
Pagi hari,manda mulai terbangun karna alarm ponselnya..dan lagi-lagi ia merasakan berat di daerah perutnya..dan itu,adalah tangan rangga.kali ini,manda tidak berteriak karna ia sudah pernah di peluk oleh rangga.ia pun mulai menyingkirkan tangan rangga ke kasur dengan perlahan..kemudian,ia mulai mengikat rambutnya,lalu turun kebawah dan memasak untuk membuat sarapan..
manda mulai menuruni tangga,dan menuju ke dapur lalu ia membuka kulkas dan mengambil ayam,telur,sayuran.kemudian,ia mulai membersihkan ayamnya,dan memotongnya menjadi kecil-kecil,setelah itu ia mencuci sayurannya,dan memotongnya..kemudian,ia memecahkan telurnya dan menuangkannya di mangkuk lalu mengocoknya.
pagi ini,ia akan masak sayur sup,dan telur orak-arik/scrambled eggs.
Setelah semua bahan disiapkan,manda mulai menaruh panci di atas kompor tanam.dan ia mulai menaruh sedikit minyak di atas wajan yang telah di nyalakan kompornya.setelah menaruh minyak,manda mulai menggoreng bumbu yang telah ia blender..dan menumis bumbu itu,setelah baunya tercium,ia mulai menambahkan air,dan juga ayamnya beserta sayurannya..lalu,ia menambahkan bumbu lainnya.
seperti,kaldu ayam,garam,micin,gula,lada,dan bumbu lainnya lagi..
sambil menunggu sayurannya itu agak mendidih,ia menyalakan kompor satunya lagi,untuk memasak telur orak-arik.
dan beberapa menit kemudian,makanan telah matang dan manda segera mengambil mangkuk dan hendak menuangkan sayurnya ke wadah..tapi,karna ia tidak hati-hati,tangannya terguyur air sup itu yang masih panas..
"awwwww".jeritnya pelan.
ia pun menaruh panci itu kembali ke atas kompor,dan ia mulai mengibas-ngibaskan tangannya agar tidak terlalu panas..lalu,ia mulai mengambil kecap,dan menaruhnya di atas telapak tangan yang terkena siraman air sup..dan rasa perihnya agak mereda.ia pun menaiki tangga,dan menuju kamarnya lalu mandi.setelah beres,ia hendak membangunkan rangga,namun rangga tidak ada di kamar.
"mungkin sudah bangun!".batinnya sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk di kepalanya.
setelah itu,ia mulai mengeringkan rambutnya dengan hairdryer..
tidak lama,rangga kembali ke kamar entah darimana dia pergi selama mandi mandi tadi.
"kamu abis darimana mas?".tanya manda sembari menyisir rambutnya yang sudah di keringkan tadi.
"dari ruang kerja..kamu udah masak?".jawab rangga.
"udah mas.aku masak sayur,dan telur orak-arik.mas suka dengan masakan itu?".tanya manda khawatir kalo rangga tidak menyukai masakan itu.tapi,itu hanyalah dugaan.
"apapun itu,aku akan suka.yang penting enak,sehat,bergizi,dan gak jorok".jawab rangga.
"syukur kalo gitu,yaudah kamu mandi dulu gih,nanti aku siapin kopi".
"okee".ucap rangga yang kemudian berdiri dan berjalan ke kamar mandi.
setelah selesai berdandan,manda menuruni tangga dan segera mengambil gelas,dan menuangkan kopi ke gelasnya,lalu menyeduhnya..ia menaruh air panasnya dengan sangat hati-hati.karna ia tidak mau kejadian tadi ketika telapak tangannya tersembur air sup itu terulang lagi.tangannya menjadi bengkak dan memerah..
"kok malah jadi kayak gini sih?".batin manda sembari meniup-niup telapak tangannya setelah ia menyeduhkan kopi untuk rangga..
kemudian,ia mulai menyiapkan piring dan duduk di kursi makan.
tidak lama,rangga pun datang.
"kamu sarapan sekarang,atau mau minum kopi dulu?".tanya manda dengan sigap.
"ambilin aja nasi sama sayurnya,dan jangan lupa telur scramblednya.aku paling suka dengan makanan itu".ujar rangga sembari mengancingkan kancing di lengan kemejanya.
manda pun menuangkan nasinya di piring rangga,dan mulai mengguyur air sup nya beserta isi-isinya.dan juga telur orak-ariknya.
"ini mas..".ucap manda sembari menyodorkan piring berisi makanan itu ke rangga.lalu,ia kembali duduk di kursi yang berhadapan dengan rangga.
rangga pun mulai melahapnya,namun manda belum menyiapkan sarapan untuknya.dia malah menunduk dan mengibas-ngibaskan tangannya di bawah meja,agar tidak ketahuan rangga kalo tangannya sedang bengkak.
"kok malah perih gini sih?".batin manda merasa kesakitan di area telapak tangan kirinya.
rangga melihat hal itu,ia keheranan dengan manda.
__ADS_1
"kamu enggak sarapan?".tanya rangga ke manda.
"mm tadi udah mas..kamu sarapan aja..".jawab manda sembari tersenyum kaku.
lalu,ia menundukan kembali kepalanya dan mengibas-ngibas tangannya lagi di bawah meja.
"kamu kenapa?kok daritadi nunduk ke bawah mulu..ada apa di bawah sana?".tanya rangga yang semakin heran dengan sikap manda.
"enggak kok mas..kamu sarapan aja,gak usah mentingin aku".jawab manda.
Karna jawaban manda itu membuat rangga semakin penasaran,ia akhirnya berdiri dan menghampiri manda.
"tolong jawab!kamu kenapa?".tanya rangga mempertegas.
manda pun kaget karna rangga ada di sampingnya..ia pun mengumpatkan tangan kirinya di belakang tubuhnya.
"aku kan sudah bilang,aku tidak apa-apa mas..".jawab manda dengan lembut.
"bohong!itu kenapa tangan kamu di umpetin gitu?".tanya rangga mencoba menarik tangan kiri manda yang ia umpatkan di belakangnya.
"gak papa mas..".
"kamu itu istriku..apapun yang ada di diri kamu..aku pun berhak atas hal itu.sebelum aku memaksa kamu,tunjukin tangan kirimu".ucap rangga mempertegas.
karna ia takut rangga marah,ia akhirnya menunjukan tangannya yang terkena siraman air sup dan bengkak pula.
"ini kamu kenapa Manda?".tanya rangga dengan panik setelah melihat telapak tangan manda yang merah dan bengkak.
"ini luka biasa mas..".jawab manda dengan lirihh.
"luka biasa menurut kamu?ini tuh bengkak Manda!merah pula.kamu masih bilang ini biasa?".tanya rangga yang mulai marah dengan manda yang tidak memberitahunya soal ini.
rangga pun tidak tega untuk mempertegas dirinya lagi,ia akhirnya memeluk manda dan mengelus-ngelusnya rambutnya.
"maafin aku..aku gak bermaksud membentak kamu Nda.aku hanya ingin kamu itu sadar kalo saat ini,aku ini suamimu.jadi,apapun yang terjadi sama kamu,bicaralah".ucap rangga sembari memeluk manda.
"aku juga minta maaf yak mas?gak terbuka sama kamu..".
"aku maklumin..tapi hari ini,kamu gak usah sekolah..kita ke rumah sakit buat periksa luka kamu okey?".
"mas..luka gini doang bisa kok sembuh sama obat apotek.Mas gak perlu bawa aku ke rumah sakit.sayang uangnya Mas".tolak manda yang enggan di bawa ke rumah sakit.
"Yaudah..aku gak akan bawa kamu ke rumah sakit,tapi kamu gak boleh sekolah dulu hari ini..aku akan ke sekolah kamu untuk meminta izin.
"Tapi Mas..".ucap manda terpotong.
"Kamu menolak..aku akan merenggut kevirginanmu hari ini.apa mau?".tanya rangga mengancam.
"enggak!enggak!yaudah,aku nurut aja".
"gitu dong".
"tapi aku mau nyuci piring dulu yak".izin manda kepada rangga sembari mengumpulkan piring yang kotor.
"nggk boleh.kamu harus istirahat.biar aku yang kerjakan".ucap rangga sembari mengambil tumpukan piring yang kotor dari tangannya manda.
"emang mas rangga bisa nyuci piring?".tanya manda yang enggak yakin kalo rangga bisa mencuci piring..
__ADS_1
"kamu gak percaya?kamu nyepelein aku?".protes rangga.
"nggk kok kak..eh maksudnya mas.aku gak nyepelein kamu".
"ya sudah..kamu diam disini,dan tunggu aku sampai selesai mencuci piring".ucap rangga sembari berjalan dan membawa tumpukan piring kotor itu ke tepi wastafel.
"iya".jawab manda.
kemudian,rangga mulai menambahkan sabun cuci,dan mulai menggosokan piring yang kotor itu dengan spon yang sudah di baluri sabun.dan setelah semua piringnya telah di sabuni,ia mulai membilas piringnya satu persatu..namun,kelicinan sabun cuci itu,membuat piringnya lepas dari pegangan tangan rangga,dan akhirnya pecah di lantai. setelah melihat piring yang pecah,rangga dan manda sama-sama menghampiri pecahan piring itu dan segera memungutinya perlahan.namun,rangga melakukannya dengan tidak hati-hati,sampai akhirnya salah satu pecahan piring itu menggores telapak tangannya dan akhirnya berdarah.manda segera mengambil tissue di meja makan dan mengelap darah yang ada di telapak tangan rangga.
"mas hati-hati dong".ucap manda dengan khawatir dan segera mengelap darahnya.
"yak aku gak tau kalo bakal kayak gini".jawab rangga.
"yaudah kamu duduk aja di kursi,biar aku yang selesain".ucap manda.
kemudian,dia segera melanjutkan membilas piringnya..setelah selesai,ia membawa rangga ke kamar dan mendudukinya di tepi ranjang..lalu ia berjalan ke arah lemari untuk mengambil betadine,perban,dan hansaplast yang berada di dalam kotak P3K yang menempel di tembok dekat dengan meja nakas.
ia segera meneteskan betadinenya ke telapak tangan rangga perlahan dan menyebarkannya ke sekitaran luka,lalu ia menutupnya dengan perban.
"mas tuh lain kali gak usah nyuci piring lagi..so jago banget sih!".ucap manda dengan perasaan yang masih khawatir dan segera merapatkan perbannya dengan hansaplast agar tidak mudah terbuka.
"kamu kok panik banget sih aku kayak gini?".tanya rangga penasaran bercampur heran.
"yak jelas aku panik mas..karna kamu itu suamiku".jawab manda.
"kamu udah mulai sayang sama aku?".tanya rangga kembali.
"mending mas istirahat aja".ucap manda mengalihkan pembicaraan.
"kamu jawab dulu pertanyaan aku!".
"topiknya gak jelas mas..nanti aja kita bahas lagi,yang terpenting sekarang kamu istirahat aja biar lukanya gak kerasa perih".
"tapi kamu juga ikutan tidur kan?".
"mm iya".
setelah itu,rangga membaringkan tubuhnya di ranjang..sementara manda,ia menaruh kembali betadine dan perbannya ke kotak P3K itu.lalu,manda mulai mengambil baju,dan masuk ke dalam kamar mandi untuk berganti baju.setelah selesai,ia kembali ke kamar dan hendak membaringkan tubuhnya di ranjang,tapi rangga menarik tangganya manda sehingga manda jatuh di atas tubuhnya.
"aaaah".pekik manda dengan mata melotot,jantung berdebar kencang.
rangga mulai menaruh tubuhnya manda di sampingnya.rangga pun tersenyum nakal.
"biasa aja kali..".ucap rangga dengan lirihh.
"mas apaan sih?".ucap manda ketakutan. karna kini,ia masih dalam pelukan rangga.
"kamu kok kayak takut gitu aku peluk?kita ka suami istri".ucap rangga.
"mas gak bakal lakuin apa-apa kan ke aku?".tanya manda pelan-pelan.
"kamu tenang aja,aku gak bakal lakuin itu sekarang..jadi tenanglah..".ucap rangga sembari memejamkan matanya.
manda pun akhirnya lega dan tenang setelah mendapat jawaban dari rangga.setelah itu,rangga mulai mengambil ponselnya,dan menelpon sekretarisnya untuk meminta izin ke sekolah bahwa manda tidak masuk hari ini.setelah selesai,rangga pun mulai memejamkan matanya kembali.dan manda pun ikutan memejamkan matanya.setelah mata manda mulai terlihat terpejam,rangga pun membuka matanya dan menatap manda.
"untuk sekarang,tenang aja dulu gadis kecil..karna aku tidak akan memerawanimu sekarang,tapi ketika nanti kamu sudah lulus,aku akan melakukannya tiap malam".batin rangga sembari tersenyum misterius.
__ADS_1
lalu ia kembali memejamkan matanya.