
Setelah mengobrol beberapa menit, akhirnya keluarga pak Heru dan pak Hardi pun berpamitan pulang",
"Yani gue pulang dulu ya,elo udah bisa kan pake handphone itu,tanya Vera?"
"Tenang saja Vera,gue udah bisa koq kan udah di ajari sama kalian, ucap Yani",
"Oke ntar kalo gue udah sampai rumah, kita video call ya, ucap Kiki?"
"Oke sip,"
"Ya udah gue sama papa mama pulang ya Yani, ucap Kiki?"
"Iya hati hati di jalan ya, ucap Yani",
"Yani gue juga pamit pulang ke rumah ya,jangan lupa aktifin nomor elo, ucap Vera?"
"Oke gue bakal aktifin terus nomor gue, ucap Yani",
Setelah berpamitan dengan Yani dan bapak mereka pun akhirnya pulang dengan mengendarai mobil",
Papa tadi ngobrol soal apa sama pak Andi, tanya mama Rena?"
"Oh itu, em kami membicarakan tentang modal yang kami berikan ke pak Andi, ucap pak Heru?"
"Jadi apa pah yang akan di lakukan bapak, tanya Kiki?"
"Pak Andi rencana ingin membuka usaha jadi tengkulak, ucap pak Heru?"
"Hah ucap mama Rena dan Kiki bersama yang kaget dengan jawaban pak Heru, ya mama Rena dan Kiki berfikir mungkin setelah menerima bantuan itu pak Andi akan membuat restoran atau apalah tapi ternyata itu di luar dugaan mereka,"
"Papa serius bapak mau jadi tengkulak, tanya Kiki?"
"Ya buktinya pak Andi berbicara begitu berarti kan serius, ucap pak Heru?"
"Mama kita pak Andi bakal buka usaha sembako atau lainnya eh ternyata tembakkan mama salah, ucap Mama Rena",
"Ya itu ntar juga sebagian mau di buat untuk buka usaha sembako mama,jadi kalo ada yang menjual sayuran mereka dan, mungkin di rumah mereka ada barang yang habis itu kan bisa sekalian belanja di tempat pak Andi,pak Andi juga sudah berniat menjual hasil kebun warga kekota agar sayuran laku mahal dan pak Andi juga akan membeli sayuran warga dengan harga yang terjangkau,nah sedangkan papa dan Om Hardi akan mencari customer untuk mau membeli sayuran-sayuran dari pak Andi, ucap pak Heru?"
"Wah berarti sayuran warga bisa dong di beli dengan harga yang lumayan tinggi,kalo sudah sampai ke customer segala, ucap Kiki?"
"Iya sayang,kamu benar jadi desa itu bisa makmur dan terjamin, ucap Mama Rena",
__ADS_1
Dan jika itu berhasil papa dan Om Hardi juga akan mencari investor yang mau menanamkan modal mereka untuk pak Andi membuka usaha lain, tapi ini papa Om Hardi dan pak Andi akan mengerjakan ini pelan pelan saja, ucap pak Heru?"
Wah berarti itu bakal membutuhkan banyak pekerja donk,tanya Kiki?"
"Dan berarti itu udah di rancang sebagus mungkin ya papa biar enggak goyah lagi, ucap mama Rena?"
"Nah itu mama dan Kiki tahu,jadi kalian berdua cukup bantu bantu saja kalo ada sedikit kekurangan, ucap pak Heru",
"Oke aku akan selalu siap, untuk Yani dan bapak, semangat Kiki",
"Mama juga akan selalu siap, ucap Mama Rena",
Sedangkan di lain tempat, tepat nya di dalam mobil pak Hardi,disana terdengar suara seorang ibu dan anak yang sedang bernyanyi mengikuti suara yang keluar dari Bluetooth handphone Vera",
Di Dirimu Aku Menemukan
Yang Mencintaiku
Yang menyayangiku
Di Dirimu Aku Ketakutan
Kau BiarkanKu
Bila Kamu Tak Lagi Dengan Ku
Tak Tahu Apa 'Tuk Jalani Hidup ku
Bila Memang Kau Pergi dariku
Ku tak ada lagi di dunia ini........,.
...
Wah sayang sampai segitu banget nyanyi nya,tanya papi Hardi?"
"Iya papi abisnya lagu ini bikin mewek , ucap Vera",
"Iya sayang mami pun sama sampai terbawa suasana, ucap Mami Naumi?"
"Itu kan cuma lagu saja mami , Vera koq kalian sempe terbawa suasana sih, ucap pak Hardi",
__ADS_1
"Ih papi itu kalo dengerin musik enggak secara hikmat sih makanya cuma bisa ngomong aja,tapi coba kalo papi dengerin dengan hikmat pasti papi akan terbawa suasana, ucap Vera kesal?"
"Ih papi enggak bisa lihat suasana aja, ucap mami Naumi",
"Loh koq jadi merajuk semua gini sih,ya udah papi minta maaf ya mami, Vera , ucap pak Hardi?"
"Enggak mau ah papi ngeselin, ngambek Vera",
"Ya udah kalo Vera enggak mau maafin papi, papi enggak jadi deh ke restoran see food, padahal papi tadi udah berencana ngajak mami dan kamu kesana loh,kan mumpung keluarga kita kumpul, biasanya kaan mami dan papi sibuk nah jadi ini mumpung mami dan papi udah enggak sibuk jadi tadi papi berencana ajak kamu,tapi karena berhubungan kamu masih marah sama papi ya udah kita pulang, ucap pak Hardi",
"Vera yang mendengar itu pun langsung angkat bicara",
"Eh iya iya Vera maafin papi tapi yang tadi jadi kan,tanya Vera berharap?"
"Em gimana ya,jadi enggak ya,.....ya udah jadi deh kasian anak papi ntar nangis , ucap pak Hardi",
"Yes akhirnya kita bakal ketemu lagi udang, ucap Vera",
"mami dan papi yang mendengar ucapan Vera hanya bisa tersenyum dan geleng-geleng kepala saja ,karena mami dan papi tahu kesukaan Vera adalah udang jadi jika di meja makan kalo tidak ada udang Vera tidak akan mau makan di rumahnya,lain jika di rumah orang dia akan memakan apa saja walau tanpa makanan kesukaannya, karena Vera sadar diri juga , tapi jika Vera berkunjung ke rumah Kiki, pembantu Kiki yang sudah tahu makanan kesukaan sahabat Kiki itu pun langsung membuatkannya,"
Sedangkan di lain tempat tepat nya di kediaman rumah pak Andi,Yani sedang memasak lauk dan nasi untuk makan malam",
"Nduk kamu enggak mandi ini sudah hampir mau Maghrib loh,tanya bapak?"
"Iya pak sebentar,ini dikit lagi mau matang,ucap Yani?"
"Kamu masak apa nduk,sini bapak bantu,seru bspak?"
"Oh ini pak Yani masak sayur bobor dan numis daging ayam sisa tadi malam,bapak enggak usah bantu bentar lagi Yani selesai koq, ucap Yani?"
" Bapak mau minum kopi,tanya Yani?"
"Enggak lah nduk bapak masih kenyang lagian tadi juga bapak minum pas ada pak Heru dan pak Hardi, ucap pak Andi",
"Nduk sini biar bapak gantiin kamu masak ,kamu mandi saja udah sore, enggak baik anak gadis mandi sore sore,ini juga kan tinggal matangin saja kan,tanya b/pak Andi?"
"Iya sih ,ya udah Yani mandi deh,bapak beneran enggak repot kan,tanya Yani?"
"Iya bapak beneran enggak repot koq,udah sana kamu mandi, ucap pak Andi?"
"Ya udah Yani tinggal ya pak, ucap Yani",
__ADS_1
Yani pun segera berlalu dan bergegas untuk mandi, setelah tiba di kamar mandi, Yani pun segera menguyur tubuh nya dengan air ,dan membersihkan badannya,"
bersambung.....