Perjalanan Cinta Anak Desa

Perjalanan Cinta Anak Desa
episode 25.terkapar


__ADS_3

"Astagfirullah!" apa yang terjadi kenapa kalian babak belur begini?"


"Em a..anu tadi ada beberapa orang yang tidak kami kenal pak, mereka menyerang kami,kami yang kalah jumlah akhirnya jadi begini,"


"Siapa yang telah membuat kerusuhan di rumah kita papi!"tanya mama Naumi panik".


"Entahlah mami, papi juga tidak tahu,apa motif meraka menghajar semua security!"


"Em bos, mereka tadi sebelum pergi dari tempat ini, memberikan surat ini ke saya dan harus memberikan ini untuk bos?"


"Surat apa ini Herman!"tanya pak Hardi".


"Saya tidak tahu bos,saya takut ingin membaca surat itu,sebab mereka mengancam,surat ini tidak boleh saya buka,surat itu harus saya berikan ke bos!"


"Akh... baiklah saya terima ini,dan kamu dengan teman teman yang lain beristirahat lah sejenak untuk mengobati luka kalian!"


"Ba..baik bos".


"Setelah mengatakan ke security,pak Hardi dan keluarga nya pun langsung masuk untuk melihat keadaan didalam rumah nya".


"Alhamdulilah ternyata di dalam baik baik saja!"


"Iya alhamdulilah ,papi'mami sama Vera ngecek ke adaan pembantu kita dulu ya, takutnya mereka mengalami kekerasan fisik ?"


"Iya,kalo gitu papa juga ke ruang kerja papi ya mami,ada yang perlu papi bahas sama pak Heru?"


"Iya papi",


"Setelah kepergian pak Hardi,mami Naumi pun segera mengajak Vera ke kamar pembantu untuk mengecek ke adaan mereka".


Tok..tok...tok!"


Ceklek..."I.ibu!"ucap pembantu mami Naumi tergagap".


"Bik Yanti kalian tidak apa-apa kan!"tanya mami Naumi cemas".


"Saya dan beberapa pembantu yang lain alhamdulilah baik baik saja buk,tapi...?"


"Syukurlah kalo kalian baik baik saja,tapi apa bik!"


"Tapi para penjaga semuanya babak Belur buk, mereka di hajar habis habisan oleh beberapa orang tak dikenal, hingga kami semua bersembunyi di kamar bik Yanti , ucap seorang pembantu".


"Sudah tidak apa-apa,yang terpenting kalian selamat,kalo urusan security yang babak belur, mereka sekarang ada di pos dan di ruang tamu untuk mengobati luka luka mereka,jadi kalian tidak perlu khawatir!"


"Baiklah saya dan anak saya keluar dulu,kalian saya minta tolong bantu beberapa penjaga yang terluka dan berikan mereka makanan,!"


"Baik nyonya kami akan membantu penjaga,dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada nyonya karena telah mengkhawatirkan kondisi kami?"


"Setelah mendengar ucapan terima kasih dari para pembantu wanita,mami Naumi dan Vera pun akhirnya bergegas menuju ke kamar masing-masing",


******


"Ehem ...kira kira siapa ya yang udah bikin rumah mami papi jadi kacau!"Ah udah lah pusing kalo mikirin itu ,mending gue mandi biar badan gue fress".


"Di lain tempat tepat nya di kamar mami Naumi,mami Naumi pun berbaring di kasur yang sangat empuk,"


"Ah... siapa mereka mengapa mereka mengganggu keluarga ku lagi!"di saat aku dan keluarga ku merasa aman kenapa ini terjadi lagi setelah cukup lama kami hidup tenang, kenapa selalu saja ada yang ingin menyakiti keluarga ku".


"Ah sudahlah nanti akan aku selidiki lagi,tapi jika itu bersangkutan dengan papi yang bersatu lagi dengan pak Andi,aku enggak akan biarkan mereka senang atas penderitaan anak angkat ku,aku pastikan orang yang meneror aku dan suamiku akan mendekam di penjara,"Sebaiknya aku mandi dulu dan menghubungi dia!"...


****

__ADS_1


"Siapa mereka !",berani sekali mereka menghajar anak buahku saat aku tidak berada di rumah"dan ini surat apa?"sebaiknya aku baca dulu surat ini".


",Hai Hardi apa kabar!", bagaimana kejutan ku indah bukan!"Hahahaha.....tentu sangat indah,apa kau menyukai nya!"itu belum seberapa Hardi ,aku akan membuat kejutan untuk kalian yang lebih indah lagi!"jadi kalian bersiap lah,saat tiba waktunya aku akan keluar sebagai pemenang,dan membuat teman laknatmu itu bersujud di kaki ku",dan aku pasti anak-anak kalian akan menjadi istri muda ku!"


Hahahahahah......


(Dari orang yang telah kalian sakiti)".


*******


"Kurang ajar siapa dia!"kalian , berarti itu aku Heru dan Andi,dan yang memiliki masalah yang sampai sekarang belum terselesaikan itu cuma....."ah sebaiknya aku hubungi Heru terlebih dahulu , apakah keluarga nya baik baik saja?"


"Tut.....Tut....Tut!"......


"Ah , kenapa tidak di angkat telfon qu".


"Tut..Tut....Tut...."ayo angkat telfon qu Heru?"


"Di lain tempat tepat nya di dalam mobil Heru yang menyopir mobil pun tidak melihat handphone nya saat ada beberapa panggilan masuk karena handphone nya di sailen",


"tidak berselang lama keluarga pak Heru pun sampai di rumah,"


"Alhamdulilah udah sampai,"sebentar mah,papa keluar dulu?"


"Saat tiba di rumah, asisten rumah tangga yang di dalam rumah, pun keluar menyambut tuan dan nyonya nya",


"Udah enggak apa-apa koq papa,mama bisa jalan sendiri!"


"Enggak bisa gitu donk mah,luka mama masih basah,dan belum sembuh papa enggak mau jahitan di kaki maka terputus?"


"Iya mama,nurut saja sama Papa,biar kayak Romeo and Juliet?"


"Kamu bisa saja Kiki, bukannya bantu mama ngomong eh kamu malah dukung papa!"


"Setelah pak Heru keluar dari mobil,pak Heru pun segera membuka pintu mobil sebelah kiri,dan mengakat istrinya",.


"Wah, sosweet banget, ucap Kiki",


"Mama yang mendengar ucapan anaknya itu pun hanya bisa menahan malu, karena di perlakukan romantis seperti itu",


"Setelah pak Heru masuk ke dalam rumah pembantu rumah tangga yang berkerja di rumah pak Heru pun bertanya".


"Bagaimana keadaan nyonya tuan?"


"Ya seperti yang kalian lihat,ke adaan nyonya Rena belum bisa berjalan untuk sementara waktu", ucap pak Heru".


"Pak Heru dan Kiki pun akhirnya melangkah menuju ke kamar, sebelum sampai di kamar tamu, Pak Heru pun meminta tolong kepada IRT di rumah nya untuk di buatkan teh hangat".


", Setelah sampai ke kamar pak Heru pun langsung meletakkan istrinya ke kasur,dan pak Heru pun duduk di depan istrinya".


", Mama gimana kakinya, masih sakit?"tanya Kiki".


"Sudah mendingan koq sayang, mungkin karena efek antibiotik masih ada jadi enggak kerasa nyeri".


"Mama makan dulu ya, sebelum minum obat dari dokter!"ucap pak Heru".


"Iya mama makan dulu ya biar cepat sembuh ,ntar kalo udah sembuh mama Kiki ajak jalan-jalan?"


"Iya, tapi mama mau makannya pake sate !"


"Ya udah papa pesan dulu,oh iya papa juga mau keluar sebentar ya mama papa mau tanya sama mang Diman kamar kita sudah beres belum?"

__ADS_1


"Iya papa, tapi jangan lama-lama ya mama masih sedikit trauma!"


"Ehm mama Kiki juga mau ke kamar dulu ya soalnya mau...!"


"hayo mau apa!"ya udah enggak apa-apa tapi ntar kalo satenya datang biar mama habisin saja ya?"


"Yah jangan gitu donk mama ku tersayang,Kiki cuma sebentar saja koq enggak lama, paling cuma setengah jam saja!"


"Iya ya udah gih sana,mama cuma bercanda saja koq".


"Ya sudah kalo gitu papa tinggal sebentar ya mama".


"Iya papa".


"Setelah kepergian pak Heru ,Kiki pun segera ikut membuntuti papanya keluar".


"Setelah beberapa saat pak Heru berjalan, akhirnya pak Heru pun sampai di pos penjagaan di rumah nya",


"Sekarang jelaskan kenapa bisa sampai ada orang yang memecahkan kaca kamar saya!"tanya pak Heru dengan tatapan mata nya yang tajam".


"Ka..kami tidak tahu pak,kami minta maaf sudah lalai?"ucap salah satu security".


"Lalu kemana kalian saat ada orang yang dengan sengaja memecahkan kaca kamar saya!"tany pak Heru dingin".


"Kami..tadi sedang berpatroli untuk keliling melihat keadaan sekitar, ucap security yang usianya sekitar tiga puluh tujuh tahun".


"Lalu siapa yang menjaga pos?"


"Ma..maaf pak saya,saya minta maaf pak karena saat kejadian saya sedang berada di toilet,ma..maafkan saya pak,


saya mengaku lalai", ucap seorang pria yang sedang menunduk takut".


"Baiklah saya akan memaafkan kalian, tapi jika ini terjadi saya tidak akan tinggal diam,saya akan memecat kalian!"ucap pak Heru dengan tatapan mata nya yang tajam dan dingin".


"Terimakasih pak,kami akan berusaha untuk tidak lalai lagi!", ucap semua security".


"Setelah mendengar ucapan semua security pak Heru pun segera melangkah ke rumah nya,namun saat baru beberapa langkah pak Heru berjalan mang Diman pun segera menghampiri pak Heru".


"Maaf tuan di depan gerbang ada seorang kurir yang mengantarkan makanan?"


"Ah iya sampai lupa,ini uangnya bawa ke kamar tamu ya mang?"


"mang Diman pun segera mengambil uang yang di berikan oleh pak Heru".


"Ehm maaf pak saya ingin memberikan ini ke bapak!"ucap mang Diman".


"Apa ini mang?"


"Ehm.. itu tadi saya menemukan surat itu dari bongkahan batu yang sengaja di lempar ke kamar tuan".


"Belum sempat bertanya ke mang Diman,mang Diman pun meminta izin untuk memberi uang itu ke kurir makanan karena mang Diman kasian ke kurir itu yang sudah lama menunggu".


"Ehm kalo gitu saya permisi tuan,kasian kurir nya nungguin?"


"Ahk iya ,ya sudah kamu ambil dulu pesanan saya".


"Mang Diman pun pamit ke tuan rumah nya".


"Lagi lagi surat, sebenarnya siapa yang meneror aku!!!!!".


******

__ADS_1


Hayo gaes siapa ya kira kira yang meneror keluarga pak Heru,pak Hardi, dan pak Andi,????


__ADS_2