Pernikahan Bebas

Pernikahan Bebas
Siapa,ririn?


__ADS_3

Keesokan harinya ,aku kembali ke rumah.


Sesampai dirumah,aku melihat di depan pintu masuk yang sudah terbuka,Pasti arnold lagi di rumah. Tapi,yang anehnya,ada sepasang sepatu wanita disana.


Aku terkejut seketika.


Berbicara dalam hati " kenapa bisa ada sepatu wanita disini? mertua ku tidak mungkin datang ke rumah tanpa memberitahukannya kepada aku atau arnold"


^^^Tiba masuk ke dalam ruangan tamu,aku mendapati seorang wanita berpakaian kantoran sedang duduk di sofa sendirian.^^^


Aku menghampirinya untuk bertanya,namun dia tersenyum kebingungan. Seakan dia tidak mengenaliku.


"maaf,,kalau boleh tahu ,anda siapa dan mau menemui siapa ya?"ucapku dengan penasaran.


" Saya yang seharusnya bertanya balik.Kalau boleh tau ,ibu sendiri siapa ya ?" tanya wanita kantoran itu.


^^^Sebelum aku menjawab pertanyaannya,,arnold kemudian datang menghampiri ke ruang tamu.^^^

__ADS_1


"oh,,seina. Kamu sudah pulang? Kemana aja ?" arnold bertanya dengan muka datar.


"Aku dari toko. Banyak aku urusin disana" ucapku


"ohh,,oh ya. Kenalin,ini sekretaris ku yang baru. Henry gak kerja lagi bareng aku. Dia keluar karena mau nikah minggu depan. Dia katanya buka usaha sendiri sambil fokus ke rumah tangga dia nanti. Dan , Ririn,,ini istri saya. Namanya seina. Dan,ini file yang saya tanda tanganin,kamu boleh pulang.Supir saya yg ngantar kamu pulang."arnold.


"Baik,pak. Sebelumnya,saya minta maaf ya bu atas kelancangan saya tadi.Saya tidak mengira ibu istri bapak tadi." ririn.


"mengira?? " seakan dia tidak senang aku jadi istri arnold.


"maaf,maaf,,maksud saya tidak tau.,,hehe,,maaf ya bu. Kalau gitu ,saya pamit pulang dulu. Permisi,pak ,bu.."ririn.


"maaf,aku tidak beritahu kamu kalau henry sudah berhenti dan ririn penggantinya. Jangan salah paham. Tidak ada apa-apa diantara kami.Sebelum kemari,dia minta file kerja yang belum aku tanda tanganin,dan ketepatan tinggal di rumah. Dan arah rumahnya searah dengan rumah kita. Jadi,sekalian aja dia yang jemput di rumah. Makanya,dia ada disini tadi."arnold.


Dia berkata seperti ,seakan dia menyadari jika aku akan menanyai sekretarisnya itu.


"iya,it's okay. Ya udah ,kamu istirahat saja. Kan sudah seminggu kamu gak balek ke rumah ini. Jadi,tidur saja . Aku ke dapur dulu ,mau masak buat makan malam ."ketus ku.

__ADS_1


"tunggu dulu. Kamu gak tanya aku kemana aja?"arnold bingung.


"buat apa aku tanya?? bakal panjang ceritanya kalau aku tanya. Toh,kamu juga gak mau jika ditanyain kan? So gak usah mikirin itu lah." aku dengan malasnya menjawab.


"aku ,,seminggu ini ada di rumah mama. Aku gak ke rumah orang lain kok. Jadi,,maaf kalau aku seminggu ini egois dan bersikap childish begini. Mama papa sudah tau kejadiannya gimana. Jadi mereka banyak beri nasehat ke aku. Dan itu membuat aku sadar,jika pernikahan tidak segampang yang dikira. Aku minta maaf,seina..maafkan aku.Maaf,kalau aku berkata kotor sewaktu aku mabuk itu.Aku bukan bermaksud demikian.Aku hanya kebanyakan stress saja.Baik dirumah ataupun di kantor. Maaf..." ucap arnold dan dja memeluk ku dari belakang ku.


"huffth,,,! ya ,sudah lah.Orang mabuk pun, masih bisa berpikir kalau ngomong.Aku memang sempat sakit hati.Cuman,itu sudah biasa menurut ku.Theo juga pernah berkata demikian ke aku.Akibat ulahmu itu,aku jadi teringat dengan masa laluku... Mengenai anak,kamu tidak usah khawatir,,lagian aku sudah tidak berniat lagi memiliki anak. Sudah dulu ya,,aku lapar,,aku mau masak."


" tunggu bentar, sei. Sebenarnya, aku tadi bohong. Memang benar aku stress. Aku melampiaskan amarah kepadamu, karena aku tidak sengaja membaca isi pesan mantanmu, theo. Dia ngajak balikan dengan mu. Itu membuatku marah. Yang semakin, membuat ku marah sekali,, kamu masih menyimpan nomor kontak theo di telepon genggam mu. Itu membuat ku murka, dan melontarkan ucapan kotor ke kamu. Aku sempat berprasangka, bahwa kamu akan balikan dengan mantanmu, theo. Dan, bukan karena anak aku murka. Aku senang punya anak. Tapi, beri aku waktu. Itu, saja. "


" kamu berpikir aku akan balikan bersama theo?? Dengan semua kejadian menjijikkan itu,, aku akan balikan dengannya??? Aku bukan wanita seperti itu. Aku tidak mungkin balikan dengan pria sampah seperti dia. Kontak nya, aku lupa menghapusnya. Karena, aku terlalu fokus dengan toko ku. Jangankan kontak theo, kekasih dia yang namanya keira itu masih tersimpan di handphone ku. Jangan marah nya berlebihan hanya karena masalah sepele."


" bagiku,itu bukan masalah sepele lagi, sei. Itu, menyangkut perasaan . Aku takut hatiku tersakiti oleh mu. Itu saja. "


" sudahlah.. Masalah ini , tidak usah diperdebatkan lagi. Kita sudahin saja. Aku lapar. Aku masak dulu. "


^^^Aku bergegas keluar dari kamar dan ke dapur buat masak.^^^

__ADS_1


Dan arnold,hanya terdiam dan menyesali semua perbuatannya.


ini patut di syukuri atau gimana? soalnya aku tidak merasa senang atau gimana . Aku merasa hampa saja. Mungkin butuh waktu untuk memperbaiki ini semua.


__ADS_2