Pernikahan Bebas

Pernikahan Bebas
Berpisah itu gampang,,,bertahan itu sulit.


__ADS_3

Aku memilih untuk tinggal sementara di rumah rere.


"kau bisa tinggal selamanya disini ,seina. Disini gak ada siapa-siapa selain aku saja. Kamu bebas disini. Pilihan mu sangat tepat seina. Akhirnya kamu memutuskan untuk bercerai. Aku aja sebagai perempuan gak mau digituin oleh lelaki. Punya kekasih,tau-taunya hamil. Ckcckck..jijik aku! Nah,,ini kopi kesukaan mu. Minum aja dulu,habis itu kamu makan malam. Pasti kamu belum makan tadi..Sudahlah jangan seperti orang yang menyesal. Kan,ada arnold" ucap rere yang tidak menggunakan kata elu gue


"pernikahan itu berat ,re. apalagi kalau tidak berlandaskan cinta. Entah kenapa orang tua ku buat perjanjian jodoh untuk anaknya segala.Kan jadi runyem begini."


"hush! orang tua itu jangan disalahkan. mereka hanya pengen yang terbaik buat anaknya. Itu kan hanya balas budi saja bagi sesama teman. aku rasa kamu bakal sama dengan mereka kalau kamu di posisi mereka. Jangan salahkan orang tua,,ataupun takdir. Nikmati hidup selagi hidup. Itu saja."

__ADS_1


"ya re...makasih ya masih betah jadi teman aku. Aku gak tahu kemana lagi kalau gak ada kamu. Aku masih belum ngabarin ke orang tua mengenai ini. Aku kwahtir ganggu mereka tidur. lebih baik besok aja."


"ya,,lebih baik besok aja. Kamu makan dulu sana..habis itu mandi and tidur..sudah pukul 11 malam ni.."


"ya,,ya"


Kedua orang theo pun sudah mengetahui semua kejadian yang menimpa aku dan theo. Mereka diberitahukan oleh ke dua orang tua ku. Aku kira theo bakan memberitahukan ke orang tuanya,tapi ternyata tidak. Ke dua orang tua theo pun marah besar setelah mendengar theo seperti itu. Alhasil,jabatan theo sebagai wakil presiden di copot langsung oleh ayahnya dan diusir dari rumahnya sendiri.

__ADS_1


^^^ Aku mendengar kabar bahwa theo mau bertanggung jawab akan janin kekasihnya,keira. Mereka pun pindah keluar negeri dan menikah disana. Walaupun tanpa persetujuan orang tua theo.^^^


...Aku gak nyangka proses perceraian ku dengan theo begitu cepat selesai. Akhirnya aku menyandang status janda juga ...Hehehe,,siapa yang tidak senang bisa bebas dari sisi pria yang agak gila itu....


...Dan sekarang,aku dan arnold sudah menjalanin hubungan terbuka. Baik itu di kampus maupun di keluarga ku sendiri. Kami berdua sudah memberitahukan hubungan kami pada orang tua ku. Orang tua ku setuju,dan menyuruh kami untuk cepat-cepat menikah. Tapi,aku masih belum memutuskan kapan untuk menikah dengan arnold. Aku masih menikmati masa pacaran dulu sebelum menikah. Karena aku takut ,,untuk ke dua kalinya bercerai...Aku masih trauma dengan yang namanya "pernikahan".Bukan maksud tidak mempercayai perasaan arnold ke aku,,tapi hanya saja aku butuh ketenangan hati dalam waktu lama....


^^^Pernikahaan itu sesungguhnya berat bagiku kalau tidak berlandaskan saling mencintai atau satu prinsip atau saling terbuka satu sama lain.^^^

__ADS_1


Berpisah itu gampang,,,bertahan itu sulit.


__ADS_2