
Sore hari,manda dan kedua orang tuanya sedang berdiskusi persoalan nikah.dan dengan pasrah,manda menyetujui semuanya.
Malam hari,mereka langsung mengunjungi rumah bu rina untuk memberikan kepastian.tibanya di rumah bu rina,mereka langsung di persilahkan masuk dan segera lah memulai pembahasan.
"jadi gimana?kalian udah ada jawaban?".tanya bu rina memulai pembicaraan sambil menaruh teh untuk pak sofyan,bu lira,dan manda.
"iya rin!anakku menyetujui itu".ucap bu lira sambil mengelus-elus punggungnya manda.
Dan bu rina juga menaggapi itu dengan senyuman.lalu,dia mengambil sebuah map yang berisi berkas dan surat-surat tentang pinjaman pak sofyan,ia menyuruh pak sofyan untuk menanda tangani surat itu sebagai peresmian bahwa hutang pak sofyan telah di nyatakan lunas.
"kalo begini caranya,aku merasa seperti barang yang di jual beli kan..orang tua ku ibarat menjualku untuk usahanya..dan temannya ibu,ibarat membeliku untuk menjadikan aku menantunya".batin manda dalam hati dengan perasaan kesal bercampur kecewa dan sedih.
"makasih yak pak sofyan,lira,dan kamu manda?terima kasih sudah menolong kami".ucap rina.
"harusnya kita yang berterima kasih rin,kamu telah menyelamatkan perusahaan suamiku".ucap bu lira.
Kemudian,bu lira melihat manda sedang mencari sesuatu,dan ibunya langsung konek kalau dia pasti mencari rangga.
"oh iya rin,rangganya mana?".tanya bu lira yang mewakili manda untuk bertanya namun sepertinya dia tidak berani.
"rangganya kerja ra!dia pulangnya larut malam terus,tapi kamu jangan khawatir,urusan rangga,biar aku dan suamiku yang urus".ucap bu rina.
"gak papa kok rin!aku hanya ingin tau anak kamu!dulu kan aku ketemu dia pas dia SMA.mungkin manda juga ingin tau wajahnya rangga seperti apa".ucap bu lira kepada bu rina yang agak sedikit nyindir manda.
"yak nanti kalo udah saatnya menikah,kalian juga bakalan saling ketemu".ujar bu rina.
Dan setelah semuanya kelar,mereka pamit pulang.dan di perjalanan menuju rumah,manda hanya terdiam dan melamun.
"ini benar-benar berakhir!semua usahaku hanya menjadi abu gosong yang tak terpakai!semuanya aku lakukan untuk papah".batin manda sambil meratapi jalanan lewat jendela mobil.dan tak terasa,air matanya mulai mengalir.ibunya yang duduk di di depan yang berdampingan dengan papahnya,melihat manda seperti itu lewat kaca depan.tapi ibunya langsung memalingkan wajahnya kembali fokus ke arah jalanan di depan.
Dan setelah tiba di rumah,manda kemudian masuk ke dalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamarnya.lalu,dia mengeluarkan tangisannya di kamarnya itu sambil memeluk guling.
"besok aku lomba bernyanyi,dan apa aku harus datang atau tidak?".ucapnya dengan penuh dilema.
Dan karna tangisan yang cukup lama,dia akhirnya tertidur pulas.
¤¤
Jam 10 malam,rangga baru pulang kerja dan langsung memasuki rumah.tapi setelah tiba di ruang tamu,ia menatapi ruang tamu itu dengan tatapan heran.karna dia melihat mamah dan papahnya ada di ruang tamu menunggu rangga pulang.
"pasti ada sesuatu!".gumam rangga sambil melepas jas nya dan di menggandenganya di lengan.karna tidak biasanya mereka menunggu kepulangan rangga dari kantornya kalo bukan ada sesuatu.
"akhirnya kamu pulang juga!".ucap bu rani sambil beranjak berdiri dan menghampiri rangga.
"kok belum pada tidur?".tanya rangga dengan nada bicara yang cuek.
"ada yang mau kita bicarain nak!".ucap papahnya yang juga ikut berdiri menghampiri rangga.
"tuh kan bener!".gumam rangga kembali.
"ayo duduk nak?".ajak papahnya untuk mempersilahkan rangga duduk di kursi ruang tamu.
"papah sama mamah gak liat aku pulang kerja?aku cape dan mau istirahat!".bantah rangga.
kemudian,dia berjalan menuju tangga untuk ke kamarnya.
"rangga?sebentar saja!".ucap ibunya.
Lalu,langkah rangga pun terhenti.dia mulai berbalik badan dan menghampiri kedua orang tuanya kembali.
"bahas apaan sih?".ucapnya dengan malas.
"kita udah punya calon istri buat kamu nak?".ucap mamahnya yang berharap rangga akan tertarik dan senang.
"calon istri?kalian cari di online?".celetuk rangga dengan tatapan cueknya.
__ADS_1
"dia itu teman mamah,anaknya juga cantik..mamah harap ka.."..
"udah cukup!topiknya gak menarik sama sekali!mending kalian tidur okey?".bantah rangga yang memotong ucapan mamahnya.
kemudian,dia beranjak berdiri dan berjalan menyusuri tangga menuju kamarnya.
papah dan mamahnya tidak lagi mengejar rangga,karna mereka tau kalo rangga orangnya keras dan tidak suka di atur seenaknya.
Dan tibanya di kamar rangga,dia lalu mandi dan setelah selesai mandi,seperti biasanya jika hendak tidur,dia hanya menggunakan celana pandek dan kaos dalam saja.sebelum tidur,dia selalu memainkan game kesukaannya..
"dikira bodoh apa?emang aku cowok apaan yang calon istri aja di cariin orang tua?".gerutu rangga sambil memainkan game nya.
Lama-kelamaan,dia tertidur dengan keadaan memegang handphone hingga tiba nya pagi.
¤¤
Kriiiing..
Sebuah alarm di kamarnya manda,telah mengeluarkan suara dan getaran sehingga manda terbangun dan mulai membuka matanya.
"kok cepet banget yak paginya?".ucapnya sambil menggeliat lalu menguap.
Setelah itu,dia mulai mandi dan bersiap ke sekolah.sepertinya,dia tidak teringat soal pernikahan.
"hari ini,aku harus tampil maksimal di panggung nanti!".ucapnya sambil bercermin dan merapikan pakaian seragamnya.
Setelah berdandan,lalu dia hendak mengenakan sepatu.tapi,dia malah teringat soal nikah.jadinya,dia murung dan sedih.
"apa hari ini aku masih bisa ke sekolah dan lomba?".ucapnya yang sedang duduk di hadapan cermin rias nya.
"boleh kok!kamu masih bisa ke sekolah dan mengikuti lomba!".ucap ibunya yang tiba-tiba saja datang dan masuk ke dalam kamarnya.
"ibu serius?".tanya manda yang mulai kegirangan.
lalu,manda dengan semangat bersiap ke sekolah.
dan karna hari ini,dia akan mengadakan lomba menanyanyi di tingkat kota,jadinya dia harus benar-benar latihan.
1 jam berlalu,semua kelas di bubarkan karna para guru akan menyaksikan lomba di pusat.dan manda adalah satu peserta yang mewakili sekolahannya itu.lalu,ia dan beberapa guru mulai menuju ke tempat lomba.dan disitulah,sudah ramai para murid dan para guru nya juga yang menghadiri tampat lomba yang berada di jakarta pusat dekat dengan monumen nasional.
Beberapa menit kemudian,lomba di mulai.dan setelah pembukaan,satu persatu peserta mulai tampil di panggung.
Dan 2 jam berlalu manda menunggu gilirannya untuk lomba,kini akhirnya tiba.manda mulai menaiki panggung dan expresinya agak canggung dan gak karuan.
"apa aku yakin akan menang?".batinnya gugup.
Karna ini adalah pertama kalinya ia mewakili lomba di tingkat kota.dan tentu saja,banyak para kameramen yang merekam acara itu.manda sangat tidak yakin dengan semua ini.namun,di sisi lain,ia harus tampil maksimal untuk membanggakan orang tuanya dan juga para guru dan mengharumkan nama sekolahnya.
"silahkan bernyanyi".perintah seorang mc.
Lalu,manda mulai menyanyikan sebuah lagu nusantara.
dan ketika ia mulai menyanyi,semua mata tertuju padanya.semua orang menatapnya dengan penuh kekaguman karna suaranya yang begitu indah nan bagus.namun manda tidak menyadari hal itu mungkin karna rasa canggung yang melekat di hatinya.ia hanya bernyanyi dengan hati yang amat gemeteran.dan sorakan para orang di sekelilingnya mulai terdengar meriah setelah manda selesai menyanyikan lagunya.juga tepukan yang amatt ramai termasuk para juri.
Manda segera menuruni tangga panggung dan kembali ke tempat duduk asalnya.
Dan 4 jam lebih telah berlalu,para peserta telah tampil seluruhnya.kini,tinggal pengumuman juara 1,2,dan 3.kali ini,manda tidak mempunyai perasaan ataupun harapan kalo dia akan menang.tidak seperti saat lomba sebelumnya.
"baiklah kepada para peserta yang telah mewakili sekolahnya masing-masing,saya ucapkan selamat karna sudah tampil di atas rata-rata!dan kini,saya akan umumkan juara ketiga di berikan kepada Renata dewina yang mewakili SMA tanggerang.dan untuk juara kedua di raih oleh utari sri wahyuni yang mewakili SMAN bandung.dan inilah juara pertama sekaligus juara umumnya di menangkan oleh Amanda lira sofyani yang mewakili SMA jakarta".ucap mc.
Dan tepukan meriah kembali datang menyambut kemenangan para peserta tiga ini.lalu,peserta yang memenagkan juara segera menaiki panggung dan di berikannya piala,piagam penghargaan,sekaligus uang.
"Amanda lira?silahkan maju ke depan!".perintah juri kepada manda setelah ketiga peserta ini ada di atas panggung dan telah di berikan hadiah.
Manda pun mulai menurutinya.
__ADS_1
"ini dia juara umumnya..".ucap juri kepada para penonton memperkenalkan manda sebagai juara umum.
Dan tepukan tangan semakin meriah menyambut kemenangan ini.
Lalu,setelah semuanya selesai,manda dan para guru lainnya segera pulang.
"bu?manda dapet juara satu lagi!".ucap manda dengan senang kepada ibunya setelah ia sampai di rumah.
"iya nda!ibu tau".ucap ibunya yang berada di ruang tv yang sedang menyaksikan acara televisi.
"ibu tau darimana?".tanya manda dengan heran.
"tuh!".ucap ibunya sembari menunjuk ke arah televisi yang tengah menayangkan lomba nya di pusat tadi.
Setelah melihat televisi,manda menyernyitkan alis dan mulut terbuka sedikit.
"kok masuk ke tv?".batinnya dengan heran.
"ibu tuh bangga sama kamu nda!kamu selalu memenangkan juara tiap lomba maupun di kelas!".ucap ibunya memuji anaknya.
"tapi kok bisa masuk tv?".tanya manda kepada ibunya yang sedari tadi ia keheranan soal dirinya yang masuk tv.
"yak jelas dong nda!itu kan tingkat kota!".jelas ibunya.
Manda masih belum faham soal ini,dia lalu menghembuskan nafas sambil menggelengkan kepala.lalu,dia masuk ke kamar.
¤¤
Sore ini,rangga pulang lebih cepat karna tidak ada meeting dan tugas kantor lainnya.
dan tentu saja kepulangannya yang cepat itu,membuat mamah dan papahnya senang karna mereka ada waktu buat membahas soal nikahnya dengan manda.
"kok pulang cepet?".tanya ibunya basa basi kepada rangga yang baru saja memasuki rumah.
"iya!di kantor lagi gak ada tugas apapun!paling tugas kantor biasanya,sekretaris aku yang ngerjain!".ucapnya sambil senderan di kursi dan membuka jas nya.lalu menarik nafas karna lelah.
"rangga?umur kamu udah 26 tahun,kamu harus menikah nak!buat apa kamu punya perusahaan dan sudah mapan,tapi kamu belum menikah?!".ujar ibunya memperingatkan rangga.
"mah?topik ini tuh gak menarik!gak ada topik lain apa?".bantah rangga lagi dan lagi.
"sering banyak yang bilang,sukses dulu baru nikah!dan kini kamu sudah bisa di bilang sukses angga!".
"tapi aku mau cari sendiri calonnya!".
"nak?nikahkan manda,papah dan mamah udah nyepakatin semuanya!".pinta mamahnya.
"kok mamah gak pernah bahas sebelumnya?kalian anggap aku apa?yang nikah itu aku,kenapa kalian yang nyepakatin?".ucap rangga dengan nada yang sedikit sewot dan protes.
"maafin kita!kamu mau yak menikah sama manda?dia itu cantik dan baik".
"aku gak peduli!".ucapnya sembari beranjak berdiri lalu menuju tangga dan ke kamarnya.
Dan tibanya di kamar,dia menutup pintunya dengan keras.lalu,merebahkan tubuhnya di ranjang.
"males banget bahas nikah terus!".ucapnya dengan geram sambil merebahkan tubuhnya di ranjang.
"tapi,kalo di pikir-pikir sih,mamah ada benernya!aku ini udah dewasa,dan udah saatnya menikah!".batinnya yang mempertimbangkan lagi ucapan mamahnya.
Dan malam hari,rangga keluar dari kamar dan makan malam.setelah itu,mamah dan papahnya datang menyusuli dia untuk makan malam di meja makan.
"rangga?sampai kapan kamu akan membantah ucapan kami?".tegur papahnya kepada rangga.
"yaudah aku mau!pusing denger kalian nyuruh-nyuruh mulu!".ucapnya sambil beranjak dari kursi lalu kembali ke kamarnya.ia menerima keputusasn itu dengan terpaksa.karna ia risih dengan ucapan kedua orang tuanya.
mendengar persetujuan itu,bu lira dan suaminya ikut bahagia.dan pernikahan akan segera berlangsung.
__ADS_1