Perjalanan Cinta Anak Desa

Perjalanan Cinta Anak Desa
episode 20.Apa rencananya


__ADS_3

Setelah beberapa menit berjalan akhirnya Kiki,Vera,Yani, Tante Rena dan Tante Naumi pun sampai di kebun belakang rumah",


"Wah segar segar banget sayurannya, ucap Tante Rena?"


"Wah iya ya jeng,segar dan hijau hijau banget, bagus buat bahan foto ini,ucap Tante Naumi",


Vera kamu fotoin mami donk,mami juga mau kayak kamu?"


"Ih mami ikut ikutan saja, ucap Vera?"


"Biarin kan mami masih muda,jadi ikut ikutan kayak ABG kan enggak apa-apa,udah cepetan foto mami",


"Mama Rena yang mendengar ucapan Tante Naumi pun hanya bisa geleng-geleng kepala,sebab walaupun teman ini sudah tua tapi gayanya lebih lebih ABG",


"Iya iya,mana handphone nya, tanya Vera?"


"Ini nih ,foto yang bagus ya sayang?"


"Iya iya bawel banget",


crik....crik....crikk.....


"Udah yuk Yani mama kita lanjut keliling lagi, Vera sama Tante Naumi di tinggal aja , ucap Kiki?"


"Eh sayang enggak boleh gitu,kita tunggu Vera sama Tante Naumi sebentar ya",


"Gimana sayang bagus enggak,?"


"Bagus bagus mami lihat deh?"


Tante Naumi pun menghampiri Vera dan melihat handphone nya",


"Wah iya bagus banget,foto lagi ya mami, ucap Tante Naumi?"


"Eh jangan,ucap Vera dan Kiki berbarengan?"


"Emang kenapa enggak boleh foto lagi,heran Tante Naumi?"


"Em itu em anu,ucap Vera tergagap",

__ADS_1


Mampus gue ,gue harus bilang apa ini ke mami, ngerutu batin Vera",


"Begini Tante kita kan masih mau keliling lagi ,dan sambil berkeliling Tante juga bisa foto foto dengan tanaman yang lain,jadi enggak harus di sini semua, ucap Yani?"


"Oh iya ya,bener kata kamu, kita kan masih ingin lihat kebun pak Andi,dan pasti pak Andi tidak menanam sayuran cuma satu pasti banyak,ya udah yuk kalo gitu kita lanjut jalan lagi, ucap Tante Naumi?"


"Haah hampir aja, makasih ya Yani,bisik vera",


Yani yang mendengar suara Vera berbisik pun hanya bisa tersenyum",


"Kita ke arah mana Yani, tanya Tante Rena?"


"Ke arah kiri Tante,kalo ke arah kanan itu tanaman singkong, ucap Yani?"


"Kami pun akhirnya ke arah kiri dimana disitu banyak tanaman cabe tomat dan jagung",


Sedangkan di lain tempat tepatnya di dalam rumah pak Andi, pak Heru dan pak Hardi pun bertanya tentang apa yang akan di lakukan oleh modal yang telah di berikan ke pak Andi",


"Jadi gimana rencana mu Andi, tanya pak Heru?"


"Aku sebenarnya mempunyai satu keinginan, ucap pak Andi?"


"Aku sebenarnya ingin menjadi seorang tengkulak, ucap pak Andi?"


"Apa enggak salah Andi,kamu itu lulusan sarjana terbaik di kampus kita dulu,kalo menurut aku dengan adanya modal ini,kamu bisa saja membuka restoran atau lainnya, ucap pak Hardi?"


"Aku juga sempat berpikir seperti itu Hardi, tapi setelah aku pikir pikir ada baiknya aku menjadi tengkulak saja, karena aku tahu sendiri seperti apa kehidupan orang di desa ini,aku pun mengalami hal yang sama seperti mereka, dimana sayuran dan buah buahan yang harus di pupuk tapi karena harga jual yang murah membuat kami tidak mampu membeli pupuk,dan harga sayuran yang di beli dengan harga murah itu pun kami belum bisa mencukupi kebutuhan semuanya, jadi aku ingin membangkitkan desa ini agar desa ini makmur,ucap pak Andi?"


"Baiklah kalau itu keputusan mu,tapi bagaimana dengan tengkulak yang lain,aku sempat dengar dari orang suruhan ku yang kadang mengawasi anakku, bahwa ada seorang tengkulak yang kasar dan dia tidak memandang itu wanita atau pria ,jika ada yang ikut membuka jasa jual beli sayuran seperti dirinya dia tidak akan tinggal diam dia akan menghancurkan usaha orang itu,ucap pak Heru?"


"Ya memang ada dia tinggal di desa sebelah,tapi aku sudah bertekad untuk menjadikan desa ini agar makmur, apapun rintangan nya akan aku hadapi demi kemakmuran desa ini, ucap pak Andi?"


"Baik lah jika kamu sudah bertekad kami tidak bisa melarang kamu,tapi kamu harus mau menerima bantuan dari kami, ucap pak Hardi?"


"Bantuan apa Hardi, modal yang kalian berikan ke aku itu lebih dari cukup?"


"Aku akan menurunkan beberapa penjaga untuk membantu kamu apa bila terjadi sesuatu, ucap pak Hardi?"


"Itu tidak perlu Hardi ,itu terlalu berlebihan, ucap pak Andi?"

__ADS_1


"Itu tidak berlebih-lebihan Andi kami sangat khawatir dengan keadaan kamu dan lagi kamu mempunyai anak gadis,aku tidak mau sampai anak mu menjadi korban, ucap pak Heru?"


"Benar kata Heru ,kalo kamu kami tidak akan cemas karena kamu juga memiliki bakat dalam bela diri, tapi anak gadismu dia tidak tahu masa lalu orang tua nya,aku juga yakin orang yang tidak senang terhadap mu dulu dia pasti akan kembali dan mencari kelemahan mu seperti dulu,ah maaf Andi aku kelepasan, ucap pak Hardi?"


"Iya enggak apa-apa aku ngerti apa yang kalian pikirkan, baiklah aku akan menerima bantuan dari kalian, ucap pak Andi",


"Kamu tenang saja Andi, mereka itu teman teman kita dulu yang tidak pernah mengkhianati kita, ucap pak Heru?"


"Maksud kamu, kalian masih menjalankan bisnis rahasia kita,tanya pak Andi pelan?"


"Ya kami masih menjalankan nya secara diam diam,dan uang yang kami pinjamkan ke kamu itu , sebenarnya itu uang kamu sendiri, tapi berhubung anak dan istri kami tidak tahu jadi kami mengarangnya, ucap pak Hardi?"


"Tapi bukan kah dulu........


"Ya dulu memang mereka menghianati kita, tapi itu adalah rencana Heru, ucap pak Hardi?"


"Pak Andi pun menoleh kearah pak Heru untuk meminta penjelasan terhadap nya?"


" Ya Sebenarnya aku sudah tahu itu semua perbuatan Rury, tapi aku ketahuan oleh Rury karena sudah menguping pembicaraan dia dan seorang wanita,aku pun di ancam dengan nya jika aku berani membocorkan rahasia ini dia akan menghabisi istri dan calon anakku, ucap pak Heru?"


"Memang rencana apa Heru, sampai kamu di ancam oleh nya,dan lagi siapa wanita yang bertemu dengan nya, tanya pak Andi?"


"Kalo wanita itu aku juga tidak tau karena sewaktu aku tertangkap aku sudah tidak melihat keberadaan wanita itu, sebenarnya......


"Delapan belas tahun yang lalu aku sedang mencoba mencari dalang siapa yang membocorkan bisnis rahasia kita,dan aku melihat Rury yang sedang berjalan terburu-buru masuk ke dalam mobil,


Lalu aku pun berinisiatif mengikuti Rury dan saat sampai di pertigaan ,aku melihat mobil yang di kendarai Rury itu ke arah rumah mu dan aku pun terus mengikuti nya, lalu tiba tiba mobil yang di kendarai Rury itu berhenti di sebuah taman yang dekat rumahmu, aku pun masih terus mengikuti nya,dan di sana aku melihat bahwa Rury dan seorang wanita bertemu mereka saling berpelukan dan berciuman,aku berpikir siapa wanita yang di peluk dan di cium Rury ,lalu tanda berpikir panjang aku pun memvideokan Rury dan wanita itu,yang ternyata mereka itu pacaran sudah sekitar enam bulan padahal wanita itu dalam keadaan mengandung,


Saat aku memvideokan Rury dan wanita itu aku sempat mendengar bahwa Rury akan menjebakmu hingga harta yang kamu miliki akan berpindah tempat ke dia,dan ternyata wanita itu juga tahu kalo kamu memiliki bisnis rahasia itu,lalu setelah selesai memvideokan Rury dan wanita itu aku pun bergegas pergi menuju ke mobil ku tapi sayang aku ketahuan oleh Rury ,aku tidak tahu ternyata Rury sudah tahu kalo aku mengikuti nya,dan Aku pun di Sandra oleh Rury dan wanita itu ,


lalu aku dibawa oleh nya ke gudang yang tidak terpakai dan aku disekap olehnya sampai dua hari disana,dan di sana aku di ancam oleh Rury jika sampai rahasia itu terbongkar dia akan membunuh istriku,lalu aku pun di lepas kan oleh nya dalam keadaan babak belur karena di pukuli,saat aku sadar ternyata aku sudah ada di rumah sakit bersama Hardi dan Rury, aku pun terkejut dan Hardi pun berbicara bahwa dia dan Rury menemukan aku di pinggir jalan dalam keadaan tak sadarkan diri,saat aku mengingat kejadian waktu itu aku pun marah terhadap Rury tapi aku enggak bisa berbuat apa-apa karena nyawa istri ku dalam bahaya, setelah di rawat satu malam di rumah sakit aku pun di perbolehkan pulang kerumah,nah di saat itulah aku mulai membuat rencana untuk meminta kamu menginvestasikan uang mu,dan dengan mudah nya aku pun berhasil membujuk kamu untuk berinvestasi ,dan tidak main-main kamu investasikan lima puluh persen kamu ke aku,aku sangat senang ternyata rencana aku berhasil walaupun aku harus diam diam dan sebagian anak buah yang masih setia dengan kita aku tarik ke bisnis yang baru ini,dan sekarang ini hasilnya",


"Pak Andi yang mendengar ucapan teman nya itu sangat kaget,karena pak Andi ingat dulu, sewaktu dulu pak Heru memohon untuk di pinjamkan dana, karena pak Heru dulu bilang bahwa bisnis nya dalam keadaan kebangkrutan,jadi tanpa berpikir panjang pak Andi pun menginvestasikan uang nya sebesar Lima puluh persen sedangkan lima puluh persen nya lagi itu untuk bisnis rahasia, pak Andi berpikir pak Heru pasti sangat membutuhkan biaya yang cukup besar, pikir pak Andi,pak Andi pun menoleh ke arah pak Hardi?"


"Aku pun baru di beritahu sekitar satu tahun yang lalu , ucap pak Hardi takut karena tatapan pak Andi yang berbeda?"


"Ya memang aku masih merahasiakan semua ini dari Hardi dan juga kamu, tapi sekarang aku berpikir mungkin ini saatnya kalian harus tahu, dan kita harus bersatu lagi ,ucap pak Heru",


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2