Perjuangan Yuna

Perjuangan Yuna
24


__ADS_3

# Happy Reading#


******


Sejenak kita tinggalkan dulu cerita Yuna.


Sekarang kita beralih ke kisah percintaan abang Mirza.


Hari ini Mirza pulang pagi dari pabrik tempat dia bekerja..karena hari ini dia dapat shif malam.


" Mirza... Lo mau pulang sekarang ?", tanya Azzam teman kerja Mirza.


" Iy nih...gue ngantuk banget....kayaknya gak enak badan gue..".


Azzam meletakkan tangannya ke kening Mirza.


" Gak panas kok...", kata Azzam.


" Kan yang gak enak badan gue.... bukan kepala gue zammmm..", sewot Mirza.


" Lah kan nyambung kepala ama badan lo...emang gue harus megang badan lo gitu...dih gak nafsu gue", kata Azzam.


" Terserah lo bambang....jadi nebeng gue ngga nih..?", tanya Mirza.


" Gak yakin gue....ntr lo jatuhin gue di jalan gimana....bisa nangis emak gue...!".


" Lah...punya otak dipake zam...lo yang di depan...gue yang bonceng....buruan....lelet amat sih kaya cewek lo!", ajak Mirza kesal.


Mirza pun akhirnya dibonceng sama Azzam.


Berhubung rumah Azzam lebih dekat...jadi Mirza mengantar Azzam lebih dahulu.


" Mampir gak nih....ngopi - ngopi..?",ajak Azzam.


" Gak deh... ngantuk banget nih mata....dah kebayang kasur empuk gue di rumah...he..he..he..!".


" Ya udah.... sono pergi....ati- ati....bawa motornya jangan sambil merem....bahaya...!", pesan Azzam.

__ADS_1


" Diihh....ngusir lo....nih gue pulang....jangan rindu yaaa?", canda Mirza.


" Huekk.....jijik gue...." Azzam bergidik jijik.


" Assalamualaikum...! ".


" Waalaikumsalam...! ".


Di jalan....


Karena benar - benar ngantuk... Mirza kurang fokus ngendarain motornya...


Dan yang tidak disangka pun terjadi...motor Mirza oleng menyenggol seorang pejalan kaki.


Motor Mirza ambruk.


" Ma....maaf mb....saya ngga sengaja....


mb ngga apa - apa?", tanya Mirza panik.


" eemmm....alhamdulillah... gak apa - apa mas...tapi kayaknya mas yang apa - apa nih ", ujar gadis itu.


" Mas....mas...massss?", panggil gadis itu sampai tiga kali.


" Eh....iya...maaf... habis saya baru lihat bidadari sih....jadi masih agak shock nih".Mirza pun memegang dadanya..


Jantungnya berdebar kencang.


" Ih...mas ini...lagi sakit kok bisa gombal ya...


kalo mas gak keberatan ...ayo ke rumah saya dulu...ini harus diobati biar gak infeksi!", ajak gadis itu sambil menunjuk luka Mirza.


Mirzh hanya mengangguk tanda setuju.


"Itu rumah saya mas....dekat kok", menunjuk rumah berwarna putih.


Gadis itu memapah Mirza.... sedangkan motornya masih tergeletak di pinggir jalan.

__ADS_1


" Duduk dulu ya mas....ntr motornya biar adikku yang bawa kesini".


" Rafi....", panggilnya.


" Iya kak...ada apa?", sahut Rafi dari dalam rumah.


" Kakak minta tolong, bawakan motor mas ini lesini ya!", perintanya.


" Siap kak".


" Makasih ya dek...!".


" Iya kak....santai aja...!".


" Sebentar mas saya ambil kotak obat dulu ".


Gadis itu masuk ke dalam rumah....lalu keluar dengan membawa kotak obat dan juga baskom isi air untuk membersihkan luka Mirza lebih dahulu.


Gadis itu membersihkan luka Mirza dengan hati - hati, lalu mengelapnya dengan handuk kecil.


Setelah itu memberi obat pada luka Mirza.


Dari tadi Mirza hanya memandangi gadis itu...dia sangat senang akan perlakuan gadis itu padanya.


" Eeemmmm...maaf ya...aku jadi ngga enak nih...ngrepotin kamu...aku yang nabrak...kamu yang tanggung jawab", kata Mirza.


" Gak apa-apa mas, lagi pula sayanya kan gak kenapa- kenapa", balasnya.


Lama mereka berdua terdiam...


Lalu....


******


Dukung author ya... jangan lupa kasih like nya....terima kasih....


# Selamat Berpuasa #

__ADS_1


******


__ADS_2