Perjalanan Cinta Anak Desa

Perjalanan Cinta Anak Desa
episode 26.Di kediaman rumah Syaka


__ADS_3

"Setelah menerima surat itu pak Heru pun bergegas untuk kembali ke kamar ,karena istrinya pasti sedang menunggu dirinya".


"Ceklek....


"Eh papa gimana apa kata mang Diman?"


"Kata mang Diman dan seluruh security mereka tidak tahu bahwa ada yang menerobos masuk ke dalam pekarangan rumah,dan mang Diman menemukan ini".


"Surat .dari mana pah!"


"Entahlah kata mang Diman dia menemukan ini di batu yang mereka lempar".


"Apa isinya papa!"


"Entahlah papa belum membaca isi surat ini".


"Di baca saja pah,mumpung Kiki belum ada?"


"Tidak sayang,papa akan membacanya nanti, papa enggak mau buat mama menjadi khawatir".


"Saat pak Heru dan mama Rena sedang berbicara serius,tanpa sengaja Kiki pun mendengar obrolan mereka".


"Ya sudah kalo itu kehendak papa,tapi mama mohon jangan sampai papa bohong kepada mama, karena mama merasa orang yang meneror kita itu adalah orang masa lalu?"


"Maksud mama!"


"Yah mama cuma ngerasa enggak enak fikiran saja pah , tapi semoga saja itu tidak terulang lagi?"


"Ya, semoga saja ya mama, papa berharap mama akan selalu setia walau entah kapan waktu nya kita mengalami masa pahit terlebih dahulu?"


"Aku sangat mencintaimu papa,dan apabila itu terjadi lagi,mama akan selalu siap di sisi papa sampai batas akhir yang telah di tentukan oleh Tuhan".


"Sebenarnya ada apa, kenapa mama dan papa berbicara seperti itu ,apa ada yang mereka sembunyikan?"batin Kiki".


"Saat Kiki sedang fokus mendengarkan pembicaraan orang tua nya,Kiki pun di kagetkan dengan tepukan di bagian pundak belakang".


"Plak.....


"Astagfirullah mang Diman ngagettin saja!"


"Maaf neng,lagian neng Kiki ngapain ngintip ngintip tuan dan nyonya,pamali neng enggak boleh gitu?"


"Iih mang Diman tahu apa sih, tadi itu kaki saya gatal ".


"Masak sih neng, perasaan tadi saya lihat neng Kiki lagi ngintip nyonya dan tuan?"


"Ya ampun mang Diman,saya mana berani ngintipin orang tua,elak Kiki".


"Oh.. gitu to,oh iya sampai lupa neng ini pesanan satenya?"


"Eh iya mang, makasih ya udah anterin satenya!"


"Iya neng ,ya sudah kalo gitu saya pamit kebelakang dulu ya neng?"

__ADS_1


"Iya mang,"


"Mang Diman pun akhirnya bergegas menjauh dari Kiki",


"Hufh... hampir saja ketahuan".


"tapi kira kira apa yang di bicarakan oleh Mama dan papa?""


"Sebaiknya gue pura pura tidak tahu saja, tapi gue juga harus menyelidiki semua ini".


"Akhirnya dengan pikiran yang masih bergemelut,Kiki pun mengetuk pintu kamar orang tua nya".


"Tok..tok...


"Masuk!"sahut mama dari dalam".


"Permisi tuan putri satenya sudah datang,ledek Kiki".


"Sayang kamu bisa saja deh,mama kan jadi malu!"


"Hehehehe.....tidak apa-apa tuan putri,saya sangat senang membantu tuan putri?"


"Iih..Kiki,mama malu sayang di perlakukan seperti itu".


"Pak Heru yang mendengar kan perkataan anaknya. itu pun hanya bisa tersenyum dan geleng-geleng kepala",


"Sudah sayang,ntar yang ada mama kamu merajuk bisa berabe".


"Iih...papa!"


"Sedangkan di lain tempat tepat nya di kediaman rumah Syaka, Syaka yang habis bangun tidur karena tadi siang melakukan hal yang membuat dirinya begitu lelah dan capek pun segera bangkit dari tempat tidur , karena ingin mencuci muka, setelah beberapa menit di dalam kamar mandi akhirnya syaka pun keluar dengan wajah yang fress",


"Akh..pegal sekali tubuhku,"


"Syaka pun meraih handphone nya dan menelfon seseorang".


"Tut...Tut...Tut...


"Halo, tolong antarkan seseorang orang untuk memijat tubuh saya?"


......,.......


"Iya malam ini,saya tunggu di kamar saya?"


......,......


"Ya saya tunggu, tapi jangan sampai membuat saya menunggu lama!"


............,......


"Panggillan pun akhirnya terputus,akhit syaka pun rebahan dan melihat kabar terbaru di Wa nya",


"Betapa terkejutnya syaka saat ada sebuah kontak WA yang baru saja ikut masuk di grup sekolah nya, dengan pikiran yang masih menerka akhirnya syaka pun melihat siapa yang telah bergabung di grup WA sekolah",dan betapa bahagianya syaka saat melihat foto profil seorang gadis yang cantik yang sangat di incar, Syaka pun akhirnya berinisiatif untuk mengechat gadis itu",.

__ADS_1


"Hai Yani,ini gue Syaka!"


" Sedangkan ditempat lain saat Yani sedang rebahan, Yani pun di kagetkan dengan suara handphone nya yang bergetar akibat suatu notifikasi pesannya".


"Siapa ini!!"


"Akhirnya Yani pun langsung membuka notifikasi pesan tersebut,dan betapa kagetnya dia,karena yang menchatting Yani adalah Syaka, Yani pun sempat berpikir apakah chat dari syaka harus dibalas dengan nya atau tidak, tetapi setelah beberapa menit berfikir akhirnya Yani pun membalas chat dari Syaka".


"Lama Syaka menunggu , berharap Yani membalas chat nya pun akhirnya berbuah juga karena chat yang di kirim ke yani pun di balas, Syaka pun sangat bersemangat karena mendapat balasan dari Yani".


"Hai juga".


"lagi apa Yani?"


"lagi istirahat saja".


"Kamu sudah makan?"tanya Syaka".


"Belum,"


"Saat sedang asyik chatting an tiba tiba pintu kamar Syaka pun di ketuk oleh seseorang".


"Tok..tok...tok....!"


"Masuk".


"Maaf tuan saya di tugaskan oleh sekertaris El untuk menerima tugas bahwa tuan ingin di pijat!"


"Ya tadi saya menelfon sekertaris El,"


"Baiklah saya akan memulai memijat tuan jika tuan mengizinkan!"


"Setelah menerima izin dari tuannya,wanita yang di panggil oleh sekertaris El pun segera melakukan tugasnya, sedangkan Syaka pun melanjutkan chatting nya yang tertunda".


", Kenapa belum makan,kamu kan tadi habis tenggelam,?"


"Aku enggak apa-apa koq Syaka, lagian masih belum nafsu".


"Jangan makan telat donk Yani, kamu itu habis tenggelam,butuh asupan makanan yang cukup!"


"Iya Syaka ntar aku bakal makan koq, kamu tidak usah khawatir!"


"Gimana enggak khawatir ,kamu saja tidak mau makan,ntar kalo kamu sakit gimana gue jadi khawatir?"


"Apaan sih kamu Syaka lebay banget, lagian gue juga sudah enggak kenapa Napa?"


"Hem ya udah, tapi elo jangan lupa untuk makan ya?"


"Iya",


"Dan akhirnya chatting Yani dan Syaka pun berakhir".


"Setelah chatting dengan Yani,saat sedang di pijat , Syaka pun meminta wanita yang memijat Syaka untuk keluar,karena kondisi tubuh Syaka sudah tidak pegal-pegal".

__ADS_1


"Sedangkan di tempat lain tempat nya di kediaman keluarga pak Hardi, pak Hardi pun terlihat prustasi karena, Pak Heru yang di telfon pun tidak menjawab panggilan nya".


__ADS_2