Peri Bulan Berelemen Es

Peri Bulan Berelemen Es
PBBE CH 4:Kecelakaan Yang Tak Terduga


__ADS_3

Mendengar teriakan kasar dari Lhea,Raja menjadi terdiam karena merasa kalau Lhea itu bukanlah Lhea yang dulu.


Lhea yang masih merasa emosi meminta Raja untuk menamparnya agar Raja merasa sadar atas tindakannya.


"Ada apa,Ayahanda?!mengapa kau berhenti menamparku?!aku begini hanya untuk menyadarkanmu kalau kau sudah salah ambil tindakan!", teriak Lhea masih marah pada Raja.


Melihat perlakuan dari Lhea yang terlihat sangat semena mena,Ratu merasa sedih karena tidak tahu apa yang terjadi.


"Apa yang kau katakan pada Ayahanda mu,Lhea?apa kau sudah bosan hidup sekarang?!Ibunda benar benar merasa kecewa padamu!", kata Ratu dengan tegas.


Tiba tiba,penyakit pembakar hati kambuh di tubuh Ratu Aurora sehingga menyebabkan Ratu pingsan terjatuh ke lantai dengan bunyi yang keras.


Rhia sangat puas dan senang saat melihat Ratu yang pingsan terjatuh dengan keras ke lantai.


Lhea merasa bersalah dengan perlakuannya sendiri dan menghampiri Ratu Aurora dengan cepat.


"Ibunda?!Ibunda?!maafkan kesalahanku ini!aku tidak bermaksud membuatmu pingsan seperti ini!", kata Lhea yang merasa bersalah.

__ADS_1


Karena khawatir kepada Ratu,Lhea hanya bisa melakukan sihir penyembuhan rahasia miliknya.


"Dengan sihir Es milikku,Elemen Es,siap mempertaruhkan nyawanya!!", kata Lhea membaca sihirnya.


Berlahan lahan sihir itu semakin banyak di gunakan,energi Lhea semakin berkurang begitu banyak.


Rhia merasa iri saat melihat Lhea memiliki sihir Es yang kuat dan indah.


"kenapa sih keberuntungan jadi berpihak pada si bodoh itu?!apa yang hebat dari kekuatannya coba?!punyaku jauh lebih kuat daripada punya si bodoh itu!", gumam Rhia merasa iri pada Lhea.


Lhea melemah seketika karena energinya banyak yang hilang di sebabkan memakai banyak sihir.


Dari jauh,Raja menjadi sedih setelah melihat Lhea ingin menyembuhkan Ratu.


Raja berjalan ke arah Lhea dan mengangkat Ratu untuk membawanya istirahat.


"Lhea,Ayahanda ke kamar duluan ya.Ibunda Ratu masih belum sadar dan biarkan aku yang akan membawanya istirahat", kata Raja memberitahu Lhea.

__ADS_1


"Baiklah,mohon pada Ayahanda untuk membawa Ibunda pergi beristirahat.aku harus pergi ke kamar dulu untuk mengistirahatkan diri.tenagaku sudah hampir habis karena kekuatan sihir milikku sendiri", jawab Lhea pamit pada Raja.


Lhea langsung pergi meninggalkan ruang tamu dan pergi ke kamarnya.


Di dalam kamar,Lhea duduk di kasurnya sambil memegang pecahan Es untuk bercermin.


"Masa reinkarnasi seperti ini memang sulit ya.sudah memiliki tubuh baru,sihir baru,semuanya berubah begitu saja"


"Sebelumnya,aku memiliki sihir "Rembulan Di Antara 7 Cahaya", tapi semuanya berubah sejak aku mati di peperangan …. takhta dan kekuasaanku hilang begitu saja karena Rhia,tujuanku adalah membalas dendam", kata Lhea dengan wajah yang agak tidak tenang.


Tiba tiba,ada yang mengetuk pintu kamar Lhea.mendengar suara itu,Lhea langsung membuka pintunya dan kaget melihat bahwa orang itu adalah Rhia.


"Rhia?!kenapa kau datang ke kamar aku sih?!apa yang kau inginkan sekarang?!", tanya Lhea pada Rhia.


"Kenapa sih,semua keberuntungan indah selalu berpihak padamu?!bukankah kau dulu begitu bodoh?!", jawab Rhia pada Lhea dengan kasar.


BERSAMBUNG ....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,RATE 5 BINTANG,TIP/VOTE YA AGAR AUTHOR AKAN SEMANGAT BUAT CERITANYA✌


__ADS_2