
# Happy Reading #
******
Suasana makin hening..... semua menikmati lagu yang dibawakan Rayhan dengan suaranya yang merdu..
Nyanyian Rayhan pun masih berlanjut...
🎵Dari orang biasa
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
🎵Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Terimalah cintaku yang luar biasa tulus padamu.....
Rayhan pun mengakhiri lagunya......disambut dengan tepuk tangan yang meriah.
Selama menyanyi pandangan Rayhan selalu tertuju pada Yuna.
Yuna pun hanya membalas dengan senyuman.
Tapi tidak dengan Arlan.... dia menahan amarah sedari tadi.
" Sabar Lan.... sabar....biarin anak itu menang kali ini..... yang penting lo kan tau hatinya Yuna buat siapa...!".
Ardi menahan Arlan dan menenangkannya.... agar tidak terjadi keributan.
Hal yang tak terduga terjadi...
Rayhan berjalan mendekat ke Yuna... dan tanpa aba - aba Rayhan menarik tangan Yuna dan menciumnya.
__ADS_1
Yuna hanya mematung....dia bingung harus berbuat apa....
Tepuk tangan dari teman- teman nya menyadarkan Yuna...
Yuna pun berbisik ke Rayhan..
" Kak...sudah ya....maaf.....jangan begini.... aku malu....".
Yuna menarik tangannya dari Rayhan..
Karena sudah tidak tahan....Arlan pun berdiri mendekat ke Yuna...menarik tangannya... dan berlalu dari sana...meninggalkan Rayhan.
Ardi... Dita....ikut mengekori mereka berdua.
Takut terjadi apa - apa dengan Yuna
Rayhan pun ikut menyusul.
Sampai di taman.....jauh dari api unggun...
Arlan pun berhenti.
" Maaf Yuna..... aku gak kuat...hatiku sakit.... aku cemburu... ". jelas Arlan.
Kau tau....kenapa aku diam tadi..??"..
Arlan menggelengkan kepala.
" Itu karena aku juga gak mau menyakiti perasaan kak Rayhan... aku hanya menjaga perasaan kak Rayhan di depan orang banyak... ".
Yuna menjelaskan agar Arlan tak salah paham.
Ardi dan Dita pun lega....melihat mereka berdua baik - baik saja.
Sedangkan Rayhan yang ikut mendengar perkataan Yuna pun merasa sedikit sesak...tapi dia juga lega karena Yuna masih mau menjaga perasaan nya.
Melihat Rayhan.... Yuna pun melambaikan tangannya...
Dia ingin masalah ini cepat selesai.
" Kak Rayhan.... sini...!".
__ADS_1
Rayhan pun mendekat..
" Maaf ya....aku gak bisa terima kak Rayhan... tapi aku juga gak jadian sama kak Arlan....
aku dah janji sama bapak dan diriku sendiri agar tidak pacaran.....
Kita tidak apa yang akan terjadi nanti di masa depan....
Apakah aku dengan kak Arlan atau dengan kak Rayhan.... bahkan mungkin dengan orang lain...
Jodoh...rizqi dan maut hanya Allah yang tau...
Kita jalani dan mengikuti alurnya saja....kuharap kita masih bisa berteman seperti biasa....
Kalian berjanji padaku....? ".
Arlan dan Rayhan mengangguk...
Tak disangka penjelasan Yuna membuat hati mereka tenang...kata - kata Yuna begitu dewasa...melebihi umurnya.
Arlan, Rayhan, Yuna, Dita dan Ardi tersenyum bersama.... menyambut dimulainya pertemanan baru diantara mereka.
Mereka pun kembali ke api unggun...melanjutkan acara yang sempat terjeda tadi.
Tengah malam siswa dibangunkan untuk acara jurit malam...bertujuan melatih keberanian dan melatih kepimpinan.
" Kamu ngantuk gak Dit?" tanya Yuna.
" Ngantuk banget.... semalam kita kurang tidur soalnya! ", jawab Dita.
Bagaimana bisa tidur kalo satu ruangan isinya perempuan semua... yang pasti bukannya tidur tapi mereka ngobrol semalaman...belum lama nutup mata ...sudah dibangunin kakak kelas untuk kegiatan.
******
Beri dukungan buat Author ya....
Jangan lupa kasih like nya...
Terima kasih.
* Selamat Menunaikan Ibadah Puasa *
__ADS_1
Selamat berbuka puasa....semoga dengan puasa ramadhan tahun ini menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi....Aamiin....
******