Perjuangan Yuna

Perjuangan Yuna
57


__ADS_3

# Happy Reading #


***********


Sampailah mereka di rumah sakit..... Yuna langsung diperiksa oleh dokter kandungan...


Dokter kandungan yang menangani Yuna adalah dokter perempuan yang biasa ia datangi untuk periksa dan konsultasi..... jadi Yuna tidak merasa canggung.....karena dokterpun sudah mengenal dekat dengan Yuna.


" Masih pembukaan tiga....sebaiknya dibawa jalan - jalan aja dulu disekitar rumah sakit... untuk mempercepat pembukaan....pelan - pelan saja dek Yuna.......".


Dokter itu memberi saran kepada Yuna.


Panggilan dek pada Yuna disematkan dokter itu karena melihat Yuna yang masih sangat muda , yang pasti umur yuna jauh dibawahnya.


" Pak Arlan.... temani istrinya jalan - jalan ya...jangan ditinggal... ".


kata dokter dengan senyum manisnya.


" Emang nunggu bukaan sampai berapa dok...?", tanya Arlan penasaran.


" Sembilan ..pak...!".


" What......sampai sembilan....lama dong dokter...? ", tanyanya lagi.


" Tergantung pak....ada yang cepat... ada yang lambat...makanya saya sarankan untuk berjalan - jalan, untuk mempercepat pembukaan...".


" Baiklah dokter..... ayo sayang mas temenin...".


Setelah beberapa lama berjalan - jalan....Yuna merasakan kontraksi yang semakin lama semakin sering.... dan jangkanya mulai dekat. Semakin lama semakin sakit.


" Masss.....sakit....".


" Ya sayang.... kita kembali ke ruang bersalin...".


" Dokter.... istri saya sudah mulai kesakitan dok...",


Arlan tak tega melihat keadaan istrinya.


Yuna berbaring di tempat tidur.... dokter mulai memeriksa Yuna..


" Alhamdulillah... sudah pembukaan delapan....sebentar lagi.....suster siapkan semua peralatannya....pak Arlan beri semangat terus istrinya ya...".


Yuna terus mengerang kesakitan...

__ADS_1


" Sakitttt...massss....".


" Berdoa sayang....".


Arlan dan Yuna pun saling mengucapkan doa dari mulut mereka masing- masing.


" Sudah sembilan....sempurna.....jangan mengejan dulu.... nunggu bayinya ngajak ya....


simpan tenaganya...".


Ketuban pun pecah ....


" Tarik nafas buang....dorong....".


Begitu lama Yuna bergulat antara hidup dan mati...


Sampai akhirnya suara itu terdengar.....suara yang ditunggu- tunggu Yuna dan Arlan.


" Ooee....Ooee...Ooee... Ooee.... Ooee.... ".


Suara tangis bayi menggema di ruang bersalin.


" Alhamdulillah..... ".


" Selamat ya dek Yuna..... kamu mendapat putra yang sangat tampan..... bayinya pun sehat ...lengkap tidak kurang suatu apapun...",


kata dokter.


Sang bayi pun menyusu untuk pertama kalinya.....mengecap air susu yang pertama keluar dari ****** ibunya.


Setelah dibersihkan si bayi diberikan ke papanya untuk diadzani...


Arlan mulai mengadzani putranya disebelah kanan telinga sang bayi.....dan iqomah di telinga kiri sang bayi.


Tak terasa air mata bahagia mengalir dari mata Yuna dan Arlan.


Seakan tak percaya mereka kini telah menjadi orang tua.


Yuna sudah dipindahkan di ruang inap.


Ayah bunda pun sudah ada diantara mereka.


" Sayang putramu tampan sekali.....cucu pertama bunda..... muuacchh...."

__ADS_1


Bunda tak henti menciumi anak Arlan dan Yuna.


" Lihat bibitnya dong bun.....".


Arlan menyombongkan dirinya.


" Narsisnya keluar.... ",


gumam Yuna jengah.


" Oh ya.....namanya siapa..dah dipersiapkan belum ?", Kata bunda.


" Eeemmm...... mas....bunda.....ayah.......


kalo Yuna ngasih nama.............Az......Aziz.... boleh ngga bun.....mass....yah...."


kata Yuna ragu - ragu.....diapun menundukkan kepalanya.


Arlan, bunda dan ayah saling memandang....lalu tersenyum bersama.


" Bunda setuju sayang...... terima kasih telah memberikan kebahagiaan bunda yang pernah hilang...."..


" Mas juga setuju sayang......... Muhammad Aziz Syahputra......gimana sayang...? ",


tanya Arlan.


Yuna pun mengangguk.


Ruang inap Yuna kini telah ramai dipenuhi oleh keluarga Yuna.


Tak lama Dita dan Ardi juga datang ikut meramaikannya.


*********


Terima kasih telah mampir di karyaku.


Dukung terus Author.


Jangan lupa kasih coment dan like nya ya.


Maaf juga bila banyak typo nya.


* Selamat Menjalankan Ibadah Puasa *

__ADS_1


*********


__ADS_2