Perjodohan Dan Penghianatan

Perjodohan Dan Penghianatan
1. Sosok Salma


__ADS_3

Salma yang sedang menempuh pendidikan semester akhir di Universitas Jaya Kusuma. Sebenarnya ia adalah sosok wanita berprinsip.


Saat kelas pertama selesai dia pergi ke kantin. Saat sedang berada di kantin, ia bertemu dengan sahabatnya yang bernama Dewi. Dewi sosok perempuan baik yang tau tentang kehidupan dan kepribadian Salma. Saat itu, Salma mengungkapkan sepintas apa yang ada di isi kepalanya saat ini.


"Dewi, tiba-tiba aku pengen ada cowo deh. Biasa, buat support sistem pas kuliah" kata Salma.


Dewi pun kaget, karena sosok Salma yang dia kenal selama ini dia pendiam dan tidak pernah memikirkan tentang percintaan.


"Salmaaa !!! aku tau banget tentang kamu. kok tiba-tiba kamu berfikir seperti itu kenapa? bukannya ada cowo malah mengganggu konsentrasi kuliah ya?" Tanya Dewi


"Yaahh menurut aku sekarang sudah saatnya sih aku buka hati untuk seseorang. Aku berfikir, cape juga hidup sendiri. Kadang kala aku juga berfikir, aku butuh sesorang yang support aku dalam pendidikan dan untuk bertukar cerita. Dan kayaknya sekarang aku butuh itu" Jawab Salma


Dewi pun menyanggah pendapat Salma dan berusaha menasehati Salma


"Salma, kamu masih kuliah. Selesaikan kuliahmu dulu. Jangan sampai nanti ada masalah dengan cowok, konsentrasi kuliah kamu jadi tidak karuan. Percaya deh dengan aku".


Akhirnya Salma pun mendengar nasehat Dewi. Dan setelah berfikir 2 kali dia memberi keputusan kepada dirinya sendiri untuk menyelesaikan kuliahnya dulu dan tidak memikirkan masalah yang berhubungan dengan percintaan.

__ADS_1


Tapi sebenarnya Dewi dan Salma mempunyai kisah yang sama dalam hal percintaan.


"Salma, sebenarnya itu apa yang kamu fikirkan sama dengan yang aku fikirkan tau" Kata Dewi


(Salma pun bengong dan bertanya pada Dewi) "apanya yang sama?"


"Iya, sebenarnya dalam hati kecilku aku juga pengen punya sosok yang bisa kasih aku support dalam hal apapun. Aku butuh partner curhat juga" Jawab Dewi.


(Salma dengan ekspresi wajah tertawa)


"Apa kubilang... iya kan, kita emang butuh sosok seperti itu."


"Iya sih, bener kata kamu. Yaudah sekarang kita fokus apa yang ada di depan kita dulu, lagian misal kita punya cowo sekarang tidak bisa menjamin dia bakal jadi jodoh kita kan" Kata Salma


(Kemudian mereka masuk kelas)


Satu kelas dengan salma ada sosok laki-laki yang bernama Rendra. Rendra adalah penggemar Salma.

__ADS_1


Uniknya, si Rendra ini tidak pernah mengungkapkan perasaannya ke Salma. Karena tau Salma adalah sosok yang susah buka hati. Jadi, dia diam-diam menyukai Salma.


"Hai Sal" Sapa Rendra yang duduk dibelakang Salma


"Hai juga Ren, kenapa kamu tiba-tiba nyapa aku? Ga biasanya kamu seperti ini" Sapa balik Salma.


"Kenapa emang? ga boleh ya aku nyapa kamu?" Tanya Rendra


"Ya boleh aja sih, tapi aneh aja nggak ada angin, nggak ada hujan tiba-tiba nyapa hahaha" Jawab Salma


(Rendra tersipu malu dengan senyuman nya)


Hal itu saja sudah membuat hati Rendra berbunga-bunga hanya dengan menyapa Salma.


(Dosen masuk memberikan intruksi)


"Anak-anak, hari ini untuk presentasi diundur minggu depan ya, Bapak ada keperluan mendadak"

__ADS_1


"Siap pakkk !!" (Seru semua mahasiswa)


(Akhirnya mahasiswa pun bergegas pulang)


__ADS_2