
# Happy Reading#
********
Rumah Syifa pun terlihat begitu indah dihiasi dengan kelambu warna biru dan putih.
Juga dihiasi dengan bunga - bunga yang indah.
Rombongan keluarga Mirza pun telah sampai di rumah Syifa.
Sambutan yang meriah pun mereka dapatkan dari keluarga Syifa.
Mirza didudukkan di kursi depan penghulu...dan juga dikelilingi para saksi.
Karena ayah Syifa sudah tiada, maka wali nikahnya digantikan oleh paman Syifa.
Selaku saudara kandung ayahnya.
Mengingat Dafa adik Syifa masih terlalu kecilu untuk menjadi wali nikah.
***********
* Urutan Wali Nikah *
Ayah kandung
Kakek dari pihak ayah dan seteruanya ke atas.
Saudara lelaki kandung (seayah dan seibu)
Saudara lelaki seayah
Anak laki- laki saudara laki- laki kandung
Anak laki- laki saudara laki- laki seayah
Paman (saudara ayah) kandung
Paman (saudara ayah) seayah
Anak laki- laki dari paman kandung
10.Anak laki- laki dari paman seayah
11.Wali hakim
__ADS_1
Begitulah Urutan Wali Nikah yang Author ketahui....sekedar menambah pengetahuan
**********
Walaupun sudah hafal.....tetap saja rasa gugup menyeruak pada diri Mirza.
Tenang... tenang.... ambil nafas....buang....
Kamu pasti bisa Mirza......kata Mirza dalam hati.
Begitu yang dilakukan Mirza untuk menetralkan kegugupan di hatinya.
Dimulailah akad nikahnya....
Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh adiknya Mirza....yaitu Yuna.
Suara Yuna mengalun merdu....menambah suasana hening terasa bertambah syahdu....dengan alunan bacaan ayat - ayat suci Al Qur'an.
Sebagian orang pun terlihat meneteskan air mata.
Setelah kutbah nikah....kini giliran Mirza mengucapkan ijab kabul.....
Paman Syifa pun menjabat tangan Mirza...
" Santai ya Mirza.... jangan tegang...", kata paman menyemangati.
*********
Saya terima nikahnya dan kawinnya adinda Syifa Auliani binti Abdul Latif dengan maskawinnya yang tersebut dibayar tunai.....
Bagaimana para saksi.....???
Saaaaaaahhhh...........
Alhamdulillah..... lega hati Mirza.... juga semua orang disana.
Karena Mirza mengucapkannya dengan satu tarikan nafas.
Bacaan doa pun mengalun....
Baru setelah itu Syifa dipanggil keluar... dan duduk disamping Mirza.
Pandangan Mirza pun terus tertuju ke Syifa.
Begitu cantik bidadari yang kini telah halal baginya.
" Eheeeemmmm....."
Suara dehem membuyarkan pandangan Mirza...
__ADS_1
" Sabar bang Mirza..... masih ada ntr malam...jangan banyak mikir dulu...ni masih banyak orang loh ", kata Paman.
Mirza memakaikan cincin di jari manis Syifa.
Syifa pun mencium tangan Mirza......
Gantian Mirza yang mencium puncak kepala Syifa...... lamaaaaa.....
" Oiiii bang.....jangan disedot tuh....", canda Ardi....Mirza pun hanya tersenyum malu....Karena dia terlalu lama mencium puncak kepala Syifa.
Acara dilanjutkan dengan menyalami kedua mempelai untuk mengucapkan selamat....kemudian menikmati hidangan yang telah disediakan keluarga Syifa.
Saat ini Yuna dan teman- temannya sedang menyalami Mirza dan Syifa.
" Selamat ya bang.....mbak Syifa.... semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah ya.....dan cepat diberi momongan...", doa Yuna untuk kakaknya.
" Makasih ya dek...atas doanya....kalo anak abang akan berusaha semaksimal mungkin... bahkan akan abang lembur...", balas Mirza ngaco.... sambil menyenggol Syifa...
Syifa pun hanya tersenyum malu - malu.
" Yakin kuat bang...?", tambah Ardi..
" Jangan ditanya Ar....mau berapa ronde pun abang jabanin...", kata Mirza yakin.
" Dihhh abang.... pornografi bang....abang Mirza telah menodai pikiran kami yang masih suci....ck...ck..ck..",
gayanya si Ardi sok bener.....
Mereka pun tertawa bersama...
Saat mau foto Arlan sama Rayhan .....
kebiasaan....mereka rebutan ingin berdiri disamping Yuna. Alhasil mereka malah foto bertiga tanpa penganten.
Baru setelah itu mereka berfoto ramai - ramai .
********
Maaf ya kalo banyak typo dimana- mana.
Harap maklum ya....
Terus dukung Author...
Jangan lupa kasih like nya.
Terima kasih.
* Selamat Menunaikan Ibadah Puasa *
********
__ADS_1