
Aku bergegas ke rumah arnold. Tiba di rumah arnold,aku lihat arnold sudah terbaring di lantai. Ternyata dia demam tinggi sehingga membuat dia pingsan seketika. Aku pun menopangnya dan membaringkannya ke tempat tidur. Aku mencari obat p3k di seluruh kamar nya. Untung saja ada p3k nya,dan untung saja ada obat demam nya.
"arnold,,kamu bisa minum obat kan? minum dulu biar mendingan sakitnya."
Arnold pun minum obatnya dan berbaring lagi.
"untung ada obat ini ya,,,sama bye-bye fever??? gak apalah yang penting bisa mengkompres ."ucap aku.
"seina,,,,(dengan suara lemas) makasih ya ,kamu datang dan sekwahtir ini ke aku"arnold dengan wajah lemas.
"eleeehh! wajar aku datang,karena kata rere cuma aku aja yang tau password rumahmu. Makanya aku datang bukan karena kwahtir berlebihan"
"rere bilang gitu?? dia salah. aku pernah kok bawa teman ke rumah. Tapi cowok. Kami maen playstation disini dan curhat-curhat. Cuma kamu aja cewek yang pernah kesini. Dan lagian,aku tuh gak pernah cerita apa-apa ke dia. Apalagi mengenai rumah ku . Kau dibohongin ,seina.hehehe..".
"masih bisa ketawa rupanya?? berarti efek obat nya manjur. isshh!! awas lah nanti si rere! tak cabut-cabut satu-persatu bulu ketiaknya."
"bulu ketiak?hahah! sekalian bulu yang dibawah sei,hahahahaha!"arnold.
__ADS_1
"bulu yang dibawah?? bulu kaki maksudmu?"
"ya iyalah! masa bulu itu,hahahaha!"arnold.
Gak disangka aku sudah 1 jam dirumah arnold. Untunglah demam nya cepat turun.
"ya udah,,aku pulang dulu ya. Sudah mau malam. Nanti jangan lupa minum obatnya lagi. Siapa tau kambuh . Itu aku ada masakin bubur. Nanti makan ya. Jangan nunggu sampe dingin baru dimakan. "
"seina ,,,tunggu bentar. Aku boleh minta 1 aja permintaan sama mu? pleaseee! Buat orang baru sembuh,jadi pengen dapat hadiah."arnold.
"issh! macam anak kecil! ya udah deh,,tapi jangan yang aneh-aneh ya . Minta apa? beliin kolor??"
"......okeeee...sini tak kelonin..tapi bentar gak lama."
Dia pun memeluk ku. Terasa hangat, dan kok perasaan ku damai gini ya kalau dia yang meluk. Tapi entah kenapa pelukannya semakin,,erat saja!! Aku susah napas!!
"sudah, sudah! sesak tau!! dah,,aku pulang dulu!."
__ADS_1
"tunggu! Ada yang ketinggalan ." arnold.
"apa??sudah aku cek semua kok(sambil lihat isi tas)"
"ketinggalan nya itu disini,,,"arnold.
Dia tiba-tiba menarik dagu ku dan,,,,perlahan mencium bibir ku.
Entah kenapa,aku bukannya menghindar tapi membalas ciuman bibirnya ke bibir ku. Itu terasa hangat dan agak lama. Dan aku merasa ada tangan yang mencoba membuka kancing kemeja bajuku. Aku sedikit melirik tangan arnold,dan menatapnya. Tapi,aku tidak menolak sama sekali.Malah aku membiarkan Arnold melepas kemejaku dan memapah ku ke atas tempat tidurnya.Aku merasa malu. Karena ini pertama kali aku lakukan bersama lelaki. Kami pun melakukan itu...
Semenjak kejadian malam itu,,aku dan arnold tidak malu berjalan sambil bergandengan tangan di kampus.
Anak-anak di kampus pada heran.
Tapi,aku tidak peduli.
Karena,aku tau bahwa pernikahan ku dengan Theo ,akan sebentar lagi menuju sidang. Aku menunggu itu terjadi secepatnya. Agar,aku bisa ngenalin arnold kepada kedua orang tuaku .
__ADS_1
Aku harap,hubungan ku dengan arnold berjalan mulus.
Yaa.,,semoga saja.