Perjodohan Dan Penghianatan

Perjodohan Dan Penghianatan
4. Nasehat Ayah


__ADS_3

Bapak Dodi. Ya, sosok laki-laki cinta pertamanya Salma. Pak Dodi adalah sosok ayah yang disiplin. Dia mendidik anaknya dengan sangat baik sehingga tumbuh anak-anak yang mempunyai kepribadian baik pula.


Pak Dodi adalah sosok pemberi nasihat yang baik. Ia tidak pernah melarang salma selagi itu hal baik yang dilakukan Salma.


Karena Pak Dodi percaya, Salma sudah dewasa. Jadi Pak Dodi menaruh kepercayaan kepada Salma bahwasanya Salma pasti bisa menjaga dirinya dengan baik disertai dengan nasihatnya, dan diiringi dengan doa baiknya.


Di lain sisi.. Salma lebih nyaman cerita tentang kehidupan pribadi nya dengan ibunya. Bahkan, ia tidak pernah sama sekali curhat ke ayahnya.


"Sal siapa itu yang nganter kamu pulang?" tanya Pak Dodi


"Temen aku, Yah.." jawab Salma


"Kok ga kamu suruh masuk rumah dulu kenapa?" tanya Pak Dodi


"Dia mau jemput papa nya di kantor, Yah" jawab Salma


(sambil meledek Salma)


"Ohh ganteng juga ya ternyata, siapa namanya, Sal?" tanya Pak Dodi


"Ah ayaahh.. Bisa ajaa hihihi


Namanya Alfan, Yah.. Ayah lupa ya dulu dia pernah kesini juga nganter aku pulang kuliah" ucap Salma sambil tersipu malu


"Masa? kok ayah ga inget ya.. ya maklum lah, ayah sudah tua. Jadi ga inget siapa aja yang pernah datang kerumah" ucap Pak Dodi sambil berfikir memegang keningnya


"Oh iya lupa, tadi Alfan titip salam untuk ayah sama ibu" ucap Salma


"Iya Waalaikumsalam.. salam balik juga ya" balas Pak Dodi


"Ibu mana, Yah?" tanya Salma


"Itu ibu lagi bersih-bersih taman di belakang" jawab Pak Dodi

__ADS_1


Bu Zulfa. Begitulah sapaan ibunya Salma. Sosok ibu yang sabar, selalu bersedia mendengarkan cerita anak nya.


(Salma menghampiri ibunya di taman)


"Hallo ibuu.. ibu lagi ngapain di taman?" tanya Salma


"Ini nak, ibu lagi cabutin rumput. Sudah gersang banyak rumput liar tumbuh di sekitar bunga-bunga" jawab Ibu Zulfa sambil mengelap keringat dengan lengannya


"Yaudah bu, aku ke kamar dulu ganti baju. Abis itu bantuin ibu" ucap Salma


"Emang kamu ga ada tugas dari kampus gitu?" tanya Ibu Zulfa


"Ada sih bu, tapi nanti malam aja bisa aku kerjakan" jawab Salma


"Iya deh, terserah kamu aja. Mau bantuin ibu juga ga apa-apa" ucap Ibu Zulfa


Salma pergi ke kamar ganti baju untuk bantu ibunya. Setelah sampai di taman, Salma cerita ke ibunya.


"Ibu, aku mau cerita deh.." tutur Salma


"Jadi gini bu, tadi aku diajak makan sama temenku, Alfan. Nah, sewaktu di mobil dia ngomong ke aku kalau dia suka sama aku, bu" ucap Salma


"Terus respon kamu gimana?" tanya Ibu Zulfa


"Ya aku kasih pengertian aja ke dia. Aku masih pengen fokus sama skripsi bu. Sementara untuk saat ini aku masih belum pengen memikirkan hal-hal seperti itu" jawab Salma


"Sekarang ibu tanya. Kamu itu anak muda, ibu mengamati di lingkungan sekitar banyak anak muda yang memilih punya kekasih untuk menyemangati pendidikannya. Kamu ga pengen gitu?" tanya Ibu Zulfa


"Kok ibu malah ngomong seperti itu? Ya, yang ada di fikiran aku nanti misal aku ada cowo trus berantem. Nah, kan malah jadi mengganggu konsentrasi aku, bu" jawab Salma


"Iya, ibu tau. Ibu cuma tanya aja kok nak.. Pemikiranmu itu bagus kok, jarang ada anak muda yang berfikir seperti ini, nak" tutur Ibu Zulfa


Pak Dodi yang berada di dapur mendengar pembicaraan Ibu Zulfa dengan Salma.

__ADS_1


"Pada ngomongin apa ini? Kok ayah dengar-dengar ngomongin cowo" tanya Pak Dodi dengan senyum tipisnya


"Hehehe... Nggak kok ayah, aku tadi cuma cerita aja ke Ibu" jawab Salma


"Salma cerita apa, bu?" tanya Pak Dodi sambil mengahadap Ibu Zulfa


"Biasa, Yah. Tentang anak muda sekarang. Itu loh tadi teman Salma ada yang ngomong ke Salma. Katanya dia suka sama Salma" jawab Ibu Zulfa


"Yang mana Sal? Yang nganter pulang kamu ini tadi ya?" tanya Pak Dodi


(Sambil tersipu malu)


"Hehehe iya Yah,."


"Terus tanggapan kamu gimana, Sal?" tanya Pak Dodi


"Itu tanya ibu aja, Yah.. Salma tadi udah cerita semuanya ke Ibu" jawab Salma


"Yaudah deh nanti ayah tanya ibumu" tutur Pak Dodi


Sehabis cabut rumput di taman, Pak Dodi, Salma dan Ibu Zulfa bergegas mandi dilanjut dengan makan siang. Ketika duduk di meja makan, tiba-tiba Pak Dodi memberikan sebuah nasihat kepada Salma


"Nak, ayah sudah sepenuhnya percaya ke kamu. Jadi ayah percaya kamu bisa jaga diri baik-baik. Ayah tau kamu pasti bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk" tutur Pak Dodi


"Iya, Yah.. Salma tau kok. InsyaAllah Salma bisa jaga diri Salma dengan baik, Yah. Doakan Salma terus ya" ucap Salma


"Ibu pasti berdoa yang terbaik buat kamu juga, Nak" sahut Ibu Zulfa


"Terimakasih ibu, ayah doanya.. Semoga Salma bisa sukses berkat doa ayah dan ibu. Salma bersyukur punya orang tua seperti kalian" ucap Salma


Mereka bertiga lanjut makan dengan makanan yang telah disediakan Ibu Zulfa


Sehabis makan, mereka bertiga pergi keluar rumah untuk belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket. Dan sambil jalan-jalan di sekitar Alun-Alun.

__ADS_1


Tidak berasa, tiba-tiba waktu sudah menunjukkan pukul 17.30. Kemudian mereka bertiga bergegas untuk pulang


Malam pun tiba, saatnya Salma bergelut dengan tugas skripsinya hingga akhirnya Salma pun ketiduran dengan laptop yang masih menyala


__ADS_2