
beberapa menit kemudian tibalah di tempat konser,mereka langsung memasuki area konser yang sudah di padati penonton,terlihat Nina yang asyik menikmati setiap lagu yang di bawakan sang penyanyi.
Lydia yang berada di sebelah Nina pun tanpa sadar mengikuti alunan musik dengan lembut dan mengikuti irama lagu.
Berbeda dengan Alveen yang sejak tadi sibuk memandangi Nina dari arah samping,terlihat sekali matanya Alveen yang enggan sekali berkedip melihat kecantikan gadis polos nan imut,alveen begitu menyukainya saat pertama kali bertemu,entah mengapa hatinya bergemuruh di buatnya.
Satu jam berlalu konser pun selesai mereka bergegas pergi meninggalkan konser tersebut,Nina merasa tidak enak sudah di antar Alveen,untuk mengucapkan terima kasih Nina berinisiatif mengajak Alveen dan Lydia makan malam terlebih dulu.
"Oia gimana kalo kita makan dulu sebelum pulang,ngobrol-ngobrol dulu supaya lebih akrab ajak Nina".
"boleh juga ka,aku juga pengen kenal lebih dekat dengan kakak,,dan kalo nanti ka Rian nanya Alveen tidak bingung jawabnya".
"kalo kamu Lydia gimana?,mau tidak kalau kita makan dulu".
"aku ikut saja jawab Lydia"..
Tibalah mereka di tempat makan Nina langsung memesan makanan,terlihat Lydia yang dari tadi hanya diam mengikuti tanpa sepatah kata pun maklum dia orangnya sedikit pemalu dan tidak bisa membuka obrolan.
"Alveen kapan-kapan main dong ke tempat kakak ajak Rian juga,ucap Nina".
"memangnya boleh kalau Alveen sering-sering main ke rumah kakak?,tanya Alveen".
"boleh dong kan kamu juga adiknya Rian anggap saja kakak juga kakakmu,ucap Nina".
Dalam hati Alveen "wah kesempatan nih bisa lebih dekat dengan Lydia".
Lydia yang saat itu sedang menikmati makanannya seketika terkejut saat Alveen menanyakan.
"Lydia boleh tidak kalo aku main ke tempatmu ucap Alveen"..
"Boleh,jawab Lydia yang hampir tersedak minumannya.
"Mau ngapain sih main ke tempatku males banget,gumam Lydia dalam hati".
Lydia gadis polos yang jarang bergaul dengan laki-laki kecuali dengan teman perempuan,dia merasa risih saat itu,tidak suka jika Alveen ingin ke tempatnya.
__ADS_1
Satu jam berlalu tapi Nina dan Alveen masih asyik mengobrol terlihat Lydia yang sudah bosan mengajak Nina untuk pulang,Nina menyudahi obrolan dengan Alveen lalu mengajak pulang.
"Alveen kita pulang yu nona manis di sampingku sudah ngantuk nih celetuk Nina".
Alveen mengangguk pertanda menyetujuinya,mereka bangkit dari duduknya dan langsung beranjak pergi,Alveen mengantar Nina dan Lydia terlebih dulu sebelum dia pulang kerumahnya.
Sesampainya di depan rumah Nina,hati Alveen serasa enggan berpisah dengan Lydia,apakan besok kita bisa bertemu kembali Lydia,dalam hati Alveen berkata.
Alveen pamit ke Nina dan langsung pulang kerumahnya.sesampainya di rumah Alveen sudah di tunggu kedatangannya oleh Rian,Rian heran mengapa adiknya ini pergi begitu saja tanpa mengabarinya.
Derit suara pintu terdengar meski Alveen dengan pelan membukanya,Rian menoleh untuk melihat siapakah yang datang ternyata adiknya Alveen,memang sedari tadi Rian menunggu kepulangan adiknya,dia langsung bertanya perihal kemana Alveen pergi.
"Alveen dari mana saja,kok kamu pergi tidak bilang dulu,tanya Rian".
Alveen bingung harus jawab apa dia tidak mau kakaknya salah paham,karena sudah mengantar kekasih kakaknya itu tanpa memberitahunya dulu.untung saja Nina sudah mengabari Rian tanpa sepengetahuan Alveen.
"kamu habis pergi nonton konser kan?,,kakak juga tau,kamu tidak usah takut kakak tersinggung,tadi Nina sudah menjelaskan semuanya lewat telepon".
"Hampir saja jantung mau copot,ujar Alveen.
"iya kak, jawab singkat Alveen".
Alveen bergegas ke kamarnya dan langsung merebahkan badannya di tempat tidur,tiba-tiba bayangan Lydia terlintas di benaknya muncul begitu saja hingga Alveen senyum-senyum sendiri.
Ya ampun Lydia kamu manis banget sih,malam semakin larut tapi Alveen tak kunjung tidur teringat tadi pertemuannya dengan Lydia.
pagi pun tiba,alveen yang sejak malam tidak bisa tidur segera mandi dan bersiap-siap untuk bertemu rekan bisnisnya.
sosok Alveen laki-laki muda dengan paras yang tidak terlalu tampan tapi berkarisma pandai bergaul hingga banyak wanita yang ingin dekat dengannya dia anak ke dua dari tiga bersaudara.alveen memiliki bisnis kecil-kecilan di bidang otomotif bisa di bilang jual beli onderdil kendaraan.
setelah selesai bersiap Alveen langsung pergi untuk bertemu kliennya di temani temannya bernama Romi.selesai meeting Alveen melanjutkan untuk makan siang tetapi Romi tidak bisa ikut karena ada urusan,di tengah perjalanan tiba-tiba alveen bertemu dengan Nina.
"kak Nina apa kabar?,kakak mau kemana?, tanya Alveen".
"kakak habis dari rumah saudara ini mau pulang,jawab Nina".
__ADS_1
"ya sudah kalau gitu alveen antar pulang ya kak kebetulan lagi senggang,ajak Alveen".
"Alveen baik banget mau repot-repot anter
segala,ya sudah kita jalan sekarang,ucap Nina".
berkunjung karena penasaran menjadi kesempatan saat itu untuk bisa bertemu dengan Lydia,hatinya berbunga-bunga tidak sabar ingin segera sampai.sebenarnya kesempatan itu telah di tunggu oleh alveen.dia tidak enak jika langsung mengunjungi rumah Nina tanpa alasan.
akhirnya tibalah di rumah Nina,Nina mempersilahkan masuk,Alveen matanya kesana-kemari terlihat sedang mencari sesuatu,tapi Nina paham kalo Alveen mencari Lydia.
Nina mengajak Alveen untuk makan siang di rumahnya,Alveen pun tidak menolaknya karena tadi tujuannya untuk makan siang tapi tidak sengaja bertemu Nina.
saat makan Alveen terlihat gundah-gulana karena belum melihat Lydia,memang dia bertamu ke rumah Nina semata-mata ingin bertemu Lydia.
Akhirnya Alveen dengan malu bertanya ke Nina dimana Lydia.Nina menjawab kalo saat ini Lydia sedang sekolah dan pulangnya sore hari.alveen sedikit kecewa tidak bertemu Lydia.
Setelah makan siang Alveen berpamitan dan pergi tidak lupa berterima kasih sudah mengajaknya makan siang.
Alveen pergi dari rumah Nina dia langsung pergi menemui temannya Romi,di sana dia bercerita kalau lagi jatuh cinta pada seorang gadis.
"Rom gue lagi galau nih,ucap Alveen".
"galau kenapa,tanya Romi".
"gue ketemu gadis polos,imut,manis tapi dia anak SMA,tutur Alveen".
"parah lu suka sama bocah SMA,ucap Romi".
" tapi dia beda dari yang lainnya Rom,orangnya pendiam sederhana tidak neko-neko lucu bikin gue jatuh cinta selain itu juga dia cantik,tutur Alveen".
"terus apalagi yang di khawatirkan ngomong aja langsung kalo lu suka,ucap Romi".
"tidak segampang itu Rom,gue kalau dekat dengannya tidak bisa berkata-kata,yang ada gue salah tingkah di buatnya.tutur Alveen".
Lydia membuat Alveen sedikit gila,entah kapan dimana bayangannya selalu datang,,hingga Alveen nekat menunggu Lydia pulang sekolah secara sembunyi-sembunyi hanya untuk melihat wajahnya saja.
__ADS_1