
Setelah selesai masak,ia kembali ke atas untuk membangunkan rangga makan malam.tapi,saat ia melihat rangga masih tertidur kelelahan,akhirnya manda mengurungkan rencananya untuk membangunkan rangga.namun,ia tidak tega melihat rangga tertidur di meja kerja,yang hanya ada bantal di kepalanya.manda pun berinisiatif untuk menapah tubuh rangga menuju kamar.pertama,ia mengangkat lengannya dan ia taruh di pundaknya.
'kok berat banget yak?' batinnya hampir kwalahan.
dan tanpa putus asa,ia pun berhasil merangkul rangga,dan berjalan memapahnya menuju kamarnya yang tidak jauh di sebelah ruang kantornya.setelah berhasil melewati pintu keluar ruang kantor,ia masih berusaha agar sampai di kamar membawa rangga yang tebagh tertidur.walaupun badan rangga berat baginya.
beberapa langkah kaki manda dari ruang kerja,kini ia berhasil memasuki kamarnya..namun,jarak antara pintu ke ranjang itu lumayan agak jauh.sementara,ia kwalahan mengangkat rangga.
sedikit demi sedikit,akhirnay manda berhasil membaringkan rangga di ranjang.setekah itu,ia duduk di tepi ranjang dengan nafas ngso-ngos an.tidak lama,rangga mengejutkannya.
"kok mas rangga bangun?".tanya manda terkejut.
"yak sebenernya dari tadi tuh aku udah bangun..cuma yak sengaja aja pura-pira tidur,biar di papah kamu".ucap rangga mengakui.
"gak lucu mas!kamu itu gak ada kasiannya apa sama aku?cape tau mas bawa kamu dari ruang kerja ke sini".keluh manda.
"yak maaf Nda,awalnya aku gak ada niatan,tapi kalo udah terjadi yak gimana?".ucap rangga seolah tidak berdosa.
lalu,mata manda mulai berkaca-kaca,dan akhirnya menangis.
"mas rangga tuh gak mikir apa?aku ini
perempuan mas..sampai kapan mas rangga terus mainin aku?kamu itu selalu aja ngejahilin aku".ucap manda dsngan tangisannya.
"aku gak ada niatan mainin kamu Nda..maafin aku".ucap rangga mulai panik.
"mas pikir aku ini boneka?mainan?atau game?yang mas mainin sesuka hati mas".ucap manda tersedu-sedu.
"Ndaa maafin aku".ucap rangga seraya memeluk manda.
"bisa aja,kali ini aku maafin..tapi apa mungkin,ucapan lelaki itu bisa aku percaya?".
"aku ini bukan lelaki pada umumnya..ucapan yang ku ucapkan dengan lisanku,tak akan aku langgar".
"oke aku maafin,tapi mas janji jangan ngulangin lagi".ucap mnada mmeberi kesempatan kepada rangga.
"aku janji Nda".ucap rangga ceria.
setelah itu,rangga mengajak manda untuk sembahyang manghrib.karna ia ingin menebus kesalahannya terhadap manda,dan ingin meminta ampunan karna ia telah membuat wanita yang kini menjadi istrinya meneteskan air mata.
30 menit kemudian,manda dan rangga telah menyelasaikan ibadahnya.manda pun mencium punggung tangan rangga sebagai bentuk kehormatannya terhadap imam rumah tangganya.dan rangga pun mencium kening manda.
"jadilah imam yang terbaik untukku dan keturunan kita nanti".bisik manda kepada rangga sambil tersenyum.
"itu pasti,dan kamu jadilah makmum yang setia menemani imamnya".balas rangga.
"iya mas..kamu akan tetap menjadi imamku satu-satunya.
"berarti kamu doang doang makmumnya?".tanya rangga mulai membahas yang tidak enak.
"yak iyalah..kan cuma aku ustri kamu mas!memangnya,kamu mau cari yang lain?".ucap manda ketus.
"wajar kalo cowok nyari cewek banyak,karna kata pak ustadz,imam itu harus memimpin banyak makmum".celetuk rangga so polos.
"ooh jadi kamu mau ingkar janji nih?yauda silahkan cari yang lain!".ucap manda cuek.
"canda doang Nda..serius amatt".
"terserahh".ucap manda sembari merapikan kembali bekas sholatnya.
setelah itu,mereka berdua menuju dapur untuk makan malam.
"mas?cuma ini yang ada di kulkas".ucap manda.
"gak papa!aku kan udah bilang,apapun masakannya,jika itu sehat,bergizi,dan halal,akan aku makan".jawab rangga
"ya sudah silahkan di makan".
setelah selesai makan,dan manda pun sudah membershkan bekasnya,ia menaiki tangga,dan menuju kamar untuk berdandan sederhana,karna ia akan ke toko jahit untuk membeli baha-bahan merajut.setelah memakai balitan cardigan,dan jeans katun,ia turun kembali ke bawah untuk meminta izin kepada rangga.
"mas?aku mau ke toko jahit bentar".izin manda kepada rangga yang berada di sofa ruang tv.
"mau apa kesana?".tanya rangga.
"aku mau beli bahan dan peralatan merajut mas..besok aku ada pelajaran Seni Budaya,dan tugasnya di ruruh merajut".jawab manda.
"biar aku antar!".ucap rangga sambil beranjak berdiri.
"gak usah mas.lagipula,tokonya deket kok".tolak manda lembut.
"syuut.jangan menolak".ucap rangga memaksa.
"yaudah iya mas".ucap manda pasrah.karna jika ia menolak,konsikuensinya yang di ambil keperawanannya oleh rangga.maka dari itu,ia harus nurut terhadap suaminya.
"tunggu disini.aku mau mengambil jaket".pinta rangga.
__ADS_1
tidak lama,rangga turun kembali dengan jaket kulit yang ia pakai.
"yuk?".ajak rangga ke manda.
manda pun mengangguk,dan mengikuti langkah rangga menuju keluar rumah.
"sini kunci motormu".pinta rangga sambil menemprakan telapak tangan kanannya.
"buat apa?".tanya manda.karna ia fikir,rangga akan menggunakan mobil.
"katanya mau beli peralatan rajut..yaudah sini,kita pake motor".jawab rangga sambil merebut kunci motor yang di gengam manda.
"emang mas rangga gak malu?".tanya manda.
"malu kenapa?".
"yak kan mas itu pengusaha besar,masa iya naik motor".ucap manda.
"jangan bilang aku ini pengusaha besar".
"kenapa?".
"karna badan aku gak besar!".ucap rangga tertawa.
"sempet aja yak ngelucu!tapi sayangnya garing".celetuk manda.
"udah ah bawell.sini mana kunci motormu,kita ngehirup udara malam yang segar".
"yayayaya".
setelah menaiki motor,rangga akan mengemudikan motornya menuju ke mall terdekat dari rumahnya.di perjalanan,manda merasa aneh dengan jalur jalan yang kini di lewatinya.seharusnya,rangga belok ke kiri untuk ke toko jahit.tapi,rangga malah belok ke kanan.itu adalah jalur menuju mall.
"mas?kita salah jalan!".ucap manda mengingatkan rangga.
"nggk salah kok.".jawab rangga sambil mengemudikan motornya.
"mas?harusnya kita belok kiri,kenapa nalah ke kanan?".tanya manda khawatir takitnya rangga salah jalan.
"udah diem aja".
beberapa menit kemudian,mereka telah sampai di parkiran mall.
"lohh kenapa kesini mas?kamu ngelindur yak?".
"selamat malam pak?mbak?ada yang bisa kamu bantu?".sapa pelayan kepada rangga dan manda di tempat jahit.
"tolong bawakan alat dan bahan rajut terbagus dan terawet dan termahal di toko ini.yang lengkap yak?".pinta rangga.
"baik pak.sebentar saya ambilkan yak?".ucap pelayan itu.
"mas?yang biasa aja mas..kan cuma buat besok doang..sayang uangnya".bisik manda.
"kamu diem aja yak?jangan banyak omong".ucap rangga.
"tapi mas..".
"pualng dari sini,kamu mau aku tidurin?".ancam rangga.
"okey okey aku nurut!".ucap manda sambil menghela nafas kasar.
tidak berapa lama,pelayan itu kembali dengan membawakan satu paket bahan dan alat rajut.
"berapa semuanya?".tanya rangga sambil mengeluarkan dompet di saku celananya.
"ini yang special pak..terdiri dari 10 warna benang,dan 20 bahan benang,dan juga alat lainnya lagi.jadi,totalnya adalah satu juta dua ratus".jawab pelayan itu.
seketika,manda terkejut mendengar harga semahal itu.
"bisa pakai ATM?".tanya rangga sambil menyodorkan kartu ATM nya.
"bisa pak".jawab pelayan itu.
setelah terbayar,barangnya langsung di berikan kepada manda.
"mas?ini mahal mas..aku gak mau ini".rengek manda sembari berjalan keluar dari tempat ini.
"nanti di rumah,aku akan beritahukan fungsi rajut ini.kamu gak usah bawell,diam saja".ucap rangga sambil menggenggam tangan manda,dan menuju ke tempat lainnya.
"kita mau kemana lagi?".tanya manda penasaran.karna sedari tadi,rangga membawa tidak jelas mau kemana dan mau apa.
setelah lumayan lama,mereka berkeliling mall,akhirnya mereka menuju ke tempat buah-buahan,sayur,dan bahan dapur lainnya.
"pilihlah bahan untuk keperluan masak".perintah rangga kepada manda.
manda pun segera mengambil keranjang,dan menaruh beberapa ikat sayur yang telah di kemas oleh styrofoam,dan juga buah-buahan.lalu,ia mengambil plastik,dan menaruh 2 KG telur ayam,beberapa bungkus nugget,ayam,dan bakso.kemudian,ia mengambil beberapa bahan makanan lainnya yang di perlukan sehari-hari untuk masak.setelah selesai,rangga membayarnya ke kasir.
__ADS_1
setelah di bayar,mereka pun keluar dari tempat bahan makanan.lalu,ia menggenggam tangan manda kembali dan berkeliling mall kembali.tidak berapa lama,rangga membawa manda menuju tempat alat-alat fitnes dan gym.
"mas mau ngapain kesini?".tanya mabda setelah mereka memasuki tempat gym.
"aku mau beli DUMBLE dan LEG PRESS MACHINE..".jawab rangga.
manda pun menggelngkan kepala,karna tidak mengerti dengan benda yang di sebutkan rangga.yang ia tahu,itu adalah alat fitnes.
setelah melihat-lihat benda yang di inginkan rangga,ia pun memanggil pelayan.tidak lama,pelayan perempuan berumur sekitaran rangga,namun lebih muda menghampirinya dengan pakaian kerjanya.
"ada yang bisa saya bantu?".tanya pelayan itu.
"panggilkan manajermu!".perintah rangga.
"manajer pemilik tempat ini,sedang tidak ada pak.beliau sedang keluar.ada yang bisa di bantu?".tanya pelayan itu.
"kapan kiranya dia kembali kesini?".tanya rangga.
"beliau bilang,tidak lama 1 jam lagi sampai pak".jawab pelayan itu.
"baiklah,saya akan tunggu kedatangannya".
"silahkan bapak,dan mbaknya duduk disana".ujar pelayan itu sambari menunjuk ke arah sofa.
Rangga dan Manda pun menurutinya.lalu,pelayan itu peegi kembali.
1 jam kemudian,manajer tempat alat-alat gym ini,telah tiba di mall tersebut.lalu,pelayan tadi memberitahukan kepada manajer itu,bahwa ada yang menunggunya.manajer itu pun segera menemui orang yang di katakan pelayannya barusan.
setelah memasuki tempatnya,beta terkejutnya rangga melihat shiren menghampirinya.dan shiren,sangat senang kalo ternyata orang yang di maksud adalah rangga.sedangkan rangga,ia tidak menyangka kalo manajer alat gym ini adalah shiren.
"rangga?".sapa shiren dengan ceria.
"ternyata kamu manajer alat gym ini?".tanya rangga sedikit ketus,dan keinginannya untuk membeli alat gym terurungkan.
"iya ga!eh kamu mau beli alat gym?".tanya shiren basa-basi.
"awalnya iya,tapi setelah aku tau kamu majanernya,ku rasa nanti saja".jawab rangga sambil berjalan meninggalkan shiren.
'iih rangga nyebelin banget si?terus itu siapa lagi cewek yang dia bawa?apa istrinya?tapi gak mungkin..orang masih muda.kalo adiknya,gak mungkin juga.dia kan anak satu-satunya..atau mungkin adik tirinya?aaaah tau ah pusing....' umpat shiren dengan kesal.
setekah keluar dari tempat. alat-alat gym,mereka segera keluar dari mall,dan menuju parkiran.
"mas?kok kamu gak jadi beli alat yang kamu pengen?katanya mau beli?".tanya manda yang daritadi penasaran.
"nanti aku jelaskan di rumah".ucap rangga sembari menyalakan motor,lalu melaju menuju ke rumah.
tibanya di rumah,manda langsung menagih janji rangga yang akan menjelaskan persoalan di mall tadi.
"mas?kamu bilang mau ngejelasin".ucap manda setelah mereka di dalam kamar.
"terlalu aib jika aku ceritakan semuanya".ucap rangga.
"aku kan istri kamu mas..".
"aku malu dan benci jika mengenang masa lalu".
"maksud mas apa?".tanya manda tidak faham.
"dia itu temen SD aku dulu.dia adalah ketua geng terkejam di sekolah.dulu,aku sering dihina,di ejek,dan di bully olehnya".jelas rangga.
"tapi,tadi aku lihat mukanya itu kayak ceria ketemu kamu mas".
"itu karna dia ngeliat aku berbeda sekarang".
"berbeda gimana?".
"dulu aku item dan kurus,sekarang aku tampan dan gagah".ucap rangga percaya diri.
"PD(percaya diri)bangett!".ledek manda sambil tertawa.
"akui saja ketampananku Nda..jangan so ngeledek".ucap rangga menyinyir.
"apaan sih mas?".ucap manda ketus.
Kemudian,manda mulai membuka kotak yang berisi bahan dan alat rajut.
"mas?ini buat apa coba mahal-mahal?".tanya manda sambil menujukan kotak itu ke rangga.
"besok kan kamua da tugas,nah nanti setelah selesai mengerjakan tugasnya,kamu bikinin sarung tangan rajut buat aku".
"ooh jadi itu mau kamu".
"iya!yaudah,sekarang rapihin kotaknya,terus tidur".
"iya mas".
__ADS_1