
...lima bulan kemudian...
...****************...
^^^Di kediaman rumah orang tua rere,aku berkunjung untuk melihat kondisinya bersama arnold.^^^
"rereee!! sehat?? makin besar ya itu perut"kata aku sambil mengelus perut rere.
"sehat ,sei. Ini ,usia kandungan gue sudah mau jalan 9 bulan. Napa lu gak datang ke acara pernikahan gue 5 bulan lalu?"ketus rere.
" bah,, emangnya si boy setuju nikahin lo and bertanggung jawab ke elo?? Kok, gue baru tahu lu sudah nikah, ya. Atau jangan-jangan sama orang lain. " arnold yang belum tahu kalau rere menikah dengan boy.
" emangnya, lu belum kasih tahu ya, seina? "
"ahh,,aku lupa beri tahu dia.Aku kira itu tidak penting baginya.Soalnya,arnold selalu workhaolic,jadi aku lupa. Oh,ya,,kebetulan sepupu arnold juga nikah di hari itu juga. Jadi,aku memilih datang ke sana ,soalnya paman bibi arnold sudah undang mendesak gitu. Dan lagian,aku juga belum kenal dengan sepupunya arnold. Sekalian aja kenalan ,pikirku. Hehehe,,sorry ya ree..Kamu sih ,,resepsi pernikahan nya kejauhan banget. Seandainya dekatan ,aku bakal kesana."ucap ku.
"hmmm,,iyalah. Btw,,duduk dulu gih. Si arnold capek diri lama-lama ,tuh! " rere sembari nyediain teh dan cemilan.
"suami lo mana,re? orang tua lo juga mana? kok sendirian dirumah?"ucap arnold sambil minum teh yang sudah disediakan.
"owh,,suami gue kerja. Orang tua gue lagi pergi arisan keluarga. gue gak ikut. Soalnya sesak lama-lama disana. Btw,,lu gak tau ya si boy kerja dimana?"rere.
"gak tau. Emangnya dimana?"arnold.
"ya,elah! Dia kerja di perusahaan lo! oalaah!! masa itu aja gak tau ,sih?!" ucap rere sambil niru salah satu film animasi anak yang sering diputar di televisi.
__ADS_1
"ya,,mana gue tau lah! Lagian,tugas gue bukan mengarah kesana. Bagian karyawan baru atau pelamar gitu,anggota gue yang tanganin. Gue tanganin yang lebih penting!"ucap arnold dengan tegas.
"iss! sudah kaleee! yang gitu aja dibahas banget. Biasalah arnold,jarang di kantor kalau moodnya lagi happy."
"iyalah...gue tau karena happy apa. Happy,baikan sama seina! hahahahaha!"rere.
"biasa aja kalii!" arnold tiba-tiba menirukan gaya lekong*banci*
^^^Begitulah,jikalau kami bertiga ngumpul.Terasa seperti saat di kampus. Namun,disaat candaan itu berlangsung,ada yang membuat aku sedih dan kesal dengan pertanyaan rere.^^^
...Dia menanyakan ,apakah aku sudah hamil atau belum. Yang membuat aku sedih,aku belum hamil setelah hampir 3 tahun lamanya. Dan,yang membuat aku kesal ialah rere bertanya tepat dihadapan arnold. Aku yakin,arnold disitu merasa sedih juga....
"eh,,sorry ya guys. Bukan maksud gue begitu. Gue hanya pengen tau aja . Kan kita bertiga teman. Ya,wajar kalau tahu-menahu tentang sahabat." rere
"iyalah,,semoga dapat kabar baik."rere
"btw,,anyway,busway,,hehehe,,aku ma arnold balik dulu ya. Mau konsul juga,nih. Titip salam dari kami ke orang tua kamu ya,re. Oh,ya,,tolong bungkusin ini cemilan donk. Biar ada yang di'emil di mobil. "
"Sayaang,,jangan bikin malu lah. Kita,kan bisa beliin nya di lakumaret,percuma donk aku ini seorang leader besar." arnold dengan ke narsis-an nya.
"oiiiiii!! big bosss!!Hahahaha!. Gue bungkusin,sei. Tenang aja. Dari dulu lo itu suka banget sama masakan mama gue. Tau aja lo mana yang di masak mama gue ama yang dijual di minimarket sana,hahahah"rere menikmati suasana candaannya
"iya,kan! Lebih enak masakan mama mu ketimbang yang dijual di minimarket sana. Apa rahasianya ya ? pengen juga nyoba buat dirumah . Keripik jengkol mama kamu,,daebaak *hebat!!" aku dengan logat korea .
"hhahahaha,,lo gak tau ya ? mama gue jago masak karena pakai bumbu rahasia. Namanya Tijur." ucap rere sambil menahan ketawa.
__ADS_1
"wiii!! Dimana itu di dapat Tijur itu,re? Masih ada gak sisanya di dapur kalian?" penasaran ku membabi-buta.
"hahahahahahahaha . Gak ada lagi lah! Alami itu,,edisi terbatas. Cepat kering!"rere tertawa tebahak-bahak .
"sei,,kok boru batak tak tau bahasa batak."arnold.
"owh,,itu bahasa batak ya? aku gak tau,,dalle (*minim bahasa batak*)aku bang,,hihi" jawab aku dengan malunya.
"ya,elahh.. !Tijur itu artinya Air ludah, sayang.. Masa,kamu mau pakein itu Tijur ke makanan,,oioioi"arnold
"hahahahahahaha,,sei,sei! " rere
"iss!! rere inilah! suka kali nipu! sama mu lah Tijur mama mu itu! isss!! jadi mau muntah aku." aku kesal.
"isss isss! gue becanda,loh seina sayang.. Mama gue gak segitunya lah buat cemilan pake Tijur. Aman kok ini,,tenang aja."rere.
"kok bisa ada pula ide candaan mu seperti itu ,ya? eneng-eneng wae!" aku.
"adalah!!Hahahaha. Soalnya,waktu gue kecil,gue pernah lihat mama gue ngasih Tijur nya ke teh manis papa gue. Kata mama gue,itu artinya biar papa bisa jinak atau nurut ke mama gue,makanya dikasih itu. Soalnya,papa gue ngeselin banget dulu. Suka,judi online."curhat rere.
"itukan mitos dari oppung-oppung itunya itu. Percaya kali inanta itu ya."sambung arnold.
"ya,begitulah.Lagian,gue gak percaya kok.Malah gue enek lihatnya !"rere.
Re,re.,kupanggil lah nanti anakmu si ****Tijur**** ya (bisik dalam hati).
__ADS_1