
"Hay, teman-teman perkenalkan nama saya Syaka Sebastian,Saya pindahan dari Jakarta,Kalian semua bisa panggil saya Syaka!"
"Hay , kata para murid yang ada di dalam kelas itu.
Melihat ketampanan Syaka, membuat para kaum hawa, merasa terpesona dengan ketampanan yang sangat Wow ada di diri Syaka, sedangkan di lain Sisih kebanyakan dari kaum Adam , merasa iri melihat ketampanan Syaka ,yang membuat mereka cemburu sendiri.
Lain dari wanita yang lain, Yani yang merasa tidak selevel dengan sosok cowok di hadapan nya pun hanya bisa menunduk.
Gue hanya orang biasa yang gak bisa berharap lebih,secara kalo di lihat dari bawah sampe ujung rambutnya cowok itu penampilan nya bersih rapih dan berwibawa banget, yang pastinya di kaya,
beda sama gue yang hanya anak desa,batin Yani.
*******
flashback
"Pak Andi:"Yani!"
"Yani: "Iya pak, ada apa?"
"Pak Andi:minta maaf ya sama kamu nduk, karna enggak bisa sekolahin kamu sampe jadi sarjana, bapak hanya bisa menyekolahkan kamu cuma sebatas SMP saja,karna bapak sudah enggak punya biaya untuk menyekolahkan kamu!"
"Yani :'Pak enggak apa-apa koq ,Yani cuma sekolah sebatas SMP , Yani enggak masalah,yang terpenting bapak selalu ada di sisih Yani, Yani enggak mau di tinggal bapak!"Yani rela koq hidup susah asalkan,Yani bersama bapak!"
"Maafkan bapak nduk,bapak sangat berterima kasih kepada Allah SWT,karena memiliki anak seperti kamu.
Akhirnya pak Andi pun memeluk anak semata wayangnya.
***
Ya ibu yang dulu melahirkan gue yang dulu menyusui gue dan menimang gue kini pergi entah kemana saat gue berusia 6tahun,Kata bapak dulu ibu memilih pria lain yang lebih mapan, dan mampu mencukupi kebutuhan ibu.
Bapak tidak bisa menolak ke inginan ibu, untuk meminta talak, karna bapak sendiri pun sadar, bahwa bapak orang tak punya.
Sejak saat itu setelah perpisahan bapak dan ibu ,gue pun enggak pernah lagi berjumpa dengan ibu gue, entah ibu gue masih hidup atau sudah meninggal.
Dulu ibu gue tidak mau membawa gue alasannya dia enggak mau direpotkan oleh gue, karena keadaan gue yang masih kecil,
dulu dia pernah berkata kepada gue katanya, nanti kalo beliau sudah mendapatkan ayah baru yang kaya yang bisa mencukupi kebutuhan semuanya ,dia akan menjemput gue.
Tapi apa yang gue tunggu tunggu, ternyata cuma omong kosong belaka,sampai sakarang ibu enggak pernah jemput gue atau bahkan melihat keadaan gue, beliau tidak pernah mau tahu tentang kehidupan anak semata wayangnya,sudah cukup lama tak ada kabar dari ibu ,sampai gue pun lupa oleh sosoknya .
Dan setelah kepergian perempuan yang melahirkan gue, tidak terasa Gue pun sudah melupakannya dan gue pun sudah menginjak usia remaja,ya di usia ke 12 tahun, gue sudah sekolah SMP karna memang dulu bapak menyekolahkan gue di usia 6 tahun,bapak gue gak sanggup menyekolahkan gue sampai sarjana di karnakan kehidupan yang terbilang pas Pasan,bapak gue hanya seorang buruh tani yang hanya di gaji 50ribu perhari ,itu pun kalo ada yang menyuruh bapak kerja,kalo tidak ada yang menyuruh bapak kerja,bapak hanya bekerja di rumah saja, seperti menanam sayuran dll.
Tiba hari kelulusan gue ,gue sedikit tidak bersemangat karna gue tidak bisa melanjutkan sekolah yang notabene membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
gue hanya bisa pasrah atas hasil kelulusan yang gue terima nanti
"Tibalah murid murid di panggil untuk di beritahu hasil kelulusan, siapakah yang terbaik, yang akan mendapatkan biaya siswa dari pihak sekolah!!!!!"
"Selamat pagi menjelang siang,anak didik ku?"
"Pagi pak,jawab seluruh murid.
"Bapak menyampaikan kepada kalian semua, selamat atas kelulusan yang kalian capai,bapak berharap semoga kalian semua bisa terus bersemangat untuk belajar dan mencari ilmu,dan sebagai apresiasi kepada kalian,di sini saya sebagai kepala sekolah ,ingin menyampaikan kepada kalian bahwa ada biaya siswa,untuk murid yang berprestasi,kami sudah berkoordinasi kepada pihak wali murid, untuk memberikan biaya siswa kepada tiga murid, saya berharap siapapun yang mendapatkan biaya siswa atau yang tidak mendapatkan biaya siswa ,kalian harus tetap rajin menuntut ilmu,nah sekarang yang di panggil namanya harap maju kedepan,yang pertama adalah Rahmat Taufik?"
"Saya pak, Rahmat Taufik pun menuju kedepan,dan berdiri di samping bapak kepala sekolah.
Semua murid pun bersorai tepuk tangan untuk menyambut penerima biaya siswa pertama.
"Yang kedua Rini Aprilia?"
"Saya pak.
"Dan yang ketiga adalah!!!"
Semua murid yang menyimak perkataan kepala sekolah pun ikut deg deggan, karena penasaran siapakah penerima biaya siswa terakhir.
"Dan penerima biaya siswa terakhir adalah!" "Fitriyani,"
Deg....deg... gue enggak nyangka ternyata gue ada dalam penerima biaya siswa itu,
sujud syukur pun gue panjatkan kepada Allah SWT, atas segala apa yang gue peroleh.
Gue pun bergegas maju kedepan untuk menerima piagam penghargaan yang menanti gue.
"Selamat ya Yani, kamu memperoleh biaya siswa tertinggi ?"kata pak kepsek.
"Gue pun tersenyum, Lalu gue membalas jabat tangan dari pak kepsek.
"Te..terimakasih pak!"
"Ya sama sama,kamu pantas memperoleh penghargaan ini, ucap pak kepsek.
"Akhirnya semua murid pun bertepuk tangan menyambut ketiga pelajar yang mendapat biaya siswa.
Setelah selesai menerima penghargaan dan kelulusan para murid,semua guru dan murid yang lulus pun langsung bergegas pulang.
Gue pun segera bergegas pulang untuk menyampaikan kabar gembira ini,buat bapak",
__ADS_1
Sambil berlari-larian gue memanggil bapak,sampai depan rumah ,gue enggak ada lihat bapak, lalu gue pun bergegas kebelakang siapa tau bapak ada di sana,dan setelah gue cari cari ternyata bener ,bapak ada di belakang lagi berkebun
"Gue pun memanggil bapak.
"Bapak!"
Bapak pun menoleh dan menjawab,
"Ada apa to nduk ,koq dari tadi teriak teriak nyariin bapak!"
Gue pun langsung berlari menghampiri bapak dan langsung memeluk nya.
tangis haru dan bahagia pun keluar dari pelupuk mata Yani.
Bapak yang merasa bingung pun bertanyakenapa anaknya, kenapa tiba tiba pulang dari kelulusan nya dalam ke adaan menangis.
"Ya dua hari yang lalu Yani memberi tahukan kabar bahwa dia akan menerima hasil akhir kelulusan nya.
"Nduk kamu kenapa nduk koq pulang pulang malah nangis?"
Nduk tenangin dulu pikiran mu ,bapak ambil air minum dulu buat kamu ya!"
"Gue pun menganggukkan kepala gue.
Bapak pun segera berlalu mengambil air minum,Ini minum dulu nduk!"kata bapak.
Gue pun langsung menerima air pemberian bapak danmeminum air pemberian bapak hingga tandas.
Di rasa sudah lumayan mendingan bapak pun bertanya kembali.
"Kamu kenapa to nduk koq pulang pulang malah nangis !"tanya pak Andi.
"Maaf ya pak, Yani bikin bapak khawatir!"ucap Yani
"Iya bapak maafin,tapi kamu tadi kenapa,?"tanya pak Andi.
"Se..sebenarnya ada kabar bahagia pak!" ucap Yani
"Kabar bahagia ,kabar apa nduk !"koq bapak jadi bingung sendiri sih,tadi kamu nangis sekarang kamu seneng banget, jadi bingung bapak?"
"Iya sebenernya ,Yani mau nyampein kabar bahagia tapi liat bapak jadi nangis,tapi yang tadi itu tangis bahagia pak!"ucap Yani.
"Ah bapak jadi bingung ,ya sudah kamu katanya mau kasih kabar bahagia,kabar apa nduk?"
"Bapak siap enggak ,dengar kabar bahagia ini ?"tanya Yani.
Gue pun memberikan selembar kertas dan piagam ke bapak,dan gue menyuruh bapak membaca selembar kertas itu,"
"Ini apa Yani ?",tanya pak Andi.
"Bapak buka saja dan baca.
Bapak pun segera menurut dan membuka selembar kertas itu dan membaca nya.
Setelah membaca isi surat itu bapak pun melihat Yani yang senyum senyum terus.
"Yani ini beneran kamu dapat biaya siswa?"tanya pak Andi.
"Gue pun menganggukkan kepala karena senang dan bahagia.
Bapak pun langsung memeluk gue dengan perasaan haru dan bangga
Alhamdulillah ya Allah.. engkau telah mengabulkan doa hambamu ini.
Dengan deraian air mata, bapak pun bersujud beberapa kali dan sekali lagi memeluk gue ,anak kesayangan nya.
Setelah acara nangis nangissan gue pun segera masuk kedalam rumah dan segera berlalu ke kamar mandi, untuk membersihkan badan yang sangat gerah.
Dan setelah gue mandi akhirnya gue pun membantu bapak di kebun.
Setelah beberapa jam membantu bapak akhirnya malam pun tiba dan gue pun bergegas menuju kamar untuk beristirahat menyambut pagi datang.
****
Pagi hari gue bangun di kagetkan dengan suara bapak yang memanggil nama gue.
"Yani..!"Yani..!"bangun nduk sudah subuh, ucap pak Andi.
Gue pun segera bangun , karena bapak yang terus memanggil gue untuk sholat berjamaah.
"Pak maaf, Yani enggak bisa ikut sholat berjamaah,soalnya tamu Yani datang!"
"Oh ya sudah, kalo gitu kamu istirahat saja lagi,bapak mau ke masjid?"kata pak Andi.
"Iya pak, ucap Yani.
Lalu bapak pun bergegas sholat berjama'ah ke masjid, yang dekat dengan rumah, dengan berjarak beberapa meter saja.
Gue yang di tinggal bapak sholat berjamaah di masjid pun enggak bisa lagi tidur,Jadi gue pun bersih bersih rumah dan memasak sarapan pagi buat bapak dan gue.
__ADS_1
Selesai beberes rumah,pukul 06:30 gue pun bergegas mandi karna badan udah lengket banget dan bau kecut.
Dikarenakan gue udah lulus ,dan masuk sekolah menengah atas masih sekitar 3minggu lagi ,gue pun setiap pagi membantu bapak, membersihkan tanaman yang bapak tanam untuk kebutuhan setiap hari.
Di suatu pagi gue yang cerah, saat gue lagi asyik menyiram tanaman di kebun belakang rumah,gue pun di panggil bapak.
Yani.!"Yani...., !"panggil pak Andi.
Gue pun yang mendengar suara bapak memanggil ,gue pun bergegas masuk dalam rumah.
"Iya pak ada apa?",tanya Yani.
"Ehm,itu bapak mau keluar sebentar ada urusan?"
"Oo, bapak mau keluar?"tanya Yani.
"Iya..kamu jangan kemana mana ya, di rumah saja bapak cuma sebentar koq ?"ucap pak Andi.
"Iya pak,bapak hati-hati di jalan ya?" kata gue mengingat kan bapak.
"Iya ,kamu juga jaga rumah ya!"ucap pak Andi.
"Iya pak, ucap Yani.
"Assalammualaikum!" kata pak Andi.
"Waalaikumsalam,jawab Yani.
******
Selang beberapa jam bapak pun akhirnya sudah pulang
"Assalammualaikum,!" ucap pak Andi.
"Waalaikumsalam, ucap Yani.
"Eh, bapak sudah pulang?"tanya Yani.
"Iya nduk maaf ya bapak lama keluar nya ?"soalnya tadi ketemu pak Heru di jalan.
"Iya pak gak papa, ucap Yani.
"Pak Heru papanya Kiki kan pak?"tanya Yani.
"Iya nduk, bapak di suruh mampir ke cafe nya yang Deket sini,katanya dia bikin cabang baru,Ini katanya sudah buka 2minggu nduk,dan ini bapak dibawakan bingkisan, ucap pak Andi.
"Oo, cafe yang gede itu ya pak?"tanya Yani.
"Iya nduk, ucap pak Andi.
"Wah alhamdulilah pak hari ini kita makan enak?" ucap Yani.
"iya nduk alhamdulilah, ucap pak Andi.
"Oh iya ,bapak mau nunjukkin sesuatu buat kamu,tapi kamu harus tutup mata ya nduk?"pinta pak Andi.
"Emang bapak mau nunjukin apa!"tanya Yani.
"Ya rahasia dong nduk , kalo di kasih tau kan bukan kejutan namanya.
"Em,ya udah deh, Yani tutup mata,tapi bapak bantu Yani jalan ya!"ucap Yani.
"Iya tenang aja bapak bantu kamu jalan,kan kasian anak bapak yang pintar dan cantik jalan sendiri ,yang ada malah numbur tembok ntar enggak cantik lagi.
"iih bapak bisa aja.
Setelah di tuntun bapak,untuk jalan akhirnya gue pun sampai kedepan teras rumah.
Bapak pun menyuruh gue untuk membuka mata dalam hitungan ke tiga.
"Yani setelah bapak hitung satu sampai tiga kamu buka mata ya!"
"Iya pak.
"Bapak mulai ya satu...,dua....,tiga..
Gue pun membuka mata,dan betapa terkejutnya gue ternyata bapak memberikan gue sepeda.
"Wah ,pak sepeda Nya bagus banget ,ini buat Yani pak !"
"Iya nduk ,ini buat kamu tapi maaf ya bapak gak bisa beliin kamu motor ,soalnya uang bapak enggak cukup, bapak cuma bisa beliin kamu sepeda aja?"
"Iya pak gak papa koq, ini aja udah lebih dari cukup, terimakasih ya pak, Yani janji akan semangat belajar?"
"Iya sama- sama.
****
Bersambung, jangan lupa like jempolnya, komentar,dan jika tidak keberatan berikan bunga dan votenya, terimakasih.
__ADS_1