
Amanda lira sofyani..
Seorang gadis bernama amanda,dengan panggilan manda yang saat ini baru menginjak usia 17 tahun.dia masih duduk di bangku SMA tepatnya kelas 12.
Pada hari kamis pagi,sebuah perusahaan properti milik pak sofyan,ayahnya manda baru saja tertimpa musibah.perusahaan ayah nya tertipu uang hingga jumlah yang tidak sedikit.yakni,1M lebih.
Manda turut sedih dan mencoba menenangkan kedua orang tua nya atas musibah yang tengah menimpa.dan untuk mengembalikan perusahaannya kembali,pastinya memerlukan uang yang jumlahnya tidak sedikit.namun,pak sofyan tidak memiliki uang sebanyak itu.dia hanya memiliki sisa uang dari tabungannya saja.
"gimana nih bu?".ucap pak sofyan kepada istrinya yang bernama lira.
"ibu juga gak tau pah harus gimana!papah yang sabar aja yah?ibu akan bantu papah cari cara buat memajukan kembali perusahaan properti papah".ucap bu lira mencoba menenangkan pak sofyan yang tengah gelisah,kesal,dan pusing.
dan di kamar,manda juga ikut memikirkan permasalahan papahnya.dia mencoba menghampiri kedua orangtuanya yang saat ini berada di ruang tv.
"bu?pah?emangnya kalian butuh uang berapa buat membangun kembali perusahaan papah?".tanya manda ke kedua orang tuanya.
dia berniat ingin meringankan beban orang tuanya tersebut.ia memiliki tabungan yang jumlahnya lumayan.
"emangnya kamu mau apa?".tanya ibunya heran karena manda menanyakan soal itu.
"aku mau bantuin papah bu!manda ada uang tabungan..aku ikhlas kalo papah mau pake uangnya".ucap manda dengan lembut.
"memangnya kamu punya berapa?".tanya papahnya.
"enggak terlalu banyak pah!tapi mungkin bisa meringankan bebannya papah".jawab manda sambil tersenyum.
"memangnya kamu punya uang sebesar 1M lebih?itu yang papah butuhkan untuk membangun kembali perusahaan papah".jawab papahnya dengan wajah yang murung.
manda juga kaget dan agak syok mendengar ucapan papahnya terkait uang yang ia butuhkan.sementara itu,manda hanya memiliki uang sebesar 6 juta rupiah..itu sama sekali tidak ada apa-apanya dengan uang yang papahnya butuhkan.
dan kini,ketiganya saling diam dan berfikir masing-masing untuk mencari solusi.
beberapa menit kemudian,manda punya ide dan langsung ia usulkan kepada papahnya itu."pah?manda punya ide!".ucapnya dengan girang berharap papahnya tidak sedih lagi.
__ADS_1
"apa itu?".tanya ibunya yang mulai penasaran dengan idenya manda.
"kita pinjam ke bank aja gimana?".
"jangan nak!kalo kita pinjam ke bank uang sebanyak itu,dia pasti akan menyuruh papah untuk menjaminkan barang jika papah tidak sanggup membayar sesuai waktu yang ia tentukan!saat ini,kita hanya punya tiga harta,motor,mobil,dan rumah!papah gak mau kehilangan semuanya".ucap papahnya yang kembali sedih dan kali ini ia menangis.
manda jadi ikut sedih melihat papahnya saat ini.ia berniat untuk membuat papahnya tidak sedih lagi,malah berujung sedih lagi.
"pah?yang sabar yak?manda udah ikhlasin,kalo misalkan manda harus berhenti sekolah".ucap manda yang mulai pasrah.
"jangan nak!walaupun kita sekarang sudah bangkrut,tapi papah akan tetap menyekolahkan kamu!lagipula,kamu kan punya uang tabungan,pake aja".
"iya pah!".
lalu,tiba-tiba saja ibunya terlihat seperti mempunyai solusi."pah?ibu tau kita harus cari dimana uangnya!".ucap ibunya dengan senang.
"dimana bu?".tanya pak sofyan dengan wajah yang masih murung.
"kita pinjam di temennya ibu yang namanya bu rina itu.yang ibu tau akhir-akhir ini dia sedang maju pah..ibu yakin,uang 1M itu kecil menurutnya,toh kan dia juga pernah meminjam kepada kita!".ucap bu lira.
"hallo lira?".ucap bu rina kepada bu lira setelah mereka tiba di rumahnya bu rina.dan setelah di persilahkan duduk,nampak wajah bu lira gelisah dan canggung harus memulai pembicaraan dari mana.
"ada apa kamu kemari?".tanya bu rina yang memecahkan suasana genting dan hening.
"suami saya baru terkena musibah!perusahaannya bangkrut dan kami tidak tau lagi harus mencari uangnya darimana,saya mau minta bantuan sama kamu rin!".ucap bu lira.
"memangnya,berapa jumlah dana yang kalian butuhkan?".tanya bu lira dengan wajah yang senang karna bisa membantu sahabatnya itu.
"kalo nggk keberatan 1M rin!".ucap bu lira dengan lirih karna ia takut terlalu besar pinjamannya.
"tidak usah khawatir ra,aku akan bantu kamu kok!".ucap bu lira.
dan kini,nampaklah wajah keluarga kecil pak sofyan yang tengah bahagia dengan kabar ini.manda sangat berterima kasih kepada bu rina dan suaminya karna telah menolong keluarganya.
__ADS_1
"ini siapa ra?".tanya bu rina ke bu lira karna ia penasaran dengan gadis yang duduk di sebelahnya.yaitu,manda.memang,bu rina sahabatnya bu lira itu tidak pernah mengenal manda.
"ini anakku rin!namanya manda".jawab bu lira sambil mengelus pundaknya manda.
"cantik yak anaknya?masih sekolah?".tanya bu rina kembali.
"iya!baru kelas 12.tapi sekitar 4 bulanan lagi,dia lulus".jawab bu lira tersenyum ke bu rina.
"cantik yah?kalo saya pikir-pikir,dia di nikahkan dengan anak saya rangga,mereka cocok lohh".ucap bu rina yang sontak membuat manda,papah dan ibunya kaget dengan usul tersebut.tapi mereka hanya tersenyum kaku menanggapi usul nya bu rina.
"gimana?setuju nggk kalo manda di nikahkan dengan rangga?kalo kalian setuju,saya anggap hutang itu saya kasih buat kalian!jadi,kalian tidak perlu memikirkan hutang lagi kepada saya!dan saya kasih waktu untuk mengembalikan hutangnya dalam waktu 1 tahun".ucap bu rina dengan enjoy dan santai.
pak sofyan pun bingung harus menjawabnya gimana.dan bu lira yang juga bingung dengan permintaan bu rina.karna mereka harus minta persetujuan dari manda.di sisi lain,mereka lega dan senang dengan usul bu rina soal uang pinjamannya yang tidak perlu di bayar karna yang namanya perusahaan,tidak segampang itu untuk melesat dan maju.pasti butuh proses.dan pak sofyan juga berfikir kalo uang pinjamnnya akan lama di kembalikan kepada bu rina.karna untuk mendapatkan uang 1M,butuh waktu yang cukup lama.tapi di sisi lainnya lagi,dia tidak tega terhadap manda yang harus menikah di usia yang masih belia dan remaja.kini ketiganya sangat bingung harus menaggapi seperti apa.kebingungannya tidak dapat di sembunyikan lagi dengan expresi apapun.mereka benar-benar terlihat bingung.
"beri kami waktu yak rin buat rundingin ini!".ucap bu lira menghentikan kebingungannya.
"iya aku akan tunggu kabarnya".ucap bu rina dengan senang hati.
kemudian,setelah pulang dari rumahnya bu rina,kini manda yang gelisah dan sedih.
ia tidak tau harus menuruti siapa,jika ia menolak,ia kasihan kepada kedua orang tuanya takut tidak bisa membayar pinjamannya dalam waktu singkat.tapi dia juga memikirkan sekolahnya.
"kamu mau?".tanya ibunya yang menghampirinya di kamarnya.manda menaikan bahunya ke atas,pertanda tidak tahu harus jawab apa.
"ibu juga bingung!tapi apa bisa kita mengembalikan uang 1M itu dalam waktu 1 tahun?".ucap ibunya kembali.
"manda kasian sama papah,dan manda juga tau bu kalo dulu aja papah mendirikan perusahaan itu dari awal,butuh waktu beberapa bulan.dan kita harus mengembalikan uangnya dalam jangka 1 tahun!manda bisa duga,kalo kita tidak mampu!".ucapnya dengan lirih sambil menundukan kepalanya ke bawah.lalu,air matanya pun mengalir.dan bu lira memeluknya untuk membuatnya lebih tenang.
"kamu siap jika harus menikah di usia muda?".tanya ibunya meyakini manda.
"mau gimana lagi bu?kita gak ada pilihan selain itu!".
ibunya hanya diam dan melamun dengan persetujuan manda.
__ADS_1
"harusnya tadi,aku tidak ikut yak ke rumah temen ibu!mungkin kita gak di terpa kebingungan!".ucap manda yang mulai menyesal.
"yahh sudahlah,kita hanya pasrah aja!".ucap bu lira sambil membuang nafas.