Pernikahan Bebas

Pernikahan Bebas
Malam menyenangkan


__ADS_3

^^^Di kemudian hari,tepatnya di hari pernikahan lisa, sepupu arnold,kami menghadiri resepsi pernikahan mereka di gedung "Serba Apa adanya" (lucu ya )^^^


Awalnya,arnold tidak ingin ikut ,tapi karena desakan dari aku,dia pun mengalah.


Kami berdua tidak hanya menghadiri tapi juga memberi ucapan selamat kepada pengantin.


"hai,,,lisa. Saya seina,istri arnold. Salam kenal ya,,selama ini kita masih belum kenalan,hehehe"kataku.


"eh,,iya ! salam kenal juga. Makasih sudah datang ya kak. Gak nyangka arnold juga datang,hihihi" lisa.


"awalnya sih aku ogah datang ,cuman aku gak tega lihat seina memohon terus agar bisa datang ke pernikahan mu!"ketus arnold.


"ya,ya,ya,hihihi. Oh ,iya. Perkenalkan suami aku,namanya zack,dia beda 3 tahun dari aku.Dia kerja di perusahaan properti xxl,dan dia manager di sana,hihihi."lisa.


"ya,ampunn! itu kan perusahaan papa aku. jadi kerja disana ya ? sudah berapa lama?"kata aku.

__ADS_1


"sudah 2 tahun bu. Maaf,selama ini gak kenal. Karena putrinya pak pimpinan,tidak pernah saya lihat datang ke kantor. "zack suami lisa.


"hahaa,itu wajar sih,karena aku malas banget ke perusahaan papa.Palingan nanti bakal disuruh nyalin dokumen atau gantiin dia disana. Aku malas banget yang begituan. Aku jarang kesana,bukan berarti tidak pernah datang ke perusahaan,hehee"


"hehehe,maaf kalau gitu ,bu."zack sambil membungkukkan badannya.


"it's ok,hehehe".


Sebelum beranjak dari sana,aku melihat sedikit aneh terhadap lisa. Entah kenapa,setelah aku kasih tau bahwa aku adalah anak pimpinan suami nya dari perusahaan papa,,dia terkejut dan mulai kelihatan jutek. Aku bisa tau dari ekspresinya saat aku berkata demikian. Tapi,,kenapa??


^^^{Tiba dirumah,,di kamar ,, di malam hari,,}^^^


"eihh,,jangan dulu rebahan,,mandi dulu sana. Biar fresh kalau mau tidur malam. "ucap arnold sambil membuka jas kemeja nya .


"iyalah" aku pun langsung bergegas mandi.

__ADS_1


Sehabis mandi dan berpakaian,,aku melihat arnold sudah tidak memakai apa-apa,seluruh tubuh nya bisa kelihatan dengan jelas .Otot perut nya itu,,membuat ku ingin menyentuhnya. Dia pun,berbaring di atas tempat tidur.


Dia berkata " Sini sayang ,,aku kasih bonus ekstra buat istri tercinta,akibat lelah dari pesta,hehehehe" tawa arnold sambil menggodaku.


"gak mau ,akh! aku langsung bobo aja. Lagi,belum ada niat buat gituan lagi. aku matikan lampu ya?" padahal aku sudah lama tidak megang otot perut nya itu. Cuman, aku pura-pura jual mahal.


"kok gitu sih?? ayolah,sayang. Kamu tak maukah punya baby? kita bikinin sekarang aja ,yok? aku sudah siap kok,hehe." senyum arnold.


"masa,sih?! nanti merepotkan punya baby,,lain kali aja lah. Lebih tepat nya ,gak usah lah ."


"aku serius loh ,sei. Aku sudah mempertimbangkan bahwa kita sudah saatnya memiliki anak. Aku sudah mendapatkan apa yang kumau. Hanya satu yang belum. Yaitu buah hati kita berdua. Aku enggak mau ,kita terus bertikai atau berselisih paham mengenai punya anak atau enggak. Aku tidak ingin kita berdua berantem untuk kedua kalinya. Maafkan aku jika aku tidak bisa mengerti kamu,sei. Mari,kita sama-sama memperbaiki hubungan ini agar lebih baik kedepannya dan seterusnya. Kita bikin anak saja" ucap arnold dengan tulus smbil mengelus rambut kepalaku.


Sontak aku terkejut dan menangis berlinang air mata. Arnold telah berubah. Dan aku senang. Akhirnya,aku pun menyetujui nya.


Yaa,,malam ini jadi sangat panas dan menggairahkan ya..Aku bisa merasakan nafas arnold yang berulang kali ngos-ngosan.

__ADS_1


Dia bergairah sangat kuat bagaikan binatang buas. Disitu aku, bisa merasakan jemarinya yang menyentuh bibirku,hingga ke bagian intim. Aku hanya pasrah dan kami menikmatinya.


Malam yang sangat lelah hingga pagi tiba..


__ADS_2