
Pagi, tanggal 14 April 2023. Salma bangun lebih awal dari hari biasanya. Dikarenakan hari ini adalah hari istimewa Salma. Yaps, hari ini adalah hari dimana Salma akan diwisuda S1.
Hal ini juga tentunya hari istimewa untuk kedua orang tua Salma. Karena apa yang telah diperjuangkan anaknya selama ini membuahkan hasil, yakni kelulusan.
"Nak, ayo berangkat.. katanya kamu mau makeup dulu. Ayo ayah anterin" ucap Pak Dodi, ayah Salma
"Iya ayah, yuk berangkat"
"Ayah dan Ibu nanti langsung menuju kampus ya, Nak.. Nanti ketemuan disana"
"Oke, Baik Yah..."
Salma bersiap-siap untuk pergi ke salon untuk makeup. Jam 5 pagi Salma berangkat ke salon diantar ayahnya
Sesampainya di salon, Salma menemui mbak MUA yang akan makeup-in dirinya
"Mbak, aku minta nanti makeup nya yang soft aja yaaa" ucap Salma
"Siap mbakk, silahkan duduk" balas MUA nya
Hari ini adalah hari yang istimewa juga buat Dewi dan Rendra. Mereka berdua juga akan di wisuda. Dewi sudah janjian dengan Salma untuk make up di tempat yang sama. Tidak lama kemudian Dewi dengan suara motornya datang di tempat makeup dan menemui Salma.
"Udah nyampe dari tadi ya, Sal?" tanya Dewi
"Ya lumayan sih, ini aku udah selesai makeup nya, giliran kamu ini.. aku mau ganti kebaya dulu" jawab Salma
Salma menuju ruang ganti, dan ganti kebaya untuk dipakai acara wisudanya nanti. Sehabis ganti baju, tiba-tiba handphone Salma berdering masuk nomor tidak dikenal dan diangkat oleh Salma
"Hallo, dengan siapa ini?"
"Masa kamu tidak mengenal suaraku, Sal" ucap sosok laki-laki di telvon
"Siapa? lagian ini juga nomor tidak dikenal"
"Emmm.... Aku Alfan, Sal hehe" ucap Alfan sambil tertawa kecil
"Loh, kamu kok tau nomor aku darimana?" tanya Salma, bingung
"Iya, aku dikasih Zainal, temenmu sekelas"
"Owalaahhh iya iya... Ada apa Al? Kok kamu tiba-tiba telvon aku?" tanya Salma
"Aku denger hari ini kamu ikut wisuda ya?"
"Iya, Al.. Kamu tau dari mana?" tanya Salma
"Ya tau lah.. Apa sih yang aku tidak tau tentang kegiatan kamu hahaha" Alfan tertawa sambil meledek Salma
"Apasih kamu.. Kenapa emang? kamu mau dateng?"
"Kalo dibolehin, aku dateng Sal" ucap Alfan
"Ya silahkan datang aja ga apa-apa, kamu kan temenku. Masa ga aku bolehin dateng" ucap Salma
"Sekarang kamu lagi dimana, Sal?" tanya Alfan
"Sekarang aku lagi makeup sama Dewi"
"Dimana tempatnya?" tanya lagi Alfan
"Di RAIHANA MAKEUP deket rumah aku" jawab Salma
"Ohh yaudah lanjutin dulu makeupnya ya, Sal.. Kira-kira nanti makeup nya selesai jam berapa, Sal?
"Ngga tau, mungkin sebentar lagi selesai. Ini tinggal nunggu Dewi selesai makeup dan ganti baju"
__ADS_1
"Ohh yaudah Sal, aku mau siap-siap dulu yaa, sampai bertemu nanti. bye..bye.." ucap Alfan
"Siap, Alll"
(Alfan menutup telfonnya)
Dewi pun sudah selesai makeup dan tinggal ganti kebaya. Setelah itu, mereka berdua siap-siap untuk pergi ke kampus untuk acara wisuda.
Selang beberapa menit kemudian tiba-tiba ada suara mobil datang dan langsung parkir di salon. Dan saat di depan, mobil itu membunyikan klaksonnya. Salma dan Dewi kaget, Salma langsung keluar mengecek siapa yang membunyikan klakson mobil
Ternyata oh ternyataaa... Alfan turun dari mobilnya dan menghampiri Salma. Salma pun kaget kenapa dia bisa ada disini
"Lohhh, Al... Kamu ngapain disini??" tanya Salma
"Mau jemput tuan putri lah, ngapain lagi" jawab Alfan dengan senyum tipisnya
"Ngapain pake jemput aku segala, kan bentar lagi mau berangkat boncengan sama Dewi"
"Nggak, Sal. Aku udah jemput kamu... Kamu sama Dewi ngikut aku aja naik mobil. Masa kamu udah cantik-cantik begini mau naik motor berdua pergi ke kampusnya" ucap Alfan
"Emmm... Sebentar aku mau tanya Dewi dulu, soalnya Dewi udah bawa motor. Kalau nanti naik mobil kamu, motornya Dewi mau ditaruh dimana"
"Udah, itu urusan gampang.. Biar nanti orang rumah aku jemput motor Dewi disini"
Dewi mendengar ada suara laki-laki yang sedang ngobrol dengan Salma. Dewi pun keluar menemui Salma dan laki-laki itu. Dan Dewi pun kaget, kenapa Alfan bisa ada disini.
"Lohhh Al... Kamu ngapain disini??" tanya Dewi
"Ini Dew, mau jemput Salma.. Kasian, masa udah makeup cantik begini mau berangkat ke kampus naik motor" ucap Alfan
"Ciyeee.. Ada apa iniii hayooo. Ehh kan aku bawa motor, rencananya aku mau boncengan sama Salma" Dewi meledek Salma dan Alfan
"Ga usah naik motor, Dew.. Aku anter aja, nanti motor kamu biar diambil sama orang rumah aku" sahut Alfan
"Yaudah deh iyaaa,,, ngikut kamu aja" ucap Dewi
"Kamu ga tau ya, Sal.. Sebenarnya aku sama Dewi itu masih ada hubungan saudara hihihi" jawab Alfan
"Iya, Sal.. Kami itu masih ada hubungan saudara, makanya aku udah biasa ngobrolnya sama dia" sahut Dewi
Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB. Dan wisuda akan dimulai pukul 08.00 WIB.
Kemudian mereka bertiga bergegas menuju mobil untuk perjalanan ke tempat wisuda.
Sewaktu perjalanan di dalam mobil, Dewi berfikir kenapa Alfan tiba-tiba jemput Salma
"Sal, emang ada apa sih kok tiba-tiba Alfan jemput kamu?" tanya Dewi berbisik-bisik dekat telinga Salma
"Kapan-kapan aja Dew aku ceritain semuanya, sekarang mungkin belum waktu yang pas untuk aku cerita" jawab Salma
Sambil nyetir mobil, Alfan melihat dari kaca spion atas Salma dan Dewi berbisik-bisik
"Hayooo ngapain bisik-bisik itu.. Kasih tau aku dong" sahut Alfan lihat spion atas
"Ga ada apa-apa kok, lagi ngomongin planing sehabis wisuda hehe" ucap Dewi
Sesampainya di parkiran kampus, Salma dan Dewi buru-buru langsung masuk ke gedung karena jam sudah menunjukkan pukul 07.30, karena jam 08.00 WIB acaranya dimulai. Dan acara pun berlangsung khidmat.
Tidak lama kemudian orangtua Salma datang, berjalan dari parkiran. Alfan yang sedang duduk menunggu diluar gedung langsung menemui orangtua Salma untuk bersalaman. Sehabis bersalaman, Alfan tiba-tiba pergi meninggalkan ayah dan ibunya Salma
Waktu menunjukkan pukul 12.30 WIB. Acara wisuda pun selesai. Salma dan Dewi pun keluar gedung untuk menemui orangtua mereka masing-masing. Salma lari-lari kecil menemui orang tuanya dan langsung memeluk ayah dan ibunya.
"Selamat ya, Nak.. perjuangan kamu selama ini membuahkan hasil" Pak Dodi sambil mengelus kepalanya Salma
"Semoga berkah ilmunya, Nak.. Ayah dan Ibu tidak henti-hentinya mendoakan kamu sampai kamu sukses" tambah Ibu Zulfa, ibunya Salma
Tidak lama kemudian Alfan kembali lagi datang membawa hadiah sebuah sepatu yang ia beli yang akan dikasihkan ke Salma.
__ADS_1
"Loh, nak Alfan... Darimana kamu tadi? kok tiba-tiba pergi" tanya ayah Salma sambil memegang pundak Alfan
"Iya om... aku tadi pergi sebentar. Beliin hadiah buat Salma, om hehe" ucap Alfan sambil senyum-senyum malu
Alfan langsung memberikan hadiah tersebut kepada Salma.
"Sal, selamat yaaa... Maaf aku cuma bisa ngasih ini.. semoga kepakai ya, Sal"
"Kamu kok repot-repot ngasih ini segala" ucap Salma
"Nggak kok, Sal.. Lagian kan aku belum pernah ngasih kamu barang" sahut Alfan
"Makasih yaa, Al.. Semoga kamu terus dilancarkan rezekinya.. Aaamiinn" ucap Salma sambil tersenyum menerima hadiah dari Alfan
Ayah dan Ibunya Salma hanya tersenyum menyaksikan mereka berdua
Dari arah selatan, Rendra yang sedang bersama keluarganya terlihat asyik foto-foto merayakan kelulusan Rendra. Saat sedang ber foto-foto , secara tidak sengaja Rendra melihat Salma dengan keluarganya dari arah utara. Tanpa berfikir panjang, Rendra memberanikan diri untuk menemui Salma untuk mengucapkan selamat. Rendra pamitan sebentar ke keluarganya untuk menemui temannya yang juga wisuda hari ini.
Rendra lari menemui Salma dengan nafas terengah-engah
"Kamu ngapain Ren, pake lari-lari segala" tanya Salma
"Aku tadi ga sengaja lihat kamu dan keluargamu. Jadi aku kesini deh hehe" ucap Rendra dengan ngos-ngosan
"Siapa ini, Nak?" tanya Pak Dodi, ayah Salma
"Ini teman sekelas Salma, Yah... Hari ini dia juga wisuda" jawab Salma
"Ohh, selamat ya Nak... Nama kamu siapa?" tanya ayah Salma ke Rendra
"Saya Rendra, om.. Teman sekelasnya Salma" jawab Rendra sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman
Saking ngos-ngosan nya, Rendra tidak menyadari kalau disitu ternyata ada Alfan. Rendra juga mengenal baik Alfan. Karena mereka berdua mengikuti organisasi yang sama di kampus.
"Loh, Al... Kamu ngapain disini?" tanya Rendra sambil menepuk pundak Alfan
"Ga ngapa-ngapain kok, Ren.. Ini cuma mau ngasih hadiah wisuda ke Salma" ucap Alfan
Rendra langsung kaget dan bergumam dalam hati
"apakah Alfan juga suka sama Salma? Kalau dia tidak ada rasa ke Salma, tidak mungkin dia datang ke wisuda Salma bawa hadiah"
"Ohhhh iya, Al" ucap Rendra dengan hati gelisah tapi harus tetap kelihatan tersenyum
"Btw, keluarga kamu mana, Ren?" tanya Alfan
"Itu disebelah sana (sambil menunjuk ke arah selatan)... Btw kamu kapan wisudanya, Al?" tanya Rendra
"Ohh iya lupa... Aku belum ngasih ucapan ke kamu. Selamat ya, Ren atas wisudanya hari ini. Semoga ilmu yang kamu dapat bisa menjadi berkah.
Emmm... Aku masih ngerjain skripsi, Ren. Belum tau nanti ikut wisuda kapan" jawab Alfan sambil gelisah
"Terimakasih Al doanya.. Semoga nanti kamu prosesnya dipermudah ya, sampai wisuda. Semangat Al (sambil menepuk pundak Alfan)
Yaudah, Al.. Aku balik ke keluargaku dulu ya.. Soalnya keluarga aku nungguin" ucap Rendra
"Oke, makasih ya, Ren support nya"
Kemudian Rendra berpamitan Salma dan ayah ibunya untuk balik menemui keluarganya
"Salma, Om, Tante... Aku balik dulu ya.. keluargaku nungguin disana. Tadi aku pamit sebentar untuk menemui Salma"
"Ohh... Iya, Nak. Salam ya untuk keluargamu" ucap ayah ibunya Salma
Setelah itu... Salma, Pak Dodi dan Ibu Zulfa bergegas menuju tempat studio foto untuk mengabadikan moment wisudanya Salma.
Dan Alfan pun juga ikut pulang.
__ADS_1