Pernikahan Bebas

Pernikahan Bebas
Orang tua arnold berkunjung


__ADS_3

Di rumah,,,,,


"aku mau ngomong sama kamu! kamu gak ada janji lagi kan?!" theo masih marah.


"eitsss! slow bung! aku gak ada janji hari ini. Kalau ada pun ,aku gak bakal ngasih tahu sama kamu. Kamu kan bukan siapa-siapa aku kecuali suami dalam surat kontrakan saja. Emang nya kamu mau ngomong apa ,hah?"


"walaupun aku suami apalah,tapi kan kamu harus jaga sikap disini! jangan seenaknya jalan sama cowok! nanti tiba-tiba keluarga datang,aku harus bilang apa?!"


"suka mu lah! itu aja repot ! kamu aja bawa keira ke rumah,aku gak semarah kamu. Kamu aneh gak sih! marah-marah gak jelas! jangan-jangan kamu mulai suka kali sama aku. Main larangan aja! Gini aja deh,,,aku mau kita segera cepat-cepat cerai! aku gak tahan hidup bareng sama kamu! aku mau pisah sekarang juga! bukannya itu mau kamu omongin ma aku sekarang,hah?!" aku dengan kemarahan ku.


Theo ,sedikit terdiam disitu. Aku agak heran kenapa dia tidak jawab. Aku kesal! Aku pun pergi menuju kamarku. Dia hanya berdiri diam membisu di ruang tamu itu. entah apa yang ada dalam pikirannya.


"huh??! kok bisa aku seperti ini ya ? bukannya aku mesti senang dong kalau cepat bercerai. Kok ,aku gak bisa jawab kalau seina minta cerai. Aku kenapa sih? Apa benar aku sudah jatuh hati ke seina?? Gak mungkin! arghhh!!! bingung!!! sial!!" theo makin emosi.


... Di lain cerita,,arnold kedatangan orang tuanya di apartment nya....

__ADS_1


...****************...


"nak,,kamu sudah lama membujang. Apa gak ada cewek satupun yang kamu ajak untuk nikah atau kenalan dulu sama orang yang mama papa jodohkan?" tanya mama arnold.


"asik itu aja mama bilang. Aku tau kok ma,,tapi aku belum setua itu kalii." jawab ketus arnold.


"ya ,,mama tahu. Tapi kan nak,,mama sama papa sudah tua ,,belum tentu sempat lihat kamu nikah. Lihat papamu,bentar lagi mati lah itu,,karena keseringan merokok" .


"astagaaa,,yang gak pernah lah kau mama arnold mengasihani aku. Pengen kali kau ya cepat mati aku. Kurasa sudah ada pengganti ku diluar sana ,ya? Sungguh terlalu!" sambung papa arnold.


"astagaaa! ke situ terus pemikiran mu. Siapa pula yang mau sama nenek-nenek begini?! aku bilang gitu karena kau suka merokok terus. Bukannya mau cepat mati namanya itu?! ya ampuun!!" jawab mama arnold.


"emang gak cinta!. Gak ada cinta-cinta lagi kalau sudah peot!"


"tega nyaaaaaa,,hikks!" kelucuan papa arnold.

__ADS_1


"kalian berdua terus aja berantem. tadi kan mama nanya aku ,sekarang lari ke rokok. Ma,,mama gak usah kwahtir. Aku sudah menemukan jodoh ku ,ma. Kami masih beberapa bulan menjalin kasih. Dia junior aku di kampus. Namanya ,seina. Dia cantik dan baik hati. Cuman,,dia masih dalam status istri orang" .ucap arnold


"apa?!!! astagaa...jantung ku...." . mama arnold terkejut mendengarnya.


"ma!! gak apa-apa ma? jantung mu masih ada kok. Masih berdetak." papa arnold.


"mau lah nanti kupukul kepala kau itu ya !"


"sorry ,ma. Aku ada alasannya kok ma. Tenang dulu dan dengarkan cerita ku". arnold.


"coba ,jelaskan. kenapa kamu bisa jadi pebinor (perebut bini orang)??" tanya kesal mama arnold.


"issh!mama! bukan pebinor. Kami saling mencintai kok. Dia sebenarnya terpaksa menikah dengan suami nya sekarang,karena desakan kedua orang tua mereka. Mereka sudah dari kecil dijodohkan. Mereka tidak saling mencintai. Bahkan,suaminya sudah lama punya kekasih sebelum menikah. Dan sering dibawa ke rumah mereka. Dan suaminya juga kenalin kekasih nya ke seina. Seina gak ada respond sama sekali. Karena mereka menikah gak ada rasa cinta. Bahkan,mereka buat surat kontrakan nikah,kalau suatu saat bakal cerai. Mereka terus berantem. Sebenarnya,aku dari dulu menyukai seina sebelum dia menikah. Tapi,dia pada saat itu belum menyadari perasaan ku. Dia katanya bakal secepatnya bercerai sama suaminya. Ini, aku masih nunggu kabar dari dia. begitu ceritanya...Mohon restui kami ya maa...pleasee.." arnold memohon.


"hufftt,,begitu rupanya. Mama,gak bisa jawab sekarang. Gini aja,,kamu atur jadwal dulu buat ketemuan antara seina sama mama papa. Disitu,kami berdua bakal ngasih solusi seperti apa. Mama lega kamu terbuka semua masalah hidup mu. Nah,,sekarang kita makan malam dulu. Kebetulan mama masakin dari rumah. Ini jengkol rendang kesukaan mu. Makan lah dulu kita. Dari tadi mama dengar suara perut keroncongan papa mu. Gak peduli dia itu mengenai kehidupan anaknya. Yang penting hidup nyaman dengan cucu. Itulah keinginan terakhirnya" .mama arnold.

__ADS_1


"lagi,lagi...sekalian kau kasih aku racun itu! Pengen kali si mama ini papa cepat mati,ya ! Asik-asik bahas kematian.oioioi." papa arnold


"hahahhahaha" arnold dan mama nya hanya tertawa melihat tingkah laku papa nya arnold.


__ADS_2