
"Yani !"Yani!"panggil pak Ridwan.
"Eh iya, ada apa pak?"
"Kamu itu dari tadi saya panggil, kenapa malah bengong saja,mikirin apa kamu?"
"Maaf pak, tadi saya kepikiran orang tua saya udah sarapan atau belum, soalnya bapak kalo enggak di ingetin kadang lupa.
"Emang ibu kamu kemana ?"masa enggak mau ingetin bapak kamu.
Deg.
Terasa nyeri hati ini saat wali kelasku menanyakan ,keberadaan ibuku dimana.
"Sudah -sudah, ini jam pelajaran bukan jam curhat, canda pak kepsek.
Semua siswa dan siswi yang mendengar perkataan pak Hendri pun tertawa.
Gue yang mendengar ucapan pak kepsek pun ,hanya bisa tersenyum sedih.
"Nah Syaka sekarang kamu duduk di sebelah Yani ya,karna bangku yang kosong cuma ada di situ!"
"Baik pak.
"Yani bisa kan Syaka duduk di bangku sebelah mu?"tanya pak kepsek.
"Ehm,iya pak bis-bisa koq.
Syaka yang mendengar perkataan Yani , pun bergegas jalan menuju tempat duduknya.
Setelah sampai, syaka pun langsung
duduk dan berkenalan dengan gue.
"Hai boleh kenalan ,nama gue Syaka,kamu?
"Gue Fitriyani ,elo bisa panggil yani.
"Oke.
Di lain sisi ada beberapa teman teman gue yang kurang puas, karna Syaka duduk bersama gue.
Ya meraka adalah geng nya sisi, cewek yang paling suka membully teman-teman di sekolah.
Entahlah kenapa geng nya itu selalu ngebully orang,mau ada yang salah atau tidak dengannya ,meraka akan tetap ngebully kami,yang dianggap gak selevel dengan nya.
__ADS_1
seperti gue contohnya,yang terus jadi bulan-bulanan bullyan mereka,tapi gue beruntung masih banyak yang mau berteman dengan gue, walaupun gue dari kalangan kelas bawah, mereka yang mau berteman dengan kami memiliki prinsip,yaitu selalu menghargai orang lain, walaupun orang itu enggak mempunyai harta berlimpah, sebagai contohnya adalah Kiki dan Vera.
Ya orang tua Vera dan Kiki termasuk orang yang mempunyai kehidupan yang tercukupi,
bahkan beberapa bulan yang lalu ,orang tua
Vera membuka cabang baru yaitu cafe,sedang-kan orang tua Kiki mempunyai beberapa mall yang terletak di beberapa kota,sungguh bersyukur sekali mereka bisa hidup tercukupi,tapi apa yang gue lihat tidak sama apa yang gue denger dari mulut Vera dan kiki,ya meraka memang mempunyai kehidupan yang tercukupi,tetapi tidak dengan kasih sayang.
Ya mereka berdua tak jarang kadang merasa iri dengan gue,yang mempunyai ayah yang sayang dengan gue, yang selalu ada pada saat gue butuh suport,ya karena kesibukan kedua orangtua Vera dan Kiki, membuat mereka kurang kasih sayang, dan lebih memilih untuk tidur di rumah gue.
(ya begitulah lah klo author ceritain masih panjang.....kayak arus sungai🤭🤭🤭🤭✌️✌️✌️✌️)
****
"Baik lah pak Ridwan saya kembali keruangan saya dulu?"dan silahkan lanjut kan pelajaran yang tertunda tadi.
"Baik pak ,,kata pak Ridwan.
"Kalian lanjut kan pelajaran yang tertunda tadi, belajarlah Yang giat, agar nilai kalian tidak turun,paham?"
"Paham pak.
"Ya sudah kalo gitu saya permisi.
Akhirnya pak Hendri pun keluar dari kelas dan kembali ke ruangan nya.
**
"Yani elo mau ikut ke kantin enggak?"
"Ehm, enggak deh gue di kelas aja ,gue bawa bekal jadi gue makan di kelas aja,sambil ngelanjutin buat novel.
"Ya udah kalo gitu gue sama Vera kekantin dulu ya, udah laper nih!"
sip.
"Elo mau di bawain cemilan apa?"
"Eh enggak usah repot -repot gue gak enak sama anak yang lain,ntar di kira anak-anak gue cuma manfaatin Lo pada.
" Lo ngomong apa sih yani,orang cuma cemilan ringan juga ,gak bakal ngabisin uang jajan gue sebulan kali,lagian kan gue yang nawari elo,jadi elo enggak usah sungkan!"
"Ya tapi kan, gue ngerasa gak enak sama elodan kiki!"
"Udah ah gak usah tapi tapian ,kalo ada yang ngomongin elo,tenang saja,kita punya jagoan nih!"
__ADS_1
"Iya Yani,elo tenang saja,kita udah sahabatan lama,kalo ada yang usil sama elo,lapor sama gue!"
"Kalian bisa saja,udah buruan makan ,ntar keburu bel sekolah?
"Oke,kalo gitu kami pergi dulu ya?"
Gue pun membalas ucapan Vera dengan anggukan.
Setelah kepergian Vera dan Kiki gue mengambil bekal yang ada di dalam tas gue dan membuka nya,gue pun bersiap untuk makan, dan tak lupa gue berdoa kepada sang maha pencipta.
Suapan demi suapan gue makan sampai bekal yang gue bawa habis tak tersisa.
Alhamdulilah ,seneng banget akhirnya bisa makan dengan nyaman,gak ada si pengganggu yang ngusilin gue,tapi kemana ya para pengganggu!"
Ah bodo amat lah ,ngapain gue pikirin toh gak ada untungnya juga ,mending gue ngelanjutin buat novel aja deh sambil nunggu Vera sama Kiki.
*
Akhirnya setelah beberapa saat gue menunggu Vera dan Kiki ,gue pun bisa menyelesaikan dua Bab,dan bersamaan itu Vera dan Kiki pun datang dengan tergesa-gesa.
"Yani Yani elo tau gak tadi di kantin lagi ada apa?" tanya Vera
Gue pun geleng geleng .
"Iih Lo tu vera gimana Yani mau tau, orang dia aja ada di dalam kelas.
"Oo iya ya
"Huu dodol banget sih,
"Hehehehe, maaf Kiki kan gue lagi greget banget, pengen cepet-cepet ngomong sama Yani.
"Eh.. Lo pada malah ngomong sendiri sih,emang ada apa di kantin!"koq sampe kelas lo pada malah ngomel sendiri, gue Lo kacangin.
"Sorry Yani,jadi gini gue sama Kiki tadi lihat ,geng sisi itu tadi di kantin mepettin anak baru itu sapa namanya ya?"
"Syaka maksud elo?"
"Nah itu,si Syaka di Pepet terus ma sisi sampe si Syaka jengkel dan marah marah sama sisi karna menurut Syaka itu, sisi kayak gak punya malu dan cewek kegatelan ,jadi bikin ilfil Syaka,dan elo tau apa yang terjadi!"Reno anak kelas sebelah gak terima kalo sisi di marahin sama Syaka, karna menurut Reno itu sama aja Syaka menyebut sisi cewek murahan.
"Ya jelas lah Reno gak terima soalnya kan dia suka ma sisi, karna sisi cantik dan pintar merias diri,jawab gue.
"Nah tadi itu Reno sama Syaka akhirnya berantem,dan ternyata Reno bonyok di pukul sama Syaka yang ternyata jago beladiri ,dan enggak berselang lama pak Ridwan pun datang dan melerai mereka berdua,dan bertanya ke mereka , tapi Reno menyalahkan Syaka bahwa Syaka dulu yang memulai,itu jelas saja Syaka gak terima dan Syaka bilang bahwa ini salah sisi yang ke ganjenan dengannya,tapi sisi tidak mau mengakui dan akhirnya mereka di bawa untuk ke ruang guru,dan setelah itu gue sama kiki gak tau lagi gimana ceritanya.
"Oo jadi gitu, ucap Yani.
__ADS_1
Pantesan aja gak ada yang ganggu gue,batin Yani.
(author berterima kasih ya karna kalian mau menunggu author up lagi🙏🙏🙏)