
...Pernikahan kedua ku......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
^^^Awalnya aku mengira bakal lebih baik dari pernikahan sebelumnya.^^^
Tapi ,ternyata.......
(Hari pertama menjalin sebagai suami-istri baru ).
^^^Setelah acara pernikahan selesai,aku dan arnold langsung pindah ke rumah yang sudah di beli arnold sebelum kami menikah. Rumahnya mewah seperti villa . Ya,,siapa sih yang gak senang punya rumah seperti ini. Cuman,aku gak terlalu berpatokan dengan harta.^^^
"seina,,mandi bareng yuk sayang?" arnold dengan suara manjanya.
"kamu duluan aja sayang,aku lagi beresin rambut ku ini. Terlalu banyak penjepit rambut nya. Terus agak keras ini rambut. Susah!" bayangkanlah rambut ku ini macam sanggul mamak-mamak yg pulang dari pesta.
"oalaahh! itu aja kok repot sayang. yang beginian tinggal keramas. yuk lah mandiiiii..." arnold mencoba membujuk ku lagi.
"issh! gak sabaran kali!"
"itu sudah tau ".
"tau lah! laki-laki,kan semuanya sama! terong melulu yang diturutin!"kesal ku
"kalau gak diturutin, nanti jadi penyakitan . Hehehe,, becanda"
"ckckckc !,,kita mandi atau gak nih?! "
"mandi donk!hahahah!"arnold dengan tawa puasnya.
^^^{Hari kedua pernikahan kami}.. ^^^
__ADS_1
^^^Di teras rumah,kami duduk di ayunan. Bayangin ajalah duduk bareng di ayunan kayu yg macam drama korea itu.^^^
"sayang,,aku senang banget kamu jadi milik aku seutuhnya...Aku pengen kita selamanya begini. Selalu bersama.."arnold.
"pasti donk sayang,,"aku memeluk arnold.
"aku kerja dulu ya sayang,,oh ya ,toko bunga mu sudah gimana kelanjutan nya ?"
"aku ada pegawai di toko,jadi aku gak terlalu khawatir. "
"kenapa gak di tutup aja? aku masih sanggup kok biayain kamu. "arnold dengan ketusnya.
"bukan masalah itu sayang,,aku cuman pengen ada kegiatan saja."
"kan bisa dirumah loh sayang,,banyak kok kegiatan disini. Arisan atau apa kek. Toko kan jauh dari rumah kita. Itu kan diluar kota sayang.."
"wiii,,gak usah ambil pusing mengenai toko sayang. Aku kan bisa kapan saja datang kesana. Dan lagian aku gak mau asal ditutup saja itu toko. Karena aku sudah minat banget jalanin toko bunga sedari aku gadis dulu.Sudah lah,jangan diambil pusing. Mending ambil tas sono,terus langsung berangkat. Kasihan sekretaris kamu nunggu di depan."ketus ku.
"isssh! jijik kali aku dengarnya. papa mama?? hahahaha"
"issh! yang kayak mana nya sayang. Wajar lah! kita kan sudah nikah. Gak mungkin aku bilang gini "aku pergi dulu ya nek" . mau manggil kakek nenek?"arnold cemberut.
"boleh,kalau sudah usia tua. Manggil hasian aja sayang. Lebih enak di dengar."
"oiiii,,jadima katua "arnold.
...Begitulah sampe hari dimana kami tibanya saling cuek ,itu tepatnya di hari pernikahan ke 800...
^^^Aku dan arnold ,di hari pernikahan ini,kami berdua saling egois.^^^
...Awal dari masalahnya adalah,,arnold masih belum ada niat untuk punya anak. Selama ini,aku selalu dia suruh pakai program KB . Agar aku tidak hamil. Alasannya ,dia masih ingin fokus bekerja lebih. Karena kalau punya anak sebelum dia mencapai targetnya untuk makin sukses,anak itu bakal merepotkan. Diantaranya,repot ngurus anak dan yang bersangkutan dengan anak lah....
__ADS_1
Aku tidak setuju akan hal itu. Keluarga sudah menuntut pengen punya cucu sendiri. Teman-teman juga gak sabaran lihat aku punya anak. Bahkan,kadang tetangga atau keluarga lainnya ,dengan beraninya menganggap aku mandul.
^^^Semenjak perkara kecil itu,kami tidak saling mengobrol selama 1 minggu.^^^
Dia sibuk kerja ,aku juga sibuk ke toko.
Terkadang yang buat aku sakit hati lagi,,dia bahkan pernah tidak pulang ke rumah dalam 3 hari.
Aku merasa,,,se salah itu kah aku ingin punya anak??
^^^{Arnold pulang larut malam dan dalam keadaan mabuk }^^^
"kamu darimana saja? kenapa pulang jam segini?? dan ,,,,kamu mabuk ya ,sian?"aku dengan kesalnya .
"arghhkk!! persetan!" arnold dengan lancangnya menyebut kata itu. Dan itu pertama kali nya aku dengar dari mulutnya. Selama ini dia tidak pernah begitu. Bahkan tidak berani ngucap kata kotor ke aku.
"sian,,kau kok ,,berani cakap kotor ke aku seperti itu?! tega kamu ya !" aku kecewa.
"sian sian sian!! arghh!! suka aku donk mau ngomong seperti apa! Kau tak berhak!!"arnold dengan ketidakwarasannya.
"loh!! aku ini istri mu sayang! wajar donk aku berhak atas kamu! hufft! sudah lah. mungkin ini karena kamu mabuk. Ayok,aku antar ke kamar." aku dengan sabarnya masih ingin memapah arnold tapi dia menolak.
"aku bisa sendiri! oh ya,,mulai besok dan seterusnya,,aku lebih sering gak pulang kerumah. Aku sibuk!" arnold masih dalam kemabukannya.
Aku disitu termenung sambil melihat arnold pergi ke kamar yang ada di lantai atas. Dan aku bertanya dalam hati kenapa dia bisa sampai seperti ini?apa mungkin dia..." .
"oh God! aku mikir apa tadi. Dan gak mungkin suami ku seperti apa yang aku pikirkan tadi. Jauh-jauh lah dari itu.."
Aku tiba-tiba menangis dan terus menangis sepanjang malam. Bahkan aku tidak berani menatap arnold yang sudah ada di kamar.
kenapa,kehidupan begini lagi???
__ADS_1