Perjalanan Cinta Anak Desa

Perjalanan Cinta Anak Desa
episode 18.tamu


__ADS_3

Saat mereka sedang berbicara tiba tiba terdengar suara klakson mobil,.


tin...tin...tin....


"Siapa sih itu yang bunyiin klakson, ngerutu Kiki,."


"Udah kita liat aja ke depan,ajak Yani .,


"Mereka pun akhirnya bersama sama keluar dari kamar untuk melihat siapa yang datang,.


"Siapa yan, tanya Vera".


"Enggak tau gue,jawab Yani".


"Mampus gue ternyata nyokap bokap gue,malah tadi gue ngerutu nya kenceng banget lagi,bisa abis gue di laporrin sama Vera,batin Kiki,".


"Ketika mobil sudah berhenti, keluar lah seorang pria yang gagah nan tampan dan seorang wanita yang cantik nan anggun,.


"Oh ternyata nyokap bokap Kiki,seru Vera,."


"Kiki pun langsung menghampiri nyokap bokap nya dan memeluknya,".


"Mama sama Papa koq datangnya enggak bilang bilang sih,."


"Maaf ya sayang kan mama sama papa mau buat suprise buat kamu,".


"Ayok mama papa masuk,."


"Kiki pun berjalan beriringan bersama papa mama nya menghampiri Yani dan Vera,".


"Tadi mah marah marah ada suara klakson sekarang mah",.


"Ih elo apaan sih iri bilang boss,"


"Aku Tante Rena dan om Hardi yang selalu mendengar dan melihat perilaku mereka pun hanya bisa geleng-geleng kepala",.


"Selamat datang om tante maaf ke adaannya begini",1.


"Yani pun menyalami kedua orangtua Kiki",.


"Iya sayang enggak papa",.


"Yani pun menyuruh orang tua Kiki masuk ke dalam rumah",.


"Sebentar ya om tante ,Yani panggil bapak dulu",.


"Iiya sayang,".


"Yani pun bergegas memanggil bapak,."


..........


"Pak bapak, panggil Yani",


"Iya nduk ada apa, tanya pak Andik,"


"Itu pak ada orang tua nya Kiki",


"Oh gitu ya udah bapak bersih bersih dulu" ,


"Iya pak,"


"Kamu sudah bikin minuman belum nduk,"


"belum pak ini sekalian,mau bikin",


"Ya udah kalo gitu kamu bikin aja dulu minuman nya, sebentar lagi bapak ke depan",


"Iya pak".


Di lain Sisih Kiki sedang berbicara dengan mama nya".

__ADS_1


"Mama, tadi mama kenapa enggak angkat telfon qu,".


"Maaf ya sayang hp mama ke sailen, jadi mama enggak tau kamu nelfon,".


"Kamu sehat kan sayang",.


"Alhamdulilah aku sehat mama,"


"Mama sama papa gimana kerjaannya,tanya Kiki".


"Ya gitu deh enggak ada abis nya,"


"Mama sama papa kalo kerja jangan terlalu di porsir,ntar kalo sakit gimana",


"Iya sayang mama janji deh setelah urusan ini selesai mama sama papa enggak akan memporsir kerjaan kami",


"Emang ada apa sih mama koq kayaknya penting banget,"


"Ntar kamu bakal tau koq sayang, sebentar ya mama mau nelfon seseorang dulu,"


"Iya mama,"


"Setelah beberapa saat Tante Rena keluar dan secara bersamaan bapak pun datang dari dapur,"


"Eh pak Heru apa kabar pak,bapak pun mengulurkan tangannya,.


"Alhamdulilah sehat pak , sampean gimana kabar,tanya pak Heru,?


"Saya alhamdulilah sehat pak,bapak ke sini sendiri?"


"Saya sama istri pak,itu dia ada di depan sedang nelfon seseorang,"


"Oh begitu,"


tidak berselang lama gue pun keluar sambil membawa kopi dan cemilan".


"Silahkan di minum pak,"


"Iya makasih ya nduk,"


"Iya iya pak",


Pak Heru pun mengambil kopi yang sudah di buatkan dan menyeruput nya,"


Di lain Sisih Tante Rena pun masih menghubungi seseorang,"


Tut.....Tut....Tut....


"Terdengar nada sambung yang masih belum di angkat oleh orang itu".


"Kemana sih jeng Vita koq dari tadi belum di angkat juga, ngerutu Tante Rena,.


Tut.... Tut..... Tut.....


"hallo jeng ada apa,.


"Jeng Vita ada di mana saya sudah sampai ini,tanya Tante Rena,"


"Saya udah di jalan jeng ,ini sebentar lagi sampe,"


"Oh gitu ya sudah kalo begitu , cepat datang nya biar cepat clear dan sukses,.


"Iya sabar donk jeng,kamu tenang aja pasti pak Andi dan Yani mau ,"


"Ya sudah kalo gitu saya tunggu,"


"Iya ,"


lalu sambungan telfon pun terputus,


Tante Rena pun akhirnya kembali keruang tamu,.

__ADS_1


"Gimana mah ,tanya om Heru,"


"Udah di jalan pah",


Setelah berbicara cukup lama , terdengar suara klakson mobil yang sudah di depan rumah Yani",


"Siapa nduk,tanya bapak?"


"Enggak tau pak,coba Yani lihat dulu pak,"


Yani,Kiki dan Vera pun bergegas menuju ke teras, sedang kan bapak,om Heru dan Tante Rena mereka di dalam",


Vera nyokap elo tuh,seru Kiki",


"Iya , bukannya mami bilangnya malem ya datang nya,koq sekarang udah sampe sini aja,pikir Vera bingung",


"Udah sana, enggak usah bingung bingung,sambut tuh nyokap elo,seru Kiki",


Gue yang melihat Vera bingung pun hanya bisa tersenyum",


"Hai mami papi",


"Hai sayang, gimana keadaan kamu Vera,tanya mami Naumi?"


"Vera sehat mami papi,yuk mami papi kita masuk ke dalam".


"Eh iya ,Vera kamu bawa bingkisan yang ada di dalam mobil ya nak?"


"Oke mami",


"Kiki Lo bantu gue ya soalnya Yani kan mau buat minuman,bisik Vera ke Kiki"


"Silahkan masuk om tante,ucap Yani,"


"Om Hardi dan Tante Naumi pun akhirnya masuk kedalam rumah,


"Assalammualaikum ucap om Hardi dan Tante Naumi?"


"waalaikumsalam, ucap mereka serempak",


"Bapak pun segera bergegas menyuruh tamunya untuk duduk",


"Mari mari pak Hardi buk Naumi,maaf ke adaannya begini",


"Iya pak enggak apa-apa koq,ini juga nyaman,seru om Hardi"


sedangkan gue,gue kembali ke dapur untuk membuatkan minuman,"


sedangkan di sisih lain Vera dan Kiki masuk kedalam mobil om Hardi guna untuk mengambil bingkisan yang di bawa Tante naumi",


"Vera cepetan gih ambil bingkisan itu ,suruh Kiki?"


"Ya bentar sih,"


Vera pun segera membuka mobil bagian belakang,"


"Nih Kiki elo bawa,suruh Vera?,


"Cuma ini doang Vera, enggak ada yang lain,tanya Kiki?"


"Iya cuma ini aja,seru Vera",


"Buset dah barang cuma sedikit elo sampe minta bantu gue",


"Hehehehe...ya kan gue kira banyak,ya sorry kiki",


"Hih udah ah gue masuk dulu",


"yah Kiki jangan marah donk?"


"Enggak gue enggak marah cuma jengkel aja",

__ADS_1


"Yeah itu sih sama aja Kiki",


lanjut episode selanjutnya , jangan lupa like jempolnya dan komentar terimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2