Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia

Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia
perjalanan menuju pandeglang


__ADS_3

satu hari menjelang pernikahan keluarga besar Rian bersiap siap pergi ke Pandeglang untuk persiapan pernikahan Rian dan nina,lagi lagi alveen tidak mau ikut satu rombongan dengan keluarganya dia berasalan akan pergi bareng dengan Romi sahabatnya,tentu bukan itu alasan sebenarnya melainkan ada tujuan lain alveen ingin pergi bareng dengan Lydia.


alveen segera menghubungi Lydia untuk ikut bareng dengannya tapi untuknya kali ini Lydia tidak menolaknya di karenakan waktu yang sudah semakin dekat Lydia langsung menyetujuinya.


rombongan dan Rian telah pergi duluan tetapi alveen lagi lagi di buat kesal karena motor yang akan di pakainya mogok entah ada masalah apa dengan motornya,alveen terpaksa ke tempat Lydia memakai jasa ojek on line.


sesampainya di tempat Lydia terlihat Lydia telah menunggu dan siap untuk segera pergi,sebelum pergi alveen mengucapkan maaf di karenakan tidak bisa memakai motor nya yang mogok itu.


Lydia tidak marah sedikitpun senyum di bibirnya selalu terpancar,Lydia mengajak alveen menaiki bus alveen pun menyetujuinya.


saat di dalam bus ternyata hanya tersisa satu tempat duduk bersebelahan dengan anak laki laki ABG yang masih sekolah,alveen terpaksa berdiri sedangkan Lydia duduk,perhatian anak ABG itu selalu tertuju ke muka Lydia terlihat mengamati,alveen mulai kesal pada anak ABG itu ingin rasanya menonjok nya tapi ini di dalam bus bisa bisa jadi ribut nanti nya,alveen hanya bisa mengepalkan tangannya.


mata alveen selalu mengawasi Lydia,cemburu buta membuatnya gelisah,tak lama berselang anak ABG itu pun keluar dari mobil tak lupa berbisik pada alveen.


"Dia sungguh cantik aku tidak bisa berpaling melihatnya,jika kau buang aku akan memungutnya".


dasar brengsek bisa bisanya dia mengagumi wanitaku ucap alveen dalam hati,tiba tiba Lydia bergeser duduknya dan mempersilahkan alveen duduk di sebelahnya,ini yang ku tunggu tunggu bisa juga duduk sebelahan dengan Lydia untung saja si brengsek sudah pergi batinnya berucap.


Lydia sebisa mungkin terlihat santai padahal dia sangat canggung,Lydia dan Alveen terlihat diam satu sama lain sesekali alveen mencuri curi pandangan pada lydia begi pun dengan lydia.alveen menyodorkan sebotol air mineral pada Lydia,dengan malu malu Lydia menerimanya meski Lydia belum memiliki perasaan lebih pada alveen tapi dia masih merasa canggung,beda dengan alveen yang begitu menggebu ingin mendapatkan cintanya Lydia.


setelah 2 jam perjalanan akhirnya sampe juga di terminal bus tujuan berikutnya Lydia dan Alveen menaiki bus berikutnya,busnya beda dengan sebelumnya,busnya penuh pengap,tidak memakai AC,alveen yang tidak biasa menaikinya tidak kuat menahannya bau keringat serta semacamnya di buat mual ingin muntah alveen menahannya,seumur umur baru kali ini naik bus mau muntah gumam alveen.


"Al kamu kenapa mukamu pucat aku ambilkan minyak kayu putih y,kelihatannya kamu masuk angin,tanya Lydia".


"iya nih aku gak enak badan aku mual Lydia,badanku lemas?.


"ya Allah kamu belum makan kali,nih pake minyak kayu putih dulu supaya lebih Segeran,titah Lydia".

__ADS_1


segera alveen memakai nya karena tidak kuat dengan baunya alveen mencoba menundukkan kepalanya di sandaran kursi,masker tidak mempan untuk menutup hidungnya aroma dalam bus masih tercium,alveen menutup hidungnya dengan tangan,dengan sigap Lydia menyodorkan sapu tangan merah,seketika alveen tertidur dan tanpa sadar bersandar pada Lydia.


sebenarnya Lydia risih alveen bersandar padanya tapi dia juga kasihan alveen lagi mabuk perjalanan,30 menit perjalanan akhirnya berhenti juga Lydia segera membangunkan alveen,alveen kaget terbangun melihat kepalanya bersandar pada Lydia.


"maaf y Lydia aku ketiduran sampai sampai bersandar".


"gak apa apa santai aja,ayo turun".


"Alhamdulillah akhirnya kita sampai juga,ucap alveen".


"Al kita belum sampai harus naik ojek baru sampai".


"alveen sedikit kaget tapi tidak apalah,akan terkenang perjalanan kali ini".


"Al kita makan dulu atau langsung pulang aja" .


segera Lydia melambaikan tangan pada 2 ojek di sebrang,mereka pun datang menghampirinya,segera Lydia dan Alveen naik dan pulang,10 Menik perjalanan akhirnya tiba di kediaman kakaknya Nina yang kebetulan keluarga besar alveen ada di rumah itu.


alveen di sambut oleh ayah dan ibunya yang kebetulan menunggunya,Lydia pun mengucap salam dan mencium telapak tangan ayah dan ibu alveen dan segera pamit pulang kerumahnya,tidak lama setelah Lydia pergi alveen pun masuk ke dalam rumahnya dan menjatuhkan diri di atas kasur terlihat lelah dan cape,tiba tiba Rian datang.


"kenapa dia tepar,bukannya seneng naik bus bareng gebetan?.


"aku gak kuat ka busnya bau banget bikin pengen muntah".


"ya sudah istirahat dulu jangan sakit bisa bisa besok kamu tidak bisa melihat Lydia kalo sakit,goda Rian".


Rian heran kenapa alveen tidak bawa motor malah naik bis,trik apalagi yang dia gunakan untuk mendekati Lydia,dasar anak ini bisa bisanya ke Pandeglang naik bus padahal ada motor,Rian geleng geleng kepala.

__ADS_1


ibu menyuruh Rian dan semuanya istirahat supaya besok acara semua sehat tidak ada yang sakit karena kelelahan,tapi Rian tidak bisa tidur dia bolak balik tidak karuan mengingat besok akan diadakannya ijab kabul,seketika duduk dan diam seolah olah dia lagi menghafal dalam hati,ayah dan ibu yang sudah faham pergi meninggalkannya dan memakluminya.


ibu pergi ke dapur membuat teh untuk alveen agar cepat kembali pulih setelah mabok perjalanan sesekali ibu menggodanya.


"di minum y tehnya supaya badan kamu enakan,kamu kan sudah persiapan potong rambut ke salon bersih bersih masa besok sakit tidak hadir,nanti gebetan datang di curi orang,goda ibu".


"ah ibu ada ada aja,gebetan yang mana?,.


"tidak usah pura pura tadi yang datang bareng kamu itu siapa?,cantik juga,ucap ibu.


"udah ya Bu alveen mau istirahat,cape nih".


"ya sudah istirahat y jangan lupa besok dandan yang ganteng,goda ibu dan langsung pergi meninggalkan alveen.


alveen seketika teringat besok dia memakai apa,masa pake baju biasa terus lydia pake baju apa,alveen walaupun pusing lemas segera mencari ibunya.


"Bu alveen besok pake baju apa?,.


ibu tersenyum melihat kelakuan anaknya,tingkahnya seperti anak kecil jika lebaran tiba selalu menanyakan baju baru.


"veen ibu heran sama kamu,tidak biasanya menanyakan baju biasanya walaupun acara penting kamu santai aja pakai baju seadanya sesuai selera mu,kenapa kali ini heboh pikirin baju segala,kan yang mau nikah Rian buka kamu,ibu tertawa kecil.


"ibu gak ngerti alveen kesini cuma pake baju ini doang Bu,makanya nanya ibu tidak ada tujuan lain,ayo dong Bu bantuin.


ayah dari belakang memanggil ibu untuk mencoba seragam yang dikenakan besok.


Bu ini ada yang antar baju untuk kita sekeluarga pake besok,alveen segera mengambilnya mencari nama alveen ada atau tidak di bulak balik tumpukan baju di tangan ayah akhirnya ketemu juga dengan tulisan alveen putra Hartanto nah ini dia punyaku ketemu juga,alveen mengambilnya dan bergegas pergi tanpa bicara lagi dengan ibu.ibu hanya geleng geleng kepala melihat putranya itu.

__ADS_1


__ADS_2