Perjuangan Yuna

Perjuangan Yuna
47


__ADS_3

# Happy Reading #


********


Sebulan sudah pengumuman kelulusan Yuna.


Kali ini dia disibukkan dengan persiapan pernikahannya dengan Arlan.


Sebenarnya Yuna mau mencari kerja dahulu...


karena bapak tidak punya uang untuk membiayainya kuliah.


Tapi Arlan sudah tidak mau menunggu lebih lama lagi.


Diapun berjanji untuk menguliahkan Yuna jika dia berminat untuk sekolah lagi....karena jika Yuna sudah menjadi istrinya...berarti itu otomatis menjadi tanggung jawabnya.


Bapak Yuna menyetujui keinginan Arlan....karena menurutnya Arlan laki- laki yang bertanggung jawab, walaupun masih kuliah tapi dia sudah mapan...dan juga untuk menghindari terjadinya zina.


Dengan dibantu Dita, semua persiapan sudah hampir seratus persen.


Hari jum'at ini dipilih Yuna dan Arlan untuk akad nikah....sedangkan resepsinya akan dilakukan di malam harinya.


Dari habis subuh Yuna sudah mulai didandani oleh seorang perias pengantin.....


Mengingat acara akad akan dilaksanakan jam 7 pagi.


Karena Yuna jarang sekali berdandan....maka ketika dia didandani kali ini....aura kencatikan Yuna bertambah berkali lipat.


Perias itu keluar kamar Yuna setelah menyelesaikan tugasnya.


Dita menemani Yuna di kamar.... tiba - tiba ada seorang pemuda masuk ke kamarnya.


Dialah Rayhan.... mendengar Yuna akan menikah, dia pun langsung terbang pulang ke tanah air.


Keluarga Yuna yang tau Rayhan adalah teman Yuna.....tidak ada rasa curiga, mereka pun membolehkan Rayhan masuk ke kamar Yuna,

__ADS_1


mengingat di dalam kamar Yuna juga ada Dita.


" Yuna......", panggil Rayhan yang langsung memeluk Yuna... sambil menangis.


" Kak Ray.....maafin Yuna ya...",


Yuna pun merasakan kesedihan Rayhan.


" Aku gak mau kehilanganmu Yuna....aku sangat mencintaimu.... bukankah aku menyuruhmu untuk menungguku.....aku akan membawamu kabur dari sini....!.


Kata Rayhan membuat Dita sampai melotot.


" Kak Ray.... jangan ngaco deh....!",


kata Dita mengingatkan Rayhan.


Dengan sabar Yuna mendudukan Rayhan...


Dia mencoba memberi pengertian kepada Rayhan dengan hati - hati, agar Rayhan tak tersinggung.


" Mungkin aku bukan jodoh Kak Rayhan.... begitupun sebaliknya...ini sudah takdir dari Allah kak....dengan berjalannya waktu kak Ray pasti bisa melupakan Yuna...."


" Doaku semoga kak Rayhan InsyaAllah mendapat wanita yang lebih baik dariku...".


Rayhan lama terdiam.... pikirannya berkecamuk tak karuan antara ikhlas dan tidak terima.


Setelah cukup lama... Rayhan pun mengambil nafas dalam dan membuangnya pelan.


" InsyaAllah aku akan coba untuk ikhlas.... tapi tidak sekarang aku belum bisa...tapi kamu janji tidak akan menjauhiku setelah menjadi istrinya Arlan...!", mohon Rayhan ke Yuna.


Yuna mengangguk pelan.


Dita yang sedari tadi menyaksikan kejadian itu pun ikut meneteskan air mata...


Dia melihat betapa tulusnya Rayhan mencintai Yuna... dan betapa hancur hati Rayhan saat ini, ditinggal Yuna menikah dengan sahabatnya Arlan.

__ADS_1


Sementara di luar rumah Yuna....


Rombongan dari keluarga Arlan sudah sampai.


Arlan terlihat sangat tampan dan gagah dengan baju pengantin warna putih.


Senyuman tak lepas dari bibirnya.


Ardi pun setia mendampingi temannya itu.


Arlan didudukkan di kursi berhadapan dengan pak penghulu.


" Santai ya bro....jangan tegang....ntr lupa ijabnya....udah hafal kan lo.?", goda Ardi.


" Hafal sih hafal....kalo grogi mah emang kluar sendiri.... lo gak tau sih rasanya duduk disini....dah kaya mau disidang tau ngga? ".


jawab Arlan ngegas...tapi masih dengan suara pelan.


" Kalo itu gue gak tau....kan gue belum pernah nikah...masih orisinil gue...he....he...he...",


kebiasaan Ardi bukannya menenangkan Arlan tapi malah bercanda.


Tapi dengan candaan Ardi.... Arlan pun sedikit rileks.


********


Maaf bila banyak typo dimana- mana


Dukung terus Author ya


Jangan lupa kasih like nya


Terima kasih


* Selamat Menunaikan Ibadah Puasa *

__ADS_1


********


__ADS_2