Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia

Pernikahan Tanpa Cinta Berakhir Bahagia
Pertemuan pertama dengan nina


__ADS_3

Hari ini pekerjaan di rumah sakit sedikit santai hingga Rian bisa pulang cepat,Meskipun lelah setelah kerja tapi Rian sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Nina,Rian langsung bergegas pergi menuju rumah Nina.


Terdengar suara mobil berhenti Nina langsung berlari kecil melihatnya ternyata kekasih hatinya datang.


Nina langsung menyambutnya dengan senyuman.


"sore sayang,kamu sedang apa?,tanya Rian".


"sore,aku baru habis masak nih kesukaanmu,aku tau kamu pasti kesini sayang,jawab Nina".


"kamu kan masih sakit kok udah capek capek,ucap Rian".


"gak sayang gak apa apa,aku buatin kamu makanan spesial,tutur Nina".


"iya sayang aku kangen masakan mu,kebetulan


aku lapar banget nih makan yu?,ajak Rian".


di sela sela makan Rian mengutarakan niatnya untuk mengenalkan Nina pada ibunya.


"sayang ibuku pengen ketemu kamu,kamu mau ya,ajak Rian".


"Tapi aku takut sayang,takut ibumu tidak menerimaku dengan status janda ku,ucap Nina".


"gak usah takut ibuku baik kok penyayang,dia hanya ingin mengenalmu dan lebih dekat denganmu sayang"ucap Rian.


"Baiklah kalo gitu aku mau bertemu ibumu,kapan rencana pertemuan nya?,tanya Nina".


" kalo besok sore gimana,setelah pulang kerja sekalian aku kenalkan pada ayahku kalo adikku kamu sudah mengenalnya kan,tanya Rian".

__ADS_1


Nina mengangguk tanda menyetujuinya,sebetulnya hati Nina merasa ada sedikit keraguan,takut nanti dia bertemu keluarganya dan di permalukan,takut mereka tidak menerima status jandanya.


Esok sore pun tiba Rian mengajak Nina bertemu ayah ibunya di rumahnya,Nina masuk dan memperkenalkan dirinya pada ayah dan ibunya Rian,terlihat pula Alveen yang sudah ada


di sana.


"Alveen apa kamu sudah mengenalnya nak,kok tidak kenalan dulu dengan calon kakak ipar mu,ucap ibu".


"kami sudah saling mengenal Bu,jawab Alveen".


"walah kok ibu tertinggal y dari kamu semua,sambil tertawa kecil,ucap ibu".


"sayang kamu siapa namanya,kamu cantik sekali cocok dengan Rian serasi,ucap ibu".


"saya Nina Bu,jawab Nina singkat sambil malu malu sedikit tegang".


"kamu bekerja atau di rumah,maaf ibu tanyain hal yang pribadi,tanya ibu".


sejatinya Nina seorang penulis,belum terkenal tapi sudah banyak pengikutnya,tidak banyak yang tau orang sekitarnya,hanya Rian seorang yang tau,Nina tidak mau di anggap sombong.dia ingin terlihat santai jauh dari omongan orang.


"tidak apa apa sayang tidak kerja juga,sejatinya seorang wanita hebat itu pandai merawat suami dan anaknya,ucap ibu".


ibu beri kode pada ayah,Rian dan Alveen untuk pergi menjauh sementara dari obrolan mereka berdua,ibu ingin sedikit dekat dan akrab pada calon mantunya,mereka pun mengerti dengan kode yang di berikan ibu dan segera menjauh.


"Nina sayang di sini hanya kita berdua ada hal yang ibu ingin tanyakan maaf sedikit pribadi,jika pertanyaan ibu menyinggung mu mohon di maafkan,ucap ibu".


"tidak apa apa Bu,tanyakan saja apa yang ibu ingin ketahui,Nina pasti jawab dengan sejujur jujurnya,Nina tidak mau ada yang di sembunyikan,jawab Nina".


"sayang apa kamu betul betul mencintai Rian,ibu tidak mau Rian di sakiti kedua kalinya oleh seorang wanita,ibu sedih jika melihat anak ibu di sakiti,tanya ibu".

__ADS_1


"saya sungguh sungguh Bu menerima Rian tidak memandang dari segi apapun,Rian seorang laki laki yang baik dan penyayang,tapi jujur Bu saya dulu pernah menikah tapi setelah satu hari pernikahan,dia pergi meninggalkan saya setelah mantan pacarnya kembali dan mau mengakhiri hidupnya,memang kami menikah karena perjodohan,sejak saat itu saya merasa takut untuk menikah,setelah Rian datang dia mengubah segalanya ternyata masih ada laki laki sayang penyayang seperti Rian.ucap Nina".


flashback ke 3 tahun yang lalu,Rian mempunyai, seorang kekasih yang begitu lembut,anggun baik dan penyayang dia bernama Alyssa,Rian sekeluarga sudah sangat mengenalnya,betapa sayangnya Rian terhadap Alyssa sampai sampai Rian sudah siap untuk menikahinya, tapi suatu ketika terjadi pengkhianatan yang di lakukan Alyssa,dia kepergok sedang bermesraan dengan rekan kerjanya,saat itu semua yang telah di persiapkan untuk lamaran semua di hancurkan oleh Rian,dia kecewa dengan semuanya.sejak saat itu Rian tidak pernah tersenyum,dia hanya mengurung diri dan melamun setiap hari bahkan berhenti sejenak dari pekerjaannya.


pertemuan Rian dan Nina terjadi ketika Nina sedang menangis melihat kebawah sungai yang deras,Rian merasa iba dan menolongnya Rian takut gadis yang saat itu menangis bunuh diri,padahal Nina yang saat itu sedang bersedih hanya ingin menenangkan diri.


Sejak saat itu Nina dan Rian mulai dekat dan tumbuh benih benih jatuh cinta,semakin hari semakin dekat dan berani menyatakan perasaan masing masing.


Rian walaupun menikahi janda tapi Nina belum tersentuh oleh laki laki dia masih menjaga kesuciannya.


Nina meminta kepada keluarga Rian untuk melamar langsung pada orang tuanya,dia saat ini tinggal jauh dari orang tuanya untuk melupakan bayang bayang pahitnya hidupnya dahulu,orang tua Nina tinggal berbeda kota dengannya.


"Baiklah sayang kami akan pergi menemui orang tuamu untuk melamar,ibu sekarang sudah merasa lega mendengar semua kejujuran mu,bangga padamu sayang,kamu wanita jujur ibu percaya kamu bisa menjadi pendamping hidup Rian dan bahagia,ucap ibu sambil 😭😭".


Nina dengan lembut memeluk ibunya Rian.


"sayang kita bergabung yu dengan yang lain,ibu buatkan minum y,ucap ibu."


"tidak usah Bu merepotkan,jawab nina".


"gak apa apa sayang,kamu tamunya ibu ibu gak repot kok cuma sekedar buatkan minum,ucap ibu".


"terima kasih Bu,jawab Rian".


Ayah menyambut Nina dan mengobrol dengan hangat,ayah memang pandai membuat orang nyaman,begitu pun dengan Rian dan Alveen yang ikut bergabung suasana menjadi lebih ramai.


hari sudah malam Nina pamit pulang di antar Rian,sepanjang jalan Rian dan Nina tertawa gembira,Rian menanyakan perihal pekerjaan Nina mengapa tidak menjawab juju,Nina tidak mau terlihat sombong di mata keluarga Rian,dia ingin menjadi wanita yang sederhana.


tidak menjelang lama mereka sampai di rumah Nina,Rian tidak ikut masuk dia takut terbuai terlena karena nafsu,Rian memutuskan segera pulang.Rian merasa lega kedua orang tuanya setuju dengan pilihannya.

__ADS_1


Begitu pun dengan Nina terasa lega beban yang selama ini dia takutkan,tapi dia masih punya masalah kedua orang tuanya belum mengetahuinya,dia berencana besok pagi pulang ke kampung halamannya.


__ADS_2