Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia

Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia
Cemburu buta


__ADS_3

Malam itu Rian seperti biasa bermain futsal bersama teman temannya,tapi kali ini adiknya alveen tidak ikut bersamanya karena dia ada kesibukan lain.


satu jam berlalu tandanya permainan selesai,Rian dan teman temanya istirahat sejenak,keringat bercucuran membasahi seluruh tubuhnya.


Tidak lama setelah itu Rian dan teman temannya bersiap untuk pulang,sebelum pulang rasanya perut keroncongan,Rian mencari makan dulu di sekitar tempat futsal.


Di tengah perjalanan tanpa sengaja Rian melihat Nina dari kejauhan menggandeng tangan seorang laki laki bisa di bilang seumuran dengan Alveen.mereka terlihat begitu akrab seakan sudah mengenal lama.


...Amarah Rian membakar semuanya pikirannya kesal di tambah capek dan lapar semua campur aduk,Rian keluar dari mobil menuju Nina untuk melabraknya,sorot matanya penuh emosi dan amarah,saat rian sedang berjalan menuju nina semuanya terhenti di kala Rian melihat sosok laki laki itu,yang ternyata adalah adiknya Alveen....


...Rian tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,saat Nina dan Lydia sedang berjalan berdua tiba tiba kaki Nina kesandung terjatuh dan berdarah,Lydia langsung mencari pertolongan,kebetulan Alveen lewat dia langsung menolongnya dengan memapahnya berjalan....


Rian mengurungkan niatnya untuk melabraknya,dia tidak mau ribut di jalan dengan adiknya.niat untuk mencari makan sudah hilang yang ada kekecewaan penuh emosi.


"Nina aku selama ini sudah percaya padamu tapi mengapa kau mengkhianati,aku kecewa padamu Nina,ternyata aku salah sudah mengenalkan adikku padamu,aku kecewa,,kecewa,,,Teriak Rian".


Rian melaju mobilnya dengan kencang,Rian berhenti di sebuah tempat,Rian menenangkan diri,dia merenung tanpa sadar panggilan dari Nina dan Alveen dia abaikan.


Alveen menghubungi Rian ingin memberi kabar keadaan Nina,begitu pun dengan Nina dia menghubungi Rian supaya Rian berada disisinya saat ini.


"Ada apa ini Rian kok susah di hubungi,Rian sayang kamu di mana,aku membutuhkanmu, lirih Nina".


Setibanya di rumah Nina,Alveen pamit untuk pulang.tiba di rumahnya Alveen segera mencari cari kakaknya tapi ternyata Rian belum pulang,dia ingin segera memberi tahu keadaan kekasih kakaknya itu.


Alveen yang sudah capek dari tadi memutuskan untuk tidur istirahat.alveen pikir nanti Nina juga akan memberi kabar pada kakaknya.

__ADS_1


Disisi lain Rian masih kesal dan enggan pulang dia males jika nanti bertemu dengan adiknya,cemburu buta membuat Rian membenci adiknya ,tapi malam semakin larut Rian pun memutuskan pulang.


Sesampainya di rumah Rian ke kamar adiknya,dia melihat adiknya sedang tidur,Rian masih kesal dia melihat dan bergumam"apa yang kau lakukan tadi sekarang enak enak tidur dasar adik tidak tahu diri".Rian pergi menuju kamarnya.


Rian semalaman tidak tidur dia masih terbayang kejadian tadi,saat ini Rian males untuk membuka ponselnya takut jika melihat fhoto Nina karena layar ponselnya di pajang fhoto Nina.


"Ternyata pacaran sama janda begini,betul yang di katakan orang orang kalau janda itu semua sama suka mempermainkan laki laki,pantas saja Nina di campakkan suaminya pikir Rian".


Pagi hari saat semua keluarga sarapan bersama terlihat Rian diam sejak tadi,Rian terlihat begitu kecewa melihat Alveen,Alveen merasa ada yang aneh melihat raut wajah Rian.


Saat itu Rian belum sempat menjelaskan karena ada anggota keluarganya yang lain,begitu pula dengan Rian dia belum bisa menanyakan apa yang terjadi semalam Rian menghargai Alveen dia tidak mau mempermalukan adiknya.


Setelah selesai sarapan Rian segera pergi bekerja,Alveen tidak sempat menjelaskannya,Alveen pikir Rian sudah mengetahui kalau Nina sudah mengabari kakaknya.


Di sisi lain Nina gelisah mengapa kekasihnya tidak bisa di hubungi,ponselnya mati sejak tadi malam,Nina sudah tidak sabar ada apa dengan Rian.


Begitu pula dengan Alveen Rian sulit di hubungi lewat telepon,Alveen memutuskan pergi ke tempat kerjanya Rian menanyakan apa yang terjadi sebenarnya.karena sejak tadi bertemu di rumah sikap Rian dingin.


Tak butuh waktu lama Alveen sampai di tempat kerjanya Rian,Alveen segera memasuki ruangan kakaknya itu.


tok,,tok,,tok,,


"masuk, Jawab Rian".


Alveen segera masuk keruangan kakaknya,Rian menoleh kaget ternyata adiknya Alveen.belum juga menjelaskan Rian sudah marah.

__ADS_1


"Mau apa kesini?,aku muak melihat wajahmu Alveen,,pergi dari hadapanku,titah Rian".


"sabar ka,ada apa ini?,aku tidak mengerti,kenapa kakak marah padaku?,jawab Alveen".


"sudahlah tidak usah banyak bicara,aku sudah tau semua,ternyata kau mengkhianati ku Alveen,bentak Rian".


"Di belakangku kau ada main dengan Nina,aku tidak menyangka itu,aku kecewa padamu,kepercayaan ku kau hancurkan,ucap Rian".


"Malam itu aku tidak sengaja melihatmu menggandeng Nina,aku sungguh tidak menyangka Alveen,ucap Rian".


Alveen mengerti mengapa kakaknya Dian sejak bertemu pagi tadi ternyata dia salah paham padanya,Alveen menjelaskan apa yang terjadi pada malam itu,Alveen tidak mau kalau kakaknya mengira dia ada main dengan Nina,cinta mati Alveen hanyalah Lydia bukan nina,Nina sudah dianggap sebagai kakaknya oleh Alveen tidak lebih..


Setelah di jelaskan panjang lebar barulah mengerti,Rian merasa bersalah terhadap Nina,dia telah mengabaikannya.


Alveen pamit pergi dari tempat kerja Rian,dia melanjutkan perjalannya menuju seseorang yang telah menunggunya karena ada janji dengan rekan bisnisnya.


Rian mengaktifkan ponselnya begitu banyak panggilan dan pesan masuk dari Alveen dan Nina yg sejatinya mengabarinya,Rian merasa benar benar bersalah pada Nina,ternyata Nina sedang sakit.


"Sungguh aku bersalah padamu Nina,maafkan aku,aku sudah salah paham padamu,aku cemburu pada adikku sendiri yang ternyata baik padamu,Nina maafkan aku,gumam Rian".


Rian berencana pergi sore hari setelah pulang kerja,karena hari ini banyak pasien yang menunggunya,usut punya usut Rian bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit ternama,Rian memiliki wajah tampan rupawan,gagah,karismatik,pendiam tapi pandai bergaul,tidak banyak bicara tapi sekali melihatnya wanita pasti terpesona,tapi Rian sosok lelaki yang setia dia tidak mudah untuk jatuh cinta pada wanita.


Alveen sengaja tidak mengabari nina supaya apa yang terjadi hanya Alveen dan Rian yang tau,dia tidak mau nama baik kakaknya jelek,Alveen sungguh seorang adik yang pengertian dia sangat menyayangi kakaknya.


Hari ini pasien sangat banyak sehingga tidak ada waktu istirahat untuk sekedar membuka ponsel saja sulit,padahal Rian ingin menghubungi Nina,kangen menyelimuti padahal belum lama ia bertemu,Rian takut Nina mengkhawatirkannya.

__ADS_1


seharian Rian bekerja saatnya dia pergi menemui Nina,tapi saat dia mau pergi ada pasien butuh pertolongan,dokter yang akan menggantikan shif nya belum datang terpaksa Rian yang menggantikannya,Rian berusaha tenang dan profesional padahal ia terburu buru dan ingin segera pergi.


__ADS_2