Pernikahan Manis

Pernikahan Manis
7


__ADS_3

Dan di kamar,rangga tinggal menyemprotkan hairsprey di rambutnya,lalu merapihkannya menggunakan sisir.setelah itu,ia menyemprotkan parfumnya hanya di jas nya.


Dan ketika rangga hendak keluar dari kamar,tak sengaja ia melihat deretan piala yang terpampang di rak barang-barangnya manda.ia baru melihatnya hari ini,karna manda juga baru menyusunnya kemarin.


Rangga mulai menghampiri rak itu,dan segeralah ia menyentuh dan mengambil satu piala hasil lomba bernyanyi manda di tingkat kota pekan lalu.


Dan kini,pialanya sudah ada di tangan rangga.ia mulai membaca tulisan yang tertera di bagian bawah depan piala tersebut.


"Amanda lira sofyani


Juara 1 umum


Lomba bernyanyi tingkat kota".


"jago juga dia bisa dapetin juara 1 umum!".gumamnya.


Lalu,rangga munaruh kembali piala itu,dan segera menuruni tangga karna manda sedang menunggunya di ruang tv.


"yuk nda berangkat!".ujar rangga kepada manda.


Manda pun langsung mematikan tv,dan berdiri megikuti langkah ragga menuju ke depan.


Setelah pintu di kunci,manda mulai berlari ke arah gerbang dan membukakan gerbangnya untuk mobilnya rangga agar mudah untuk keluar.


Setelah mobilnyabteroarkir di luar rumah,manda mulai emnguncibpagar rumah,lalu ia memasuki mobilnya rangga seperti biasa ia duduk di belakang,bukan di sampingnya rangga.


"kok di belakang lagi sih?".tanya rangga kepada manda.


"nggk papa kak!nyaman aja!".seru manda.


Lalu,rangga mulai mengemudikan mobilnya menuju ke sekolahnya manda.


"nda?nanti aku pulang kerja agak malem yak?soalnya hari ini ada meeting,sekalian nyari pembantu buat beresin rumah,masak dan lain-lain!kalo kamu gak berai sendirian,nanti ke kantor aku aja!".ujar rangga sembari menyetir mobilnya.


"jangan kak!kakak gak usah cari pembantu!".ucap manda memberi usul.


"kenapa?".tanya rangga heran.


"karna kan ada aku!!".


"tapi kan kamu sekolah nda!sedangkan rumah kita itu besar,mana bisa kamu kerjain sendiri di sela sela sibuk nya sekolah kamu!".


"insya allah aku bisa!lagipula,kalo cari pembantu kan,kakak harus gajih dia!sayang kak uangnya..selagi aku masih sanggup ngerjainnya,aku bakal kerjain kak!gak buang-buang uang kan kalo aku yang ngerjain?terus,kakak juga bisa tabungin uagnya buat masa tua nanti dan buat keturunan kakak nanti!".ucap manda menasihati rangga.


Dan rangga sangat kagum dengan nasihat dari manda,ia mulai tersenyum menanggapi ucapan manda tadi.


"enak yak punya istri pengertian dan rajin seperti manda?andai aja pernikahan ini bukanlah dari hasil pemaksaan diri sendiri,mungkin aku bahagia hidup dengannya".batin rangga sembari menyetir mobil.


Dan tibanya di sekolah,manda mulai turun dari mobil.


"kak aku sekolah dulu yak?".ucap manda kepada rangga.


"iya!yg bener sekolahnya!terus kalo ada yg nanyain aku siapa,bilang aja keponakan papah kamu!".ucap rangga dengan suara pelan.


"oke bos!yaudah aku pamit yak?assalamualaikum?".ucap manda sembari mencium punggung tangan rangga.


"waalaikumsalam!".balas rangga.


Lalu,manda muali meamsuki gerbang sekolah,dan disana sudah ada imel yang daritadi melihat manda keluar dari mobilnya rangga.


"nda?tadi itu siapa?".tanya imel.


"i-i-itu keponakan papah aku mel!".jawab manda dengan senyum kaku.


"kok kamu gak pernah cerita?".tanya imel kembali sembari berjalan menuju ke kelas bersama manda.


"yak aku aja baru tau mel!papah gak pernah cerita soal dia".jawab manda.


"terus,kok dia bisa bareng sama kamu?dia tinggalnya serumah sama kamu?".tanya imel lagi dan lagi.


Manda pun mulai geram karna kekepoan sahabatnya itu,manda kemudian menarik nafas,dan menjelaskan kepada imel.


"imel?dia itu keponakan papah aku,dan dia punya rumah sendiri..terus kenapa aku bisa bareng sama dia?karna aku tinggal sama dia!".jelas manda kepada imel yang daritadi hampir membuatnya marah.

__ADS_1


"serumah?berdua doang?".


"iya!dia itu kesepian di rumah,makanya aku di suruh papah buat nemenin dia!biar deket ke sekolah juga!tapi kapan-kapan aku pulang kok ke rumah papah sama ibu aku!".


"ooooooh".


Tibanya di kelas,pelajaran segera di mulai oleh guru pelajaran di kelas manda dan imel.


Sudah lebih dari 1 jam,pelajaran akhirnya selesai.manda dan imel mulai keluar dari kelas dan menuju ke kantin.


"nda?nama keponakan papah kamu siapa sih?".tanya imel setelah mereka tiba di kantin.


"rangga!!kenapa emang??".tanya manda balik.


"umurnya berapa?".tanya imel kembali.


"26!kamu kenapa sih kok tumben bahas soal dia?".tanya manda sambil menyedot es kelapa yang ia pesan di kantin.


"ganteng tau nda orangnya!dia udah nikah belum?".ucap imel dmegan suara pelan dan sambil tersenyum.


"ohok!ohok!".


Manda pun keselek mendengar pengakuan dari imel.


"nda kamu kenapa?".tanya imel dengan panik.


"enggak papa mel!".jawab manda sebari mengelap daerah bibirnya dengan tissue.


"kamu kok langsung keselek gitu?".tanya imel.


"nggk kok mel!aku cuma kaget aja!".


"ooh!eh aku boleh minta nomer dia gak?".ucap imel sembari megeluarkan handphone nya dari saku nya.


"aku kan belum sempet tukeran nomer sama kak rangga!".batin manda.


"mm..maaf mel!aku belum sempet minta nomer nya dia!nanti besok,kalo aku gak lupa nanti aku minta nomer handphone nya".ucap manda.


"yahh".ucap imel yang langsung bete.


"oke!eh tapi kok kamu berangkatnya bareng dia?motor kamu kemana?".


"motor aku masih ada di rumah papah!nanti pulang sekolah,kau baru mau ngambil motornya".


"emang gak di jemput sama bang rangga?".


"dia kan kerja mel!".


"ooh".


¤¤


Setelah istirahat mereka mulai kembali ke kelas dan belajar kembali.


Dan siang hari,sekolah telah bubar.manda mulai keluar dari gerbang sekolah,dan berjalan sambil mencari angkutan umum menuju ke rumahnya.


Dan beberapa menit kemudian,manda berjalan dari sekolah,akhirnya dia menemukan tukang ojek di sebuah pangkalan.


Dan langsung saja,dia menaiki motornya tukang ojek,dan tukang ojeknya pun langsung menyetir motornya menuju rumah orang tuanya manda.


Karna rumah orang tuanya manda itu luamyan jauh dari sekolah,jadi butuh waktu sekitar 30 menit an.


Dan tibanya di rumah kedua orang tuanya manda,ia langsung turun dari motor,dan membayar ongkosnya.setelah itu,ia mulai membuka gerbang dan mulai memasuki area rumah.lalu,dia berjalan menuju arah pintu depan dan langsung dia mengetuk pintunya.


"assalamualaikum bu?pah?".ucap manda sembari mengetuk pintu.


Tak lama kemudian,ada sebuah sahutan di dalam rumah yang menjawab salamnya manda.


"waalikunsalam!".


Dan kini,penghuni runah yg di kunjungi manda telah membuka pintunya.dia adalah papahnya manda yang membukakan pintu depan.


Manda mulai bersalaman ke papahnya,dan papahnya juga seneng dengan kehadiran manda.karna dia adalah satu-satunya.

__ADS_1


"masuk nak!".ujar papahnya.


Manda pun mulai memasuki rumah,dan dia melirik-lirik ke sekitaran rumah.karna ini pertama kalinya lagi ia menginjakan kakinya di rumah ini.


Manda pun mulai duduk di kursi ruang tamu,dan papahnya muali memanggil ibunya yang sedang berada di dapur.


Tak lama kemudian,ibunya datang dan langsung memeluk manda.


"apa kabar nda?kamu kok baru kesini sih?".ucap ibunya yang kayaknya kangen berat dengan anak satu-satunya ini.


"maafin manda yak bu!manda baru kesini,soalnya kemarin-kemarin tuh cape banget abis beresin rumah".keluh manda terhadap ibunya.


"oh iya,rangga nya mana?".tanya ibunya sembari melirik ke arah luar,siapa tau aja rangga nunggu di luar menurut ibunya.


"kak rangga gak ikut bu!aku kesini mau ambil motor,ada kan?".


"ada kok!nanti ambil aja di bagasi!terus kenapa rangga gak ikut?".


"dia kan kerja bu!tapi biasanya kalo aku pulang sekolah,dia jemput dan pulang juga!hari ini ada meeting,jadi siang nya gak pulang!".ucap manda memperjelas tentang kegiatan kerjanya rangga.


"ooh.yaudah,kalo gitu kamu amkan siang disini yahh?".tawar ibunya berharao manda mau menyetujuinya.


dan akhirnya,manda menyetujui tawaran ibunya.


lalu,mereka bertiga muali berjalan ke dapur untuk makan.dan di meja makan,sudah terpampang ayam sambal merah bikinan ibunya.itu,adalah makanan yang paling disukai manda.


tanpa aba-aba dan perintah,manda mulai duduk di kursi makan dan langsung menuangkan nasi ke piringnya,llu mengambil sepotong paha ayam sambal merah itu.ibu dan papahnya hanya terseyum melihat tingkah manda.


"mmmm enak bangeeeeeeet".ucap manda dengan mata merem namun mulut masih mengunyah makanannya.


"kalo enak habiskan yak?nanti,ibu buatkan lagi untuk kamu dan rangga di rumah".unar ibunya sembari memasukan sendok berisi makanan ke dalam mulutnya.


mendengar hal itu,manda semakin bersemangat untuk menghabiskan makanannya.


setelah selesai,ibunya mulai memcuci piring dibantu manda juga.setelah kelar,manda berinsiatif untuk menjenguk kamarnya yang beberapa hari ini sudah tidak ia tempati.dan setelah membuka pintu kamarnya,kamarnya sangat berbeda dengan sebelumnya disaat ia masih menempati kamar ini.


dan di dalam kamar,hanya ada ranjang tempat tidur,meja nakas,meja belajar,kaca rias,dan lemari pakaian yang hanya tersisa beberapa baju miliknya yang sengaja ia tinggalkan di kamarnya agar suatu saat ia menginap disini,masih ada pakaiannya.lalu,ia mulai duduk di tepi ranjang dan mengambil sebuah frame yang berisi fotonya,imel,dan sahabatnya satu lagi yang bernama risa.tapi kini,sudah 2 tahun mereka berpisah dengan risa.karna sewaktu mereka masih kelas 10,risa pinda sekolah juga pindah kota.hingga kini,imel lah satu-satunya sahabat yang masih bersama dengannya.


kemudian,manda mulai memeluk frame itu di dadanya dan memejamkan matanya sembari menangis.


"kapan kita bersama kayak dulu lagi?aku rindu kebersamaan kita dulu!".ucap manda sambil mengusap-ngusap gambarnya risa dengan jari telunjuknya.


setelah tangisannya reda,ia memasukan frame itu ke dala tas nya dan akn di bawa ke rumah barunya.setelah itu,ia mulai melihat barang-barang lainnya lagi yang ada di kamarnya itu.ia mulai membuka lemarinya yang hanya ada sedikit pakaian.karna pakaian lainnya,sudah ia bawa ke rumah barunya yang ia tempati bersama rangga.


setelah lemari di buka,ia menemukan sebuah kotak yang di dalamnya case,baju,dan jam tangan yang terpapar foto mereka lagi.dan tentu saja,airmata itu kembali lagi membasahi pipi manda.karna yang ia ingat,kotak dan isinya itu adalah hadiah yang mereka rancang untuk menyambut ulang tahun persahabatan..bagaimana tidak manda sedih akan hal ini?karna pertama mereka masuk ke sekolah aja,mereka udah akrab dan dekat.hingga akhirnya,mereka bertiga mengaggap semua itu menjadi sahabat.


lalu,manda mulai merebahkan tubuhnya dan memeluk kotak itu.hingga akhirnya,dia tertidur karna kecapean menangis mungkin.


¤¤


pada jam 7 malam,ibunya mulai bingung manda kemana.ia tidak melihatnya sejak selesai makan,dan membantu ibunya mencuci piring.dan ibunya mulai menuju kamar manda,dan setelah ia membukanya,ternyata benar saja manda sedang tidur lelap di kasurnya.kemudian,ibunya membangunkan manda perlahan dan lembut.


"nda?nda bangun!".ucap ibunya sembari menepak-nepak pelan pundaknya manda.dan tidak lama,manda terbangun dan langsung menggeliat.


"eh ibuuuu!".ucap manda dengan suara serak serak basah khas bangun tidur.


"bangun nak!ibu udah masakin kamu dan rangga ayam sambal!nanti kamu bawa yahh?".ujar ibunya.


kemudian,ibunya keluar dari kamarnya manda.


sebenenrya manda masih ingin tidur di kasurnya ini.


manda mulai melihat jam di ponselnya dn sudah menujukan jam 7 malam.ia langsung panik,dan rasa kantuknya seketika hilang begitu saja.karna dia baru ingat,kalo jam segini rangga pulang dari kantornya.sedangkan ia,masih ada di rumah ibunya.dan keadaan rumah barunya belum di rapikan sama sekali,dan ia pun belum amsak untuk rangga.apa jadinya nanti,jika rangga melihat keadaan rumah yang berantakan.manda mulai mengemas barang yang akan di bawa pulang olehnya ke rumah baru.dan setelah itu,ia mulai menghampiri ibunya di dalur yang sedang mengemas ayam sambal ke dalam wadah.


"bu?manda pamit yahh?assalamualaikum?".ucap manda dengan terburu-buru setelah ia ada di dapur.


"eh bentar dulu nda!ini gak mau kamu bawa?".ujar ibunya yang menghentikan lamgkah tergesahnya manda sambil mengangkat wadah yang berisi nasi,ayam sambal,dan makanan lainnya yang masih hangat.


"oh iya aku lupa!yaudah aku pamit yahh?assalamualaikum?".ucap manda sembaru mencium punggung tangan ibunya.


ia segera berlari menuju bagasi untuk emngambil motor ibunya oun mengikuti dia sampai depan rumah.


setelah mendapat makanan dari ibunya,kemudian,manda memarkirkan motornya dari bagasi dan kangsung ia pamit kepada ibunya yang tengah beridri di teras rumah.

__ADS_1


                                         


__ADS_2