
Di ruangan dokter vira,kini hanya ada luna suster pendamping dokter vira.dan mendengar suara telepon ruangan berbunyi,luna pun langsung bergegas menghampiri telepon yang berada di meja.setelah itu ia mengangkatnya.
Luna:"Hallo Assalamualaikum?dengan luna Ristia,ada yang bisa saya bantu?".ucap luna memulai pembicaraan telepon.
Rangga:"Waalaikumsalam..bisakah saya berbicara dengan dokter vira?".
Luna:"maaf pak..dokter vira sedang tidak ada di ruangan,beliau sedang bertugas di ruangan pasien..apa ada yang mau di sampaikan?".
Rangga:"saya mau pesan 20 pads pembalut herbal..tolong di pack dengan rapih dan benar,saya ingin sebelum jam 6 pagi,pesanan sudah ada di rumah saya..biskah kamu menerima pesanan saya?".
Luna:"tentu bisa pak.saya akan segera mengepack pesanan bapak,dan besok pagi akan saya hantar ke rumah bapak..silahkan sebutkan alamat rumahnya pak..dan nama bapak.".
Rangga:"kamu tanyakan saja ke dokter vira..dia tau alamat rumah saya..".
Luna:"kalau boleh tau,memangnya bapak ini siapa yak?".
Rangga:"Saya rangga dinata,pelanggannya dokter vira..dia sangat mengenal saya karna saya sudah lama menjadi pelanggannya".
Seketika mata luna melotot kaget dan juga jantungnya berdebar-debar setelah mendengar dan mengetahui kalo ternyata yang saat ini berkomunkasi dengannya adalah rangga.ia pun semakin bersemangat untuk melanjutkan kembali obrolannya.
Luna:"ohh pak rangga..iya saya ingat pak,kalo boleh tau..pembalutnya untuk siapa yak pak?".
Rangga:"saya ini hanya memesan,kamu laksanakan saja apa yang saya perintah.tidak perlu bertanya soal apapun.karna saya juga membayar kamu".protes rangga sewot karna luna terlalu kepo.
Luna:"iya pak..maafkan saya..".
Tanpa kata-kata lagi,rangga pun menghentikan obrolannya di telpon.lalu,ia menaruh kembali ponselnya,dan kembali berbaring lalu memejamkan matanya.
"mas?".ucap manda.
"hmm?".jawab rangga dengan mata terpejam.
"mas tadi kenapa?kok nada bicaranya kayak marah?".tanya manda pelan-pelan takutnya rangga tersinggung.
Dan rangga pun membuka matanya,lalu menghadap ke arah manda,dan menatapnya.
"tidak apa-apa,hanya kesal dengan orang yang terlalu penasaran tentang kehidupan orang lain".jawab rangga dengan tersenyum.
"memangnya siapa yang seperti itu?".
"tidak penting untuk di
bahas..sudahlah,lupakan".
"iya mas..".
"eh iya,kamu belum masakin aku ayam kecap lohh..kamu mau kan masak sekarang?aku laperr".pinta rangga dengan manja kepada manda.
"mm mas ini kan udah tengah malem..aku harus tidur,besok aku sekolah mas..nanti aja pagi-pagi aku akan masak yang sangat enak buat kamu".tawar manda.
"aku lapernya sekarang,kamu mau malem-malem aku mati karna kelaparan?".ucap rangga menakuti manda agar dia mau memasakan ayam kecap untuknya.
Dan manda pun memikirkan dan mempertimbangkan ucapan rangga.
'bener juga sih,gimana kalo mas rangga mati malem-malem..ntar aku di hantui ayam kecap lagi'.batin manda merinding.
"mm yaudah deh..aku masakk sekarang".ucap manda setuju.
"makasih sayang..".ucap rangga dengan puas.
Lalu,manda mulai menuruni tangga,dan cuci muka agar tidak ngantuk.setelah itu,ia menuruni tangga,dan nenuju dapur.lalu membuka kulkas,mengambil 4 potong ayam bagian paha,dan juga bumbu tumisan.seperti bawang merah,bawang putih,kemiri,ketumbar,dan bahan lainnya lagi.setelah itu,manda mulai mencuci ayamnya lalu menaruhnya di wadah,dan membalurkan ayam itu dengan lemon agar tidak bau amis.setelah itu,ia mengupas bawang putih sebanyak 6 siung dan bawang merah pun sama.lalu,ia memasukannya ke dalam blender dan menghaluskannya.setelah halus,ia mematikan blendernya..dan mengambil wajan,lalu menaruhnya di atas kompor,dan menyalakannya api sedang.kemudian,ia menaruhkan sedikit minyak di atas wajan.setelah itu,menuangakn bumbu yang sudah halus di blender.lalu menumisnya hingga harum.
Karna harum tumisan bumbu yang menyengat,rangga pun bisa menciumnya di dalam kamar.ia pun keluar dari kamar,menurini tangga,dan menuju dapur.lalu,duduk di kursi makan dan melihat punggung manda yang tengah memasak.
__ADS_1
Setelah menumis bumbu,ia tambahkan 2 gelas air,dan menuangakan setengah botol kecap manis dan juga kecap asin.
Setelah agak mendidih,barulah ia menuangkan ayamnya dan menambahkan lada,irisan cabai,merica,micin,garam,lada bubuk,DSB.
Beberapa menit kemudian,ayam kecapnya sudah matang.ia pun menuangkannya ke dalam wadah besar dan membawanya ke meja makan.dan ketika hendak menaruh ayamnya,ia melihat ada rangga disana.
"dari kapan disini?".tanya manda sembari menaruh wadah yang berisi ayam itu di meja makan.
"daritadi".jawab rangga.
Tanpa berkata-kata lagi,manda berjalan kembali untuk mengambil nasi,dan piring kemudian menaruhnya kembali di meja makan.
Setelah itu,ia mulai menuangkan nasi ke piring dan menaruh ayam beserta bumbunya di atas nasi,lalu menyerahkannya untuk rangga.
"makasih".ucap rangga.
Manda hanya mengagguk pelan,karna dia sedang mengantuk.lalu,manda duduk di kursi makan yang berhadapan dengan rangga.ia hanya terdiam menunggu rangga selesai makan.
"kamu gak makan?".tanya rangga.
"aku gak laperr,mas makan aja..aku tungguin kok".jawab manda dengan loyo.
"kamu kenapa?".
"Enggak papa mas..lanjutin aja makannnya".ucap manda dengan tersenyum.
Lalu,rangga kembali melanjutkan makannya.dan setelah selesai,manda mencuci piring,dan membersihkan bekas makannya.setelah selesai,tiba-tiba rangga mengangkat manda dan membawanya menaiki tangga.
"mas?turunin aku!".ucap manda berontak sembari memukul bahu rangga.
Rangga pun tidak menghiraukan ucapannya manda,ia tetap membawa manda sampai ke kamar.lalu membaringkannya di ranjang dan ia pun ikut berbaring juga.
"tidurlah..".ucap rangga seraya memeluk manda.
"iya mas..".
Manda pun mengangguk,kemudian ia kembali melanjutkan tidurnya..
¤¤
Setelah bertugas di ruangan pasien,dokter vira kembali ke ruangannya dan terlihat luna sedang mengepack pembalut pesanan rangga.
"itu buat apa?".tanya dokter vira kepada luna.
"ini dok..tadi pak rangga pesen pembalut".jawab luna dengan tersenyum riang.
'pembalut?untuk siapa yak pak rangga?sebelumnya ia tidak pernah membelinya?apa untuk perempuan kemarin yang di periksa itu?'.batin dokter vira heran.karna baru kali ini,rangga memesan pembalut ke rumah sakit.
"ya sudah kamu lakukan dengan sebaik mungkin.saya tidak mau,pak rangga kecewa dengan hasilnya".perintah dokter vira.
"iya dok".jawab luna.
Kemudian,luna kembali melanjutkan tugasnya.dan dokter vira pun duduk di kursi tempat kerjanya,dan mendata pasien yang sudah di periksa olehnya.setelah selesai di pack dengan rapih,luna pun menaruhnya di rak tempat barang-barang.
"oh iya dok,saya boleh nggak minta nomer telponnya pak rangga?".tanya luna dengan terbata-bata.
"maaf yak luna,ini perintah pak rangga..dia tidak mengizinkan saya untuk memberikan nomer handphone nya pada siapapun".jawab dokter vira yang sedag fokus mendata pasien.
"memangnya kenapa dok?".
"entahlah..".jawab dokter vira.
"oh iya dok,pak rangga itu sudah menikah apa belum yak?".
__ADS_1
"setau saya,dia masih bujangan.dan kalo pun ia sudah menikah,saya pasti datang ke pernikahannya dan dia pasti mengundang saya".jawab dokter vira.
"tapi,perempuan yang kemarin ia bawa dan di periksa dokter itu siapa nya yak?".tanya luna kembali.
Lalu,dokter vira menghentikan pendataannya dan menatap luna dengan tatapan lelah karna ia terus-terusan bertanya.
"mungkin adiknya atau sodaranya.karna saya tidak tau tentang keluarganya".jawab dokter vira.
"maaf dok..".
"sudah lah,kamu sekarang ambil obat,dan berikan kepada pasien di ruang mawar 2,ruang anggrek 4,dan ruang melati 1.jika sudah selesai..kamu boleh pulang".perintah dokter vira.
"baik dok".
¤¤
Pagi hari,manda terbangun dan saat ia membuka mata,jendela kamar telah terbuka,dan sinar matahari pun menyorot kamarnya.ia benar-benar kesilauan.lalu,menutup matanya dengan kedua tangannya.setelah itu,ia melirik jam,dan ternyata sudah jam 9 pagi.manda benar-benar terkejut karna baru kali ini ia bangun sesiang ini.di samping nya pun sudah tidak ada rangga.manda sangat panik,dan langsung masuk ke dalam kamar mandi,lalu mandi dan setelah itu mengenakan seragam dengan tergesa-gesa.dan saat ia hendak mengambil jam tangannya yang tergeletak di meja nakas,disitulah ada selembar kertas yang di tulis rangga sebelum berangkat kerja.manda pun membacanya..
______________________________________
Maaf aku tidak membangunkan kamu,karna aku tau kamu ngantuk dari semalam.sekolah hari ini libur.dan tugas sekolah,sudah aku kerjakan kemarin.jadi,kamu tidak perlu panik karna kesiangan..sarapan,aku taro di meja makan..makanlah yang kenyang agar lelahmu hilang.dan jiga pembalutnya,aku taro di laci.".
Selamat beristirahat di rumah sayang..
Rangga dinata.
______________________________________
Setelah membaca surat dari rangga,manda pun menyalakan ponselnya,dan membuka aplikasi WhatsApp,disitulah ada pesan dari bu mira yang sudah di baca oleh rangga.manda baru tau selakang,karna dari kemarin sore,ia tidak membuka handphone nya.setelah mengetahui hari ini libur sekolah,manda melepas kembali seragamnya,dan menggantinya dengan pakaian rumah.setelah itu,ia turun ke bawah untuk sarapan.setelah selesai,ia bosan karna di rumah sendirian.dan akhirnya,ia berinsiatif untuk membersihkan rumah,dan mendekornya menjadi lebih indah.ia mulai mengambil peralatan kebersihan,seperti sapu,pel,penyedot debu,dan pembersih kaca.ia memulai menyapu dari lantai atas hingga lantai bawah.lalu mengepel lantai,dan kemudian membersihkan kaca,setelah itu ia menyedot debu-debu yang ada di sofa,dan tempat-tempat lainnya yang berdebu.setelah itu ia mengambil kain lap,dan mengelap lemari,televisi,dan meja-meja beserta kursi.setelah semuanya bersih,ia pun membuka ranjang cucian,dan di dalamnua terdapat banyak sekali cucian kotor yang menumpuk.maklum lah,sudah 1 minggu tidak ada yang mencucinya.karna manda sangat sibuk dengan belajarnya.lalu,ia pun segera menaruh 1 bungkus besar deterjen ke dalam mesin cuci,lalu menyalakan kran airnya,dan setelah mencapai batas,ia mematikan krannya,kemudian barulah ia memasukan pakaian-pakaiannya..setelah itu,ia menyalakan tombol on untuk memutar mesinnya.
Sambil menunggu mesin cucinya mati,manda memakai waktunya untuk membuat kue.
Setelah cuci tangan,ia ke dapur dan membuka lemari atas,lalu mengambil tepung terigu,vanila extrak,gula,fiber cream,pewarna makanan,dan pengembang kue lalu menaruhnya di meja makan.
Setelah itu,ia membuka kulkas,dan mengambil 2 butir telur ayam dan butter dan susu.dan setelah itu,ia membuka laci,dan mengambil mixer.dan ia taro di meja makan juga.setelah semua nya tersiapkan,ia mulai memecahkan telur ayamnya dan menuangkannya ke dalam wadah mixer.lalu,ia pun menambahkan setengah butter,dan setengah gula pasir.kemudian,ia menyalakan mixernya,dan mengocok ketiga bahan itu sampai berbusa.setelah berbusa,manda menambahkan tergu,dan bahan-bahan lainnya.setelah adonan tercampur rata,ia pun membagi adonan itu menjadi 4 bagian.peradonan ia beri warna agar terlihat menarik.setelah itu,ia mengambil loyang dan mengoleskan butter ke dalam loyangnya.kemudian,barulah ia menuangkan adonan yang telah di warnai itu satu persatu.setelah beres,ia pun memasukannya ke dalam oven dan memangganya pada suhu sedang.kemudian manda mencuci bekas membuat adonannya,lalu kembali ke kamar mandi untuk membilas cucian yang mesin cucinya telah mati.
Beberapa menit kemudian,cucian telah dibilas semuanya.ia pun segera menjemurnya di halaman belakang rumah.
15 menit kemudian,manda menghentikan aktivitas menjemurnya,karna ia teringat kalo dia sedang mengoven kue bolu.lalu,ia kembali masuk ke dalam rumah dan mematikan saklar oven.dan membiarkan kue nya di dalam oven.setelah itu,ia kembali menjemur pakaiannya.
30 menit kemudian,semua pakaian telah selesai di jemur.manda pun kembali ke dalam rumah dan menaruh ranjang jemurannya di dekat mesin cuci.kemudian,ia duduk sejenak di sofa ruang tv yang jaraknya agak deket dari kamar mandi dan dapur.ia pun menyatukan sepuluh jarinya dan mendorongnya ke depan sehingga berbunyi suara"kretek".lalu,ia menggeliat karna lelah.setelah lelahnya lumayan hilang karna dia istirahat sejenak,manda pun ke dapur dan mengeluarkan loyang kue bolu yang ada di dalam oven.setelah di keluarkan,ia membalikan loyangnya ke nampan.dan lepaslah bolu itu dari loyangnya.manda mencium aroma kue nya yang kayaknya lezat.lalu,ia mengoleskan cream vanila di atas bolu,lalu meratakannya,dan menaburkan parutan keju dan coklat di atas cream itu.kemudian,ia memasukannya ke dalam kulkas.karna ia ingin mencicipinya nanti bersama-sama dengan rangga.setelah semuanya selesai,ia pun kembali ke ruang tv dan rebahan di sofa sambil menonton tayangan televisi.manda sangat lelah karna dalam 2 jam lebih ini,dia habiskan waktunya untuk beres-beres rumah.lama-kelamaan,ia pun tertidur..
¤¤
Di kantor,hari ini rangga kedatangan lagi klien dari perusahaan lain yang mengajaknya bekerja sama.dan kebetulan,pemilik perusahaan itu,adalah teman SD nya rangga.dia perempuan.dulu sih,temannya itu sering mengejek rangga karna rangga dulu nya berkulit hitam,dan kurus.tapi,rangga tetap terlihat tampan.namun kini,rangga berubah drastis.kini bukanlah rangga yang dulu,rangga yang sekarang berkulit putih,gagah,badan ideal,ototnya memancar,dan ketampaanannya lebih dari rangga yang dulu.kini,temannya itu benar-benar pangling melihat perubahan rangga selama 20 tahun ini.
"silahkan duduk".perintah rangga kepada temannya yang kebetulan pemilik perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahaan rangga.
"ini beneran kamu ga?kok beda banget sih?".tanya shiren,temannya rangga itu.
"yak semua orang pasti memiliki perubahan kan?dulu aku memang selalu jadi bahan canda dan tawa kamu kan?".ujar rangga agak cuek sembari melihat-lihat berkas-berkas untuk kerja sama antara perusahaannya dengan perusahaan shiren.
"mm maafin aku yak ga?dulu,aku sering ngebuly dan ngejek kamu,tapi sekarang kamu beda banget".ucap shiren yang masih tidak menyangka kalo yang saat ini di hadapannya adalah rangga,teman yang dulu sering ia ejek dan di bully.
"lupakan saja..itu kejadian 20 tahun yang lalu,yang harus kita bahas sekarang,adalah bisnis..".ujar rangga.
"iya".jawab shiren.
'nyesel banget dulu pernah ngejek dan ngebuly rangga,kini dia ganteng dan gagah banget'.batin shiren menatap rangga penuh kekaguman.
"oke,kita mulai pembahasannya yak?".ucap rangga kepada shiren.
"iya ga..".balas shiren.
__ADS_1