaku dengan jelas!", teriak Rhia sambil memegang bahu Lhea dengan keras.
__ADS_1
"Tenang dulu,hanya satu.kau hanya tidak boleh sering memamerkan takhta dan kekuasaanmu.tanpa Peri Lhea,bagaimana mungkin kau akan mendapatkan takhta dan kekuasaan miliknya", kata Lhea memancing Rhia.
Rhia menjadi terdiam sejenak setelah mendengar apa yang di katakan oleh Lhea padanya dan mencoba mencari cara untuk menjawabnya.
"Pintar sekali dia menjawab pertanyaanku!ini adalah jebakan maut yang dia ciptakan untuk menjebakku!tenang,tenang …. aku akan mencari cara untuk menjawabnya!aku yakin kalau dia itu masih bodoh", gumam Rhia memikirkan solusi.
"Ehm,sepertinya kau salah paham padaku.mana mungkin aku merebut takhta dan kekuasaan milik Lhea", kata Rhia memaksakan diri tersenyum dan menciptakan kebohongan.
Lhea tersenyum licik setelah tahu kalau Rhia berbicara hal yang tidak tidak dan mengganti topik pembicaraannya.
Ketakutan mulai muncul pada Rhia.Rhia tidak dapat mengontrol emosi dan keadaan sekitar karena tidak terima dengan apa yang di katakan Lhea padanya.
"Lhea!jangan sembarangan bicara pada seorang Peri yang terhormat!aku adalah salah satu penguasa dari antara para Peri yang bodoh itu,termasuk Peri Bulan Lhea!", jawab Rhia marah pada Lhea.
Sekali lagi Lhea mendengarnya,Lhea bertambah marah pada Rhia karena nama baiknya di buat hancur begitu saja.
__ADS_1
Tak segan segan,Lhea menampar Rhia sebanyak 5x tamparan keras untuk mengajarkan sopan santun pada Rhia yang kurang ajar.
Plak! Plak! Plak! Plak! Plak!
"Tolong jaga bicaramu!Peri Bulan Lhea tidak mungkin akan membiarkanmu melakukan hal seperti itu!Peri Bulan Lhea selalu menjunjung keadilan karena itu adalah salah satu kewajibannya!bukan sepertimu ini yang keras kepala dan gila!", marah Lhea pada Rhia.
"Sialan!kau menamparku lagi!aku akan angkat kaki dari istana jelek ini!tunggu saja,aku akan membalasmu!", jawab Rhia marah pada Lhea.
Karena merasa malu pada dirinya sendiri,akhirnya Rhia angkat kaki dari istana Forrencia dan meninggalkan Lhea sendirian di kamar.
Lhea merasa sangat puas karena bisa membuat Rhia menjadi kehilangan muka di depannya dan pergi dari istana Forrencia.
"Lemah,sangat lemah!untung saja aku sudah puas untuk hari ini,tapi ini belum seberapa!aku belum terlalu puas untuk menjatuhkanmu", lirih Lhea merasa puas.
BERSAMBUNG ….
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE,RATE 5 BINTANG,TIP/VOTE YA AGAR AUTHOR AKAN SEMANGAT BUAT CERITANYA✌