Pernikahan Yang Gagal

Pernikahan Yang Gagal
eps 14 hari yang ditunggu


__ADS_3

Cuaca yang indah dimana langit yang cerah,angin sepoi-sepoi yang berhembus perlahan dan sesekali terdengar suara anak-anak yang berlarian bermain didepan rumah Lisa.


Lisa Masi tertidur dia begadang semalam karena menangis dan memilih-milih baju yang akan dibawa pulang hari itu, mata Lisa sembab dan bengkak, rambut nya acak-acakkan.


Lisa ingin mundur tapi dia tidak ingin mempermalukan keluarga nya lagi, karena semua dikampung sudah di persiapkan tinggal menunggu kedatangan mereka.


Tapi Lisa merasa ini tidak benar, menikah tapi rasa nya seperti membeli mempelai pria untuk nya, perasaan cinta Lisa pun perlahan berubah. dia membenci Primus yang tidak punya usaha untuk membahagiakan nya.


Lisa tetap akan menikahi Primus dia tidak ingin mempermalukan keluarga nya kedua kali nya lagi. dia pun berdoa dalam hati semoga ini hanya ujian pasca pra menikah untuk menuju kerumah tangga yang harmonis.


Dia berharap suatu saat sifat nya Primus kembali seperti pertama kali mereka kenal, dan membangun rumah tangga yang harmonis.


Hari itu pun mereka berangkat pulang ke kampung, sepanjang perjalanan lisa hanya diam dan merenung, apa aku yang terlalu perhitungan ?? apa aku bodoh?? tapi ini kan pernikahan ku?? kenapa aku merasa tidak bahagia?? (guman Lisa dalam hati)


Primus masa bodoh dengan yang dipikirkan Lisa,memang benar dia mencintai lisa, tapi dia tidak pernah cerita sedikit pun kepada Lisa tentang apa yang terjadi dalam hidup nya.


Jadi Lisa pun tidak tau apa-apa tentang Primus, pada hal sebentar lagi mereka akan hidup bersama untuk selama nya.


Primus pun mengagetkan Lisa dengan menarik tangan nya dan seketika pikiran Lisa buyar.....

__ADS_1


**Lisa: kenapa bang??


(menatap Primus )


Primus: mikir apa deq?? maaf yah...kalau aku belum bisa bahagian Ade?...


(menggemgam tangan lisa)


Lisa: baru sadar yah??


(melepaskan tangan nya dan melihat keluar dari jendela mobil)


Primus: iah aku tau....tapi aku janji akan mengganti semua uang yang kamu keluarkan suatu saat nanti.


Lisa: hahahaha (tertawa mengejek Primus dan melihat kearah nya)


Primus: kox malah ketawa deq?? kamu ngejek aku yah ??


(melepaskan tangan nya dari pinggang lisa)

__ADS_1


Lisa: nggak kox... ngapaen aku mengejek mu bang...cuma jangan menjanjikan banyak hal tapi satu pun tidak ada yang kamu tepati.


Primus terdiam karena semua yang dikatakan Lisa benar, dan bersandar di bahu Lisa.


Lisa: udah bang nggak usah dipikirkan lagi,


aku sudah mengikhlaskan semua nya,kita jalani dan kita lihat apa yang akan terjadi kedepan nya.


(melihat lurus kedepan )


Primus pun melingkarkan tangan nya lagi di pinggang Lisa dan membisikkan "terimakasih yah sayang sudah menerima aku ap ada nya**"


Sontak hati Lisa tersakiti mendengar perkataan Primus, Primus tidak tau seberapa susah dia menahan semua itu , dia menahan semua kekecewaan nya hanya karena takut pernikahan nya gagal lagi.


Lisa menangis dalam hati nya, sedangkan Primus tertidur pulas di samping nya. sesekali dia menoleh kearah lelaki itu, dan memikirkan banyak hal tentang Primus.


Mobil pun berhenti karena persimpangan menuju rumah Primus sudah sampai, rumah orang tua Primus bilang ajah (calon mertua lisa) jauh dari persimpangan itu karena rumah orang tua nya tepat di pemukiman kebun kelapa sawit.


Meskipun jauh dari persimpangan,beberapa keluarga Primus sudah menyambut kedatangan mereka.hati Lisa pun seketika senang melihat keadaan itu, dia seketika lupa dengan apa yang dirasakan nya sesaat sebelum melihat mereka.

__ADS_1


"***mereka menyambut ku dengan hangat (guman Lisa dalam hati)


bersambung*** .....


__ADS_2