Pernikahan Manis

Pernikahan Manis
11


__ADS_3

Siang hari sekitar jam 9,manda terbangun karna sakit perut.ia mulai menurunkan tangannya rangga yang lagi-lagi memeluknya ketika tidur.manda mulai ke kamar mandi,lalu BAB.setelah lega,rasa sakit perutnya masih ada.ia pun diam-diam pergi ke apotek,lalu membeli obat.


setibanya di apotek,ia segera memesan obat yang ia butuhkan.


sementara di rumah,rangga masih tertidur.namun,saat ia meraba tempat di sampingnya,ia pun terbangun karna rangga tidak merasakan adanya manda di sampingnya.


"kemana dia?".gumam rangga dengan panik.


lalu,dia segera mencari manda mulai dari kamar mandi,ruang kerja,dan ke keseluruh isi rumah.namun,hasilnya nihil.rangga tidak menemukan sehelai rambutnya pun.


"kemana dia pergi?".gumamnya lagi.


lalu saat rangga ada di pertengahan tangga hendak keluar untuk mencari manda,rangga teringat suatu cara agar dia tahu keberadaan manda.yaitu,mencarinya dengan nomer telpon.tapi,ia belum memiliki nomer telponnya manda.rangga pun kembali ke kamar,dan mencari-cari nomer telpon manda.di setiap buku,dan barang-barangnya manda,ia cek satu persatu untuk mencari nomer telponnya.


dan setelah semua rak yang tersusun buku juga barang-barangnya manda,rangga tetap tidak menemukan nomer handphone apapun.lalu,ia teringat sesuatu tentang perempuan.


"cewek itu biasanya punya buku diary..aku yakin,di buku diary itu dia pasti menyimpan nomer telponnya".ucapnya lalu ia mencari lagi buku diary nya manda yang tidak tahu letaknya dimana.setelah 3 hambalan rak buku manda,rangga tidak menemukan buku diary nya.ia mencoba menggeladah ranselnya manda yang selalu di gantung di kapstok.dan akhirnya ia menemukan buku diary nya.lalu,ia mulai membuka bukunya.namun,di pertengahan buku,tak sengaja ia menemukan sebuah tulisan yang tidak lain adalah sebuah curahan hati manda.


____________________________________


Tidak pernah aku sangka sebelumnya,kalo akhirnya aku akan seperti ini.aku menikahi pria yang tidak mencintaiku,dan aku pun tidak mencintainya.namun,kenapa pernikahan ini terlaksana?bahkan aku pun masih anak sekolahan..semua perjuangan yang aku lakukan agar aku bisa sukses,kini berakhir kayak gini..sebentar lagi aku lulus,dan perceraian aku pun sebentar lagi.apa ada yang mau menikahiku ketika aku menjadi janda muda?.


MandaLS..


____________________________________


Setelah membaca curahan hati manda di dalam buku diary nya,ia ikut merasakan perasaan yang di alami manda.ia pun membalikan lagi halaman,dan disitu tetera nomer telponnya,sahabatnya,teman sekelasnya,beserta ibu dan papahnya..juga ada nomer handphone bu rina dan pak andre orang tuanya rangga.


rangga pun mulai mencatat nomer ponsel manda ke handphonya.setelah di save,ia membuka sebuah aplikasi yang dapat menemukan keberadaan seseorang dengan nomer handphone.tapi ketika rangga hendak melakukan cara itu,manda pun pulang.


"lohh mas rangga udah bangun?".tanya manda setelah di dalam kamar dan menutup pintu kamarnya kembali.


lalu,rangga mulai menghampiri manda.


"kamu darimana?".tanya rangga.


manda pun terdiam.tidak mungkin jika ia menjawab kalo dia pulang dari apotek.bisa-bisa rangga marah akan hal itu.


"mas mau makan?".tanya manda mengalihkan pembicaraan.


"aku enggak mau.jawab pertanyaan aku".


"mm gak penting mas..yang terpenting,aku kan udah pulang".


"penting buat aku.bicara!kamu abis darimana?kok gak izin?".ucapo rangga mempertegas istri kecilnya iti.


"mas..kan tadi kamu tidur,aku gak enak bangunin kamu yang lagi nyenyak cuma buat minta izin".jawab manda beralasan.


"yak kalo gitu,kamu bicara!abis darimana?ini harus di bahas.kalo ini gak di bahas,kamu bakal kebiasaan".


"aku abis keluar mas..".


"kemana?buat apa kamu keluar?".


"eueueueu beli minuman mas..udah yak?jangan kepo lagi".ucap manda.


"bohong.aku gak percaya kamu keluar cuma buat beli minuman.kamu pasti ketemuan sama pacar kamu!".


"mas..udah deh jangan nuduh aku terus..dia bukan pacar aku".protes manda karna selalu di kaitkan dengan doni,teman SMP nya dulu.


"lantas?buat apa kamu keluar?".tanya rangga kembali.


Ketika manda hendak dan pasrah untuk memberitahu sebenernya kalo dia habis dari apotek,manda tidak sengaja melirik ke arah ranjang..dan disitulah ia melihat buku diary nya terbuka.manda segera menghampirinya dan mengambilnya.


"siapa yang ngeluarin buku diary ku?".tanya manda dengan wajah yang panik.


"aku.memangnya kenapa?mau marah?silahkan.karna itu hak buat aku..tidak seharusnya kamu memiliki rahasia apapun sama aku".ucap rangga yang kemudian ia keluar dari kamar meninggalkan manda tanpa rasa berdosa.


Setelah rangga keluar dari kamar,manda pun mulai geram dengan sikapnya rangga yang sangat egois.namun apalah dayanya,ia tidak bisa melawan kecuali menangis..ia mulai memasukan buku diary nya ke dalam ransel nya kembali.lalu,dia menyederkan kepalanya di tepi ranjang dan disitulah ia mengeluarkan tangisannya.


"kak rangga egois..dia pengennya selalu menang..dia terlalu ngekang aku.buat apa dia ngekang?dia aja gak cinta,gak sayang,dan gak peduli sama aku".batinnya.


sementara itu,rangga sedang menonton tv..dan ia tidak melihat manda di mana pun.


"lagi apa yak dia di kamar?kok tumben gak ke bawah?".ucapnya sembari melirik ke arah tangga.


lama-kelamaan,rangga pun penasaran dengan manda yang tidak keluar dari kamarnya sejak tadi.ia pun mematikan televisi,lalu menaiki tangga dan membuka pintu kamar.dan terlihatlah manda yang sedang bersandar di tepi ranjang sembari menangis.rangga pun segera menutup pintu kamarnya,lalu menghampiri manda di tepi ranjang.


"kamu kenapa?".tanya rangga hendak memeluk manda.


namun,manda menyingkirkan tangan rangga yang hendak memeluknya.manda pun memalingkan wajahnya membelakangi rangga.


"Nda kamu kenapa?bicara Nda.".ucap rangga yang mulai panik.karna ia belum pernah melihat manda menangis sederas ini.dan dengan paksa,rangga pun memeluk manda dengan erat.


"mas..lepasin!".pekik manda.

__ADS_1


"bicaralah..kamu kenapa menangis?apa bengkak tanganmu masih sakit?".tanya rangga dengan paniknya.


"kamu gak ngerasa bersalah apa-apa?".tanya manda.


"memangnya kamu kenapa?".


"sudahlah..di ceritakan pun,kamu tidak akan mengerti".


"bicaralah..aku ini suamimu".ucap rangga.


"Kamu itu terlalu ngekang aku mas..aku ini masih anak sekolahan,butuh kebebasan mas..kalo kayak gini caranya,kamu terlalu kepoin aku dan terlalu memaksakan kemauanmu,aku bagaikan di kurung di sangkar emas".ucap manda yang tangisan semakin menderas.


Rangga pun memeluknya semakin erat dan mengelap air matanya.


"Maafkan aku..aku ini emang egois,aku minta maaf yah..aku janji,aku akan membebaskanmu.tapi kamu juga harus ingat waktu".


"makasih mas..kamu udah ngerti".ucap manda membalas pelukan rangga dengan erat.


"ya udah,sekarang kamu mau istirahat,atau ke bawah?".


"aku disini aja".


"yaudah aku temenin".


lalu,manda dan rangga mulai membaringkan tubuhnya di ranjang.dan rangga mulai memeluk manda yang tengah memebelakanginya..sontak,manda langsung kaget.karna pelukan saat ini,bukan sembarang pelukan.namun,rangga dengan spontan meremas dada manda.


"mas kamu apa-apaan sih?".tanya manda dengan kaget.


lalu,rangga menarik bahu manda,sehingga ia menjadi terlentang.


"kamu kapan lulus sih?".tanya rangga tiba-tiba.


"sekitar 3 bulanan lagi..emangnya kenapa?kok tumben?".


"aku tidak sabar menunggu tubuhmu".ucap rangga sembari senyum misterius.


"mas rangga mau apa?".tanya manda dengan ngeri.


"tentu saja aku mau itu..lulus nanti,kita main yak?".


"main apa?".


"nanti juga kamu bakalan paham..".


"apa?".


"mm..gak jadi deh mas..aku lupa!".ucap manda tidak jadi.karna ia masih ragu untuk mengatakan hal ini kepada rangga.


"bicara!".ucap rangga.


"aku lupa mas..nanti kalo aku udah inget aku bicara kok".ucap manda ketakutan karna wajah rangga terlihat menyeramkan.


rangga pun bangun dari baringnya,dan mengukungi tubuhnya di atas manda.


"bicara sekarang,atau aku perawani detik ini juga".ucap rangga mengancam manda kembali.


"mas..kamu kan udah bilang gak akan maksa aku lagi..aku lupa mas..terus aku harus nuker otak gitu biar aku ingett?".jawab manda ketakutan.


Lalu,rangga kembali berbaring di samping manda.


"Aku becanda sayang..".ucap rangga sembari mengacak-ngacak rambutnya manda.manda serasa tidak percaya kalo dia di panggil sayang barusan.


"mm mas?".tanya manda ragu.


"apa lagi?kalo seenggaknya kamu gak jadi ngomongnya,jangan di katakan!bikin aku penasaran aja".protes rangga.


"mass rangga bakalan ngelakuin itu ke aku?".tanya manda terbata-bata.


"itu apa?".tanya rangga pura-pura tidak mengerti.dan senyuman nakalnya pun telah terpancar kembali di wajahnya.


"mas gak ngerti maksud aku?".


"coba jelaskan.".


"gak usah deh..nanti juga kamu pasti bakalan ngerti".


"kamu mau nyoba?".tanya rangga tiba-tiba.


"nyoba apaan?".ucap manda panik.


"aku ngerti kok maksud kamu..yak pastinya semua lelaki ingin merasakan hal itu..begitu pun aku.itu adalah hal yang aku tunggu selama ini.apa kamu mau mencobanya?".tanya rangga sembari memeluk tubuh manda dengan erat.


mata manda terbelalak mendengar hal yang di ucapkan rangga barusan.nafasnya memburu,dan jantungnya berdebar sangat kencang.


"enggak mas..jangan mas..".ucap manda ketakutan.

__ADS_1


"kamu tenang saja..aku tidak akan melakukan itu,sebelum kamu lulus sekolah.dan bila saatnya tiba,kamu jangan pernah menolak jika aku menginginkannya".


"lulus nanti,kita kan akan bercerai mas?".


"tidurlah..bahas ini nanti".


"mas ini tuh baru jam 9,masa tidur terus sih..".


"yaudah,kalo gitu kita olahraga saja..".


"olahraga jam segini?".


"iya..kita lari-lari di sekeliling tetangga".


"yaudah ayoo".


kemudian,keduanya beranjak dari rebahan dan mulai mengambil baju olahraga nya masing-masing.setelah siap,mereka pun mulai keluar rumah dan lari kecil menyusuri kota..


"Oh iya mas..aku mau minta nomer handphone kamu boleh gak?".tanya manda sembari berlari kecil setelah mereka lumayan jauh dari rumah.


"siapa yang pengen?kamu atau temen kamu?".tanya rangga menyelidik.


"mm aku mas..".


"aku udah save nomer kamu,nanti aku chat kamu aja..".


"okk".


setelah lumayan lama mereka berlari,dan. lumayan jauh juga dari rumah,manda pun mulai merasa kecapean.namun berbeda dengan rangga,ia masih bersemangat karna menurutnya lari sejauh jarak yang saat ini mereka tempuh,itu sama sekali tidak apa-apanya.maklumlah,jiwa fitnes.


karna semakin jauh mereka berlari,manda pun sudah tidak sanggup melanjutkannya lagi.ia mulai duduk di kursi umum,yang terletak di tepi jalanan kecil tanpa sepengetahuan rangga.rangga tetap melanjutkannya.


manda mulai mengelap keringatnya dengan handuk kecil di lehernya.


rangga mulai menoleh ke belakang,dan ternyata manda tidak ada di belakangnya.ia mulai berbalik arah dan menemui manda yang sedang kelelahan di kursi.


"capek?".tanya rangga sembari melipatkan tangannya di pertengahan dada.


"iya mas..aku cape bangett.kita pulang aja yuk?".ajak manda sembari ngos-ngos an.


"ini tuh gak ada apa-apanya manda..ayo berdiri,dan lanjutkan!".perintah rangga sembari menarik tangan kanannya manda untuk memaksanya berdiri.


"mas..aku capeeee".rengek manda.


"capee itu cuma ucapanmu saja.biasakan kayak gini,tubuhmu akan sehat".


"aku cape bangett suerr".


"gak ada kata cape!ayo lanjutkan!".


"yaudah kamu gendong aku mau nggk?".


"emang berat badan kamu berapa?".


"gak berat kok cuma 32 kg".


"ya sudah aku gendong".ucap rangga dengan terpaksa.


"yesss!".ucap manda dengan ceria.


rangga mulai membungkukan punggungnya dan manda langsung menaikinya.


setelah manda berada di punggungnya rangga,rangga pun mulai berjalan sembari membawa jamu gendong di punggungnya.


"memang sih tidak berat,tapi keenakan dia kalo kayak gini..aku nya sih,pake mau-mau aja".batin ragga cemberut.


Di pertengahan jalan,tiba-tiba saja,rangga menurunkan manda dari punggungnya.


"lohh kok aku di turunin?".tanya manda heran.


"berat!".jawab rangga berbohong.


"yahh..mas rangga gak seru!".rengek manda sambil emmayunkan bibirnya ke depan.


"sekarang,kamu gantian gendong aku".


"what?gendong kamu mas?mas kamu gila yak?masa iya aku ini cewek,gendong cowok yang badannya sama sekali gak memungkinkan aku mampu mengangkatnya".jawab manda sewott.


"eh aku ini tidak gendut!".ucap rangga tersinggung.


"yak emang kamu gak gendut mas..cuma badan kamu itu kekar gitu lohh,mana bisa aku ngangkat kamu".


"udah lahh pulang aja yuk?".ajak rangga.


"yaudah ayo!".

__ADS_1


__ADS_2