Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia

Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia
Taktik alveen


__ADS_3

Esok harinya Alveen berniat untuk kembali bertamu ke tempat Nina,tapi karena kemarin gagal bertemu Lydia,Alveen harus merubah waktunya agar bisa bertemu Lydia,Alveen mensiasati pada malam hari di kala Lydia ada di rumah.


waktu begitu lambat serasa jalan di tempat, jarum jam berdetak terdengar membuat Alveen gelisah.untuk menghilangkan kegundahannya Alveen berniat pergi ke tempat Romi mungkin saja bisa menghilangkan kegelisahannya.


Baru saja Alveen bersiap pergi dengan motornya,terdengar panggilan dari kakaknya Rian.


"Alveen kamu mau kemana,,sibuk gak hari ini?,kakak mau minta tolong,bisa gak kamu jemput Nina dari stasiun,kakak lagi ada kerjaan nih gak bisa di tinggal,kakak udah janji soalnya gak enak kalau di batalin,pinta rian".


"mm,,,gimana y ka,aku ada janji sama romi,jawab Alveen".


" ayolah tolongin kakak kali ini aja,mau y,pinta rian".


"jam berapa aku jemput nya ,tanya Alveen".


"sekitar jam 11 siang,pakai mobil aja,kakak yang pakai motor kamu,jawab Rian" .


"ya udah aku jemput,jawab Alveen".


"Terima kasih Alveen kamu penolong kakak hari ini,ucap Rian".


Sebenarnya Alveen ingin ke rumah Nina malam hari tapi apalah daya kakaknya malah meminta menjemputnya siang hari.


Tiba saatnya Alveen pergi menjemput Nina,setelah sampai Alveen menunggu,dia berdiri sambil mengotak Atik ponselnya nya, tidak lama kemudian Nina dari arah kejauhan memanggil dan melambaikan tangannya,tapi Alveen belum melihat kedatangan Nina dia masih sibuk dengan ponselnya.


Tapi samar samar terdengar ada yang memanggil,Alveen langsung mendongak ternyata Nina,tapi,,,,alangkah terkejutnya Alveen melihat seseorang di belakang Nina,dia berdiri mematung tidak menyangka ternyata Lydia di juga ikut.


" Astaga Lydia juga ikut,terima kasih ka Rian berkat kamu aku bisa melihat Lydia sering sering aja sibuk,aku jadi tidak usah memikirkan alasan untuk bertemu Lydia,gumam Alveen".


Alveen langsung beranjak pergi menemui Nina dan Lydia.

__ADS_1


"hai ka Nina apa kabar?,maaf hari Alveen yang jemput ka Rian ada kerjaan mendadak,ucap Alveen".


"gak apa apa Alveen,terima kasih y kamu udah repot repot jemput kakak,jawab Nina".


Tidak lupa Alveen menyapa Lydia,Lydia pun menjawabnya dengan singkat,serasa terbang melayang saat dekat dengan Lydia.


Lydia rela tidak masuk sekolah demi mengantar Nina menjenguk neneknya yang sedang sakit.


Sesampainya di rumah Nina,Lydia yang sudah mengganggap Nina saudara dekatnya dia sudah tidak sungkan lagi,dia langsung pergi ke dapur membuat minuman untuk Alveen,Alveen langsung meminumnya karena terik hari itu membuat Alveen kehausan.


"terima kasih Lydia,ucap Alveen".


"sama sama,jawab Lydia".


Entah mengapa Alveen dan Lydia merasa canggung saat ngobrol bersama,hari itu panas begitu terik Nina langsung bergegas ke kamar untuk mendinginkan badannya,Nina meninggalkan Alveen dan Lydia di ruang tamu sebenarnya Nina juga sengaja meninggalkannya supaya mereka bisa lebih dekat,karena sejak tadi mata Alveen terus tertuju pada Nina.


Dengan kesal Alveen menerima panggilan dari Romi,Ternyata Romi membutuhkan bantuan karena ban motornya kempes di tengah jalan,,dengan berat hati Alveen pamit meninggalkan Lydia,di langsung pergi untuk membantu Romi.


Tidak lama kemudian Alveen tiba di tempat Romi berada sekarang,,dengan sedikit kesal Alveen membantu Romi,,Romi hanya senyum senyum melihat temannya yg lagi kesal,dia berujar akan membantu Alveen untuk bertemu kembali malam hari.


Malam harinya Alveen dan Romi pergi lagi ke tempat Nina,dia berpura pura ketinggalan kunci sebenarnya itu taktik alveen agar dia bisa bertemu kembali dengan Lydia.


Nina sedikit aneh mengapa Alveen mencari kunci yang tidak ada di rumahnya,dia sedikit curiga kalau itu hanya alasan semata,Nina paham kalau Alveen ingin bertemu Lydia.


Nina menelepon Lydia supa datang kerumahnya alasannya ada sesuatu yang penting dan harus secepatnya datang,dengan terburu buru Lydia pergi ke rumah Nina,sesampainya di sana ternyata ada Alveen.


Lydia merasa sedikit kesal merasa di bohongi tapi dia tidak mau melihatkan kekesalannya,dia bergabung ngobrol bersama.


Alveen mengenalkan Romi pada Nina dan Lydia,Romi yang pertama kali melihat Nina dan Lydia merasa kagum,Nina wanita dewasa cantik ramah sedangkan Lydia gadis polos manis cantik ramah.

__ADS_1


"Ternyata ini kedua wanita yang selama ini di ceritakan Alveen.jika mereka berdua terlebih dulu aku kenal tentu aku juga senang,tapi tidak apa kenalnya sekarang itu udah membuat aku senang,Romi berkata dalam hati".


Jam menunjukan sudah malam mereka berdua pun pamit pulang,muka Alveen terlihat sangat senang.romi tidak pulang ke rumah tapi menginap di rumah Alveen,karena dia sudah biasa sesekali menginap rumah Alveen,dan sudah kenal dengan semua anggota keluarga Alveen.


Sejak saat itu Alveen sering berkunjung ke tempat Nina dan menemui Lydia,Lydia yang tidak mengetahui kalau Alveen suka kepadanya dia terlihat santai menanggapinya,dia mengira hanya ingin berteman seperti yang lainnya.


Suatu ketika Nina minta tolong pada Lydia dan Alveen untuk menjemput adiknya dari sekolah, yang tidak jauh dari tempat Lydia sekolah,Lydia sebenarnya malas untuk jalan bareng Alveen tapi Nina yang memintanya dia pun menyetujuinya.


Alveen dan Lydia berboncengan saat itu Alveen mengendarai motor maticnya,itu pertama kalinya Alveen dan Lydia berboncengan,sungguh serasi mereka berdua,hingga mirip sepasang kekasih,sengaja Alveen mengendarai motornya dengan pelan agar tidak cepat sampai ke tempat tujuan,Alveen memberi kode sukanya pada Lydia tapi Lydia yang belum paham paham membuat Alveen dilema.alveen orang yang pantang menyerah dia masih berambisi untuk mendapatkan cintanya Lydia,tapi belum saat nya dia untuk menyatakannya.


Tidak lama kemudian sampai di tempat sekolah adiknya Nina,Lydia menyapa dan mengajaknya pulang,tapi gadis kecil itu mengira kalo Alveen pacarnya Lydia.


"ka Lydia tumben jemput aku bareng pacar kakak,celetuk Rere adiknya Nina".


"anak kecil jangan asal ngomong y,kenalin ini ka Alveen temanya ka Lydia".


"hai Rere cantik apa kabar?,kita pulang yu,ajak Alveen.


Lydia merasa tidak enak pada Alveen atas ucapan Rere tadi,dia mengira mereka berdua pacaran,tapi tidak dengan Alveen dia terlihat senang.


Rere sepanjang perjalanan terus ngobrol sama Alveen,Alveen merasa gemas terhadap gadis kecil itu.


"Rere sayang kakak cocok tidak dengan ka Lydia,tanya Alveen".


Alveen selalu kasih kode pada Lydia.Lydia kaget mendengarnya.apa maksud perkataan Alveen.


"eh kakak becanda,maaf y ka Lydia,tapi kalau ia juga gak apa,celetuk Alveen".


Lydia tidak menjawab apa apa,dia tidak menanggapinya dengan serius,hanya senyum tipis sesekali dia pancarkan.

__ADS_1


__ADS_2