
Setelah dari mall, Dewi bergegas pulang. Sesampainya dirumah, Dewi langsung bersih-bersih diri dan siap-siap menyambut keluarga besarnya yang satu persatu sudah datang. Karena dirumahnya mau mengadakan syukuran kelulusan dia.
(Tiba-tiba handphone Dewi berdering, dan Dewi mengangkatnya)
"Hallo... ini dengan siapa?"
"Hai Dew, aku Zayn yang tadi ketemu kamu di mall. Nomor aku belum kamu simpan ya?"
"Ohh Zayn.. Hehehe iya belum aku simpan, maaf ya"
"Iya tidak apa-apa Dew. Sekarang kamu lagi dimana?"
"Kebetulan aku baru sampai rumah, dirumah ada acara syukuran"
"Syukuran apa Dew?"
"Hehe... Syukuran kelulusan aku, kemarin habis wisuda S1"
"Ohhh Selamat ya, Dew.. Semoga berkah ilmunya"
"Terimakasih, Zayn... Eh telfonnya dilanjut nanti aja ya, ini keluarga aku udah pada mau datang"
"Iya, Dew matiin aja telfonnya"
(Dewi mematikan telfonnya)
Tak lama kemudian. Alfan, teman Salma pun datang. Karena Alfan masih punya hubungan saudara dengan Dewi.
"Al, kamu sendirian? Orangtua kamu mana kok ga ikut?" tanya Dewi
"Iya, aku sendiri. Papa sama mama masih belum pulang dari kantor. Jadi aku duluan deh" jawab Alfan
"Ohh iya, Al... Silahkan masuk, itu didalam sudah ada keluarga yang lain"
Alfan masuk kedalam rumah Dewi dan bersalaman dengan sebagian keluarga. Karena sebagian keluarga masih belum datang.
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB. Acara pun segera dimulai. Dewi duduk diantara kedua orangtuanya. Dan acara pun berjalan dengan khidmat.
Setelah acara selesai, semua keluarga menuju ruang makan untuk mengambil makanan yang sudah disediakan.
Setelah mengambil makanan, Dewi pun menemui Alfan dan duduk di sebelah Alfan.
"Hei, Al... Cuma segitu ambil makannya?" tanya Dewi
"Iya, lagi diet Dew... Biasa hehehe" jawab Alfan dengan tertawa kecil
__ADS_1
Tiba-tiba Dewi keinget Alfan sewaktu jemput Salma di salon. Dewi penasaran kenapa Alfan pada saat itu jemput Salma. Lalu Dewi tanya kepada Alfan
"Al, aku boleh nanya ga?"
"Silahkan.. Mau tanya apa, Dew?"
"Kenapa kamu kemarin bisa jemput Salma di salon?"
Dengan percaya dirinya Alfan menjawab "Kenapa emang? Dia calon istriku kok"
Dewi pun tidak percaya dan kaget mendengar perkataan Alfan
"Ahh... Jangan halu kamuu... Salma masih belum buka hati sama cowo"
Dewi terdiam sebentar dan bergumam dalam hatinya "Ah masa iya Alfan suka sama Salma. Bagaimana dengan Rendra ya yang juga suka dengan Salma. Gimana coba aku ngomongnya ke Salma kalau Rendra sebenarnya juga suka sama dia"
Alfan menepuk pundak Dewi sambil berkata
"Heeeii... Kamu ngapain ngelamun gitu"
"Eee...eeee... Enggak, ga apa-apa" Dengan ekspresi wajah kaget menjawab dengan terbata-bata
Saking sukanya dia dengan Salma, Alfan masih penasaran mengenai apapun yang berhubungan dengan Salma
"Aku mau tanya deh Dew sama kamu" ucap Alfan
"Tanya apa, Al?"
"Mau tanya tentang apa?"
"Eeemm.... Salma sebenarnya udah ada cowo belum sih Dew?" tanya Alfan
Dewi bingung mau kasih tau Alfan yang sebenarnya. Akhirnya pun Dewi berkata yang sebenarnya tentang prinsip dia dengan Salma sewaktu semester akhir sebelum wisuda
"Sebenarnya, aku sama Salma sewaktu semester akhir itu punya prinsip, Al... Kita ga mau memikirkan masalah percintaan dulu sampai kita lulus wisuda" jawab Dewi
"Berarti sekarang Salma belum ada cowo dong?"
"Aku ga tau yaaa... Setau aku sih belum, tapi aku ga tau sekarang Salma dekat dengan siapa. Setau aku juga dia menganggap kamu dan lainnya itu teman biasa" jawab Dewi
Salma adalah sosok yang humble ke semua orang. Sering menyapa dan dia pintar mencari topik pembahasan ketika bersama teman-teman nya
Maka dari itu banyak cowo yang suka dengan Salma, termasuk Rendra dan Alfan. Selain dia pintar, rajin, mandiri, dia juga humble ke semua orang
"Beruntung banget sih yang bisa dapetin Salma" ucap Dewi
"Iya lah, Dew.. Maka dari itu aku mau berjuang dapetin Salma hehehe. Aku masih punya kesempatan untuk deketin Salma kan, Dew?" tanya Alfan
__ADS_1
"Iyaaa, Alll"
Dewi bimbang mau bicara ke Alfan atau tidak kalau sebenarnya masih ada 1 cowo lagi yang suka dengan Salma. Dan akhirnya Dewi pun memutuskan untuk bicara yang sebenarnya ke Alfan.
"Alfan... Sebenarnya ada 1 cowo juga sih Al yang suka sama Salma. Tapi dia diam-diam" ucap Dewi
"Siapa Dew? Harus kasih tau aku pokok nya" Dengan ekspresi wajah kaget, Alfan memaksa Dewi untuk kasih tau siapa yang suka dengan Salma selain dirinya
Dewi sebenarnya sudah berniat mau kasih tau Salma sewaktu di mall. Tapi dewi lupa mau membahas masalah ini kemarin. Mungkin dalam waktu dekat Dewi akan memberi tau Salma
"Ada sih, Al... Aku ga bisa kasih tau kamu sekarang. Soalnya Salma aja belum aku kasih tau juga. Tunggu aja nanti, kamu pasti tau kok orangnya" ujar Dewi
"Ahhh... Kamu ini bikin aku penasaran aja, yaudah deh kalo aku ga boleh dikasih tau" Alfan menjawab dengan nada sedikit sinis
"Nggak gitu, Al... Soalnya Salma aja belum aku kasih tau. Masa aku mau ngasih tau kamu duluan. Nanti ya kalau Salma udah aku kasih tau, kamu aku kasih tau"
"Yaudah deh, iya.. Btw kamu tau dari mana kalau ada 1 cowo lagi yang suka dengan Salma?" tanya Alfan
"Si cowonya sendiri cerita ke aku. Soalnya dia tipikal orang yang kalau suka sama orang dipendam sendiri. Jadi dia belum berani ngomong ke Salma langsung. Dia tau kalau aku sahabatnya Salma, makanya dia cerita ke aku" ujar Dewi menjelaskan ke Alfan
"Ohhh gitu... Kira-kira aku kenal orangnya ga Dew?"
"Hemmm... Lihat aja lah nanti kalau sudah waktunya. Kalau Salma udah tau, misal kamu tanya mungkin dia akan jawab kok. Salma orangnya tipikal orang yang terbuka kok" jawab Dewi
"Oh yaudah deh, kalau kamu udah kasih tau Salma bilang ke aku ya"
"Siaapp... Alll"
Tiba-tiba Alfan penasaran dengan Dewi, dia sudah ada cowo atau belum. Karena Alfan keingat temannya sekelas yang pengen punya cewe.
"Btw kamu ada cowo ga Dew?"
"Emm... Belum ada sih, Al... Kemarin aku pas di mall ketemu cowo sih di tempat makan. Cowo itu ngajak kenalan aku dan akhirnya tukeran nomor handphone"
"Kalau boleh tau siapa namanya, Dew?"
"Namanya Zayn, Al"
"Ohh Zayn.. Keren namanya, pasti orangnya keren juga ya?"
"Hehehe iyaa" jawab Dewi tersipu malu
Setelah mengetahui Dewi ternyata sudah ada yang dekatin, Alfan mengurungkan niatnya untuk mengenalkan Dewi dengan teman sekelasnya.
Tanpa disadari, obrolan mereka berdua berlangsung cukup lama hingga waktu menjelang maghrib
Setelah selesai makan, mereka berdua menaruh piring di dapur kemudian kembali ke ruang tamu untuk foto keluarga sambil menunggu adzan maghrib
__ADS_1
Foto keluarga pun selesai. Adzan maghrib sudah berkumandang. Semua keluarga berbegas ambil wudhu kemudian sholat berjamaah.
Setelah sholat berjamaah, Alfan beserta keluarga lainnya berpamitan untuk pulang