Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia

Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia
Melamar nina


__ADS_3

2 Minggu kemudian.


keluarga Rian telah berkumpul semua mereka siap siap berangkat ke Pandeglang kotanya Nina,,sangat antusias keluarga Nina untuk segera melamar calonnya Rian,di kumpulkan lah semua agar tidak ada yang tertinggal tapi pada saat itu Alveen tidak ada dia sedang berada di tempat temannya.


Rian senyum senyum melihat adiknya tidak ada,Rian sudah tau apa yang akan di lakukan Alveen.


"sudah lah Bu kita berangkat aja,nanti juga Alveen nyusul,ibu tenang gak usah mikirin alveen,ucap Rian".


"tapi ibu khawatir naik apa dia nanti,nyasar tidak,apa Alveen tau alamatnya?,ucap ibu khawatir".


"ibu tidak usah khawatir ibu tau lah apa yang di lakukan anak itu,pasti juga dia lebih dulu datangnya,ayo Bu kita berangkat aja mumpung masih pagi belum macet,ajak Rian".


"ya sudah kita berangkat aja,ucap ibu yang masih khawatir".


Alveen ternyata lagi bujuk Lydia supaya bisa berangkat bareng naik motor,Lydia yang terlihat ogah-ogahan berangkat bareng Alveen membuat Alveen ekstra membujuknya,Lydia awalnya mau naik bus saja tidak usah naik motor tapi beruntung dengan bujuk rayu Alveen dia mau juga berangkat bareng.


Akhirnya nona manis mau juga bareng gua,susah banget di bujuknya,tapi gak apa apa perjuangan,gumam Alveen.


Tiba tiba Romi menelepon dia juga ingin ikut,akhirnya mereka berangkat bertiga,Alveen berboncengan Lydia sedangkan Romi naik motor sendirian.


Serasi banget sih mereka,andai gua yang lagi di posisi Alveen bahagia banget gua,,kenapa gua sekarang jadi kaya gini,gumam Romi.


Romi ikut Alveen untuk menghilangkan penat,kecewa,kesal yang lagi dia rasakan,mungkin dengan ikut sedikit terobati.


"kamu kenapa gak mau di bonceng sama aku,tanya Alveen".


"Bukannya gak mau gak enak aja di lihatnya,jawab Lydia".


"gak apa apa kali,kamu juga bisa jadi petunjuk arah bukannya kamu satu kota dengan Nina, tanya Alveen".


"iya satu kota,jawab Nina".


"sedikit banget jawabnya,kita berhenti dulu yu haus nih,ajak Alveen".

__ADS_1


"iyaaaa boleh DECH,jawab Nina".


"Rom berhenti dulu yu haus nih,ajak Alveen".


"ya Allah baru juga jalan udah haus aja,ngomong aja lu gak mau cepet cepet nyampe,ujar romi".


"ya lu kaya gak tau aja,ucap Alveen".


mereka beristirahat sejenak di warung kopi pinggir jalan,Alveen nawarin Lydia mau minum apa,tapi Lydia hanya meminta air putih.


tiba tiba ponsel Alveen berbunyi.


"Al kamu di mana,kita udah berangkat dari tadi,kamu gak mau hadir di lamaran kakak mu,tanya ibu".


"Tenang aja Bu Alveen pasti Dateng,jawab alveen".


Di tempat Nina,terlihat Nina gelisah menunggu kedatangan calonnya,dia sedari mondar mandir tidak karuan,Rian kamu masih di mana aku gelisah grogi sedikit malu campur aduk,gumam Nina.


Akhirnya Rombongan Rian datang,di sambut ramah oleh keluarga Nina tidak lupa di persilahkan masuk,Rian tidak sabar ingin melihat kekasih dia sangat kangen 2 Minggu tidak bertemu.


"tidak Bu Rian hanya melihat lihat saja"jawab Rian".


"Ah jangan bohong kamu udah gak sabar kan pengen lihat Nina,ucap ibu".


Rian hanya bisa senyum manis pada ibu karena malu,akhirnya yang di tunggu tunggu tiba lamaran segera di langsungkan,pihak keluarga memanggil calon wanita keluar.


Nina segera keluar memakai kebaya berwarna pink modern dengan kerudung pink senada, wajahnya nampak cantik dengan riasan sederhana namun elegan.


Masya Allah cantik sekali kamu sayang,tidak sia sia aku jauh jauh melamar mu, ucap Rian dalam hati,Rian terpesona kecantikan Nina yang alami.


Ibu menoleh kesamping heran melihat Alveen sudah duduk sebelahan dengannya,kapan anak ini datang ibu tidak melihatnya datang,dasar anak ini bikin kaget aja,ucap ibu dalam hati.


ternyata saat yang lain sedang berbincang alveen dan temanya ikut bergabung dengan pelan supaya tidak menggangu lamaran yang sedang di langsungkan.

__ADS_1


Akhirnya lamaran pun selesai dan tanggal pernikahan pun telah di tetapkan sebulan yang akan datang tepatnya 12 November 2021 di tempat orang tua Nina.


Rian dan keluarga pamit pulang ke Jakarta untuk mempersiapkan segalanya begitu pun dengan keluarga Nina sebulan ke depan akan mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan pesta pernikahan.


Beda dengan Alveen dan Romi mereka terpisah mereka ingin menikmati suasana kampung dulu,mereka takjub dengan pemandangan kampung yang asri,serta gadis gadis di sana sungguh santun bersahaja terlihat anggun adem.


"Al gua seneng di sini adem pemandangannya asri indah nyaman,ucap Romi".


'Bukan itu aja Rom lu seneng kan lihat gadis gadis di sini,ucap Alveen".


"salah satunya itu juga Al, jawab Romi".


"inget lu itu udah punya bini Rom,ucap Alveen".


"bini yang mana?,jawab Romi".


"Diandra lu lupa"ucap Alveen".


"kita lagi di sini menikmati pemandangan jangan inget inget dia dulu,males gua".


Besoknya Alveen dan Romi kembali ke Jakarta tidak dengan Lydia dia masih kangen dengan sahabatnya dia belum mau ikut ke Jakarta,Lydia juga ingin mengunjungi keluarganya dia sudah kangen keluarganya.


perjalanan pulang ke Jakarta sudah tidak menyenangkan soalnya Lydia tidak ikut pulang bareng Alveen,Alveen dan Romi terlihat males meninggalkan kota Pandeglang,tapi mau tidak mau mereka harus pulang ke Jakarta karena ada kerjaan yang harus di kerjakan.


sayang satu bulan lagi kita bertemu semoga aku kuat tidak melihatmu Lydia,wajahmu yang manis selalu terlintas di pikiranku Lydia,ucap Alveen dalam hati.


muka ceria Romi kembali suntuk saat kembali ke Jakarta,penderitaan yang sudah hilang kembali lagi.Mau tidak mau Romi pulang walaupun malam ke rumah orang tua Diandra.


Tapi pada saat pulang Diandra tidak ada di rumah,orang tuanya bilang Diandra ada tugas keluar kota,Romi mulai curiga mengapa Diandra ditugaskan ke luar kota padahal Diandra di tempat kerjanya tidak punya jabatan yang tinggi hanya staf biasa.


Romi berpura pura santai menyikapinya di depan orang tua Diandra,padahal dalam hatinya sedang bertanya tanya,ada apa dengan Diandra.Romi pun tidak mau menanyakannya ke Diandra Romi membebaskan apa yang di lakukan Diandra toh dia hanya sebagai suami sementara.


Romi semakin muak dengan kelakuan Diandra,lama rasanya menunggu 9 bulan,apa yang harus Romi lakukan saat ini.

__ADS_1


Terdengar ketukan pintu,ayah Diandra segera melihatnya ternyata Alveen,Alveen mau bertemu dengan Romi ada kepentingan mendadak,ayah segera memanggilkan Romi.


Romi segera menemui Alveen,Alveen berkata pada mertuanya Romi kalau mereka ada kerjaan mendadak,Alveen dan Romi segera pamit.


__ADS_2