Pertama Kali Ku Jatuh Cinta

Pertama Kali Ku Jatuh Cinta
Ep.15


__ADS_3

"Dzaki turunin gak"kataku marah


"Iya- iya ah jangan marah marah"katanya menurunkanku


"Huh apaan sih bikin malu aja, untung gak banyak orang tapi yang ada ngeliatin juga"kataku bicara pelan


"Gak apa-apa dong kan kamu milikku"kata Dzaki


"Apaan gak ada yang bilang gitu tuh"kataku


"You mine"kata Dzaki memegang tanganku


"NO"kataku bicara keras dan melepaskan tanganku dari genggamannya


"Why?"tanyanya


"Entahlah, gue hanya tidak menyukai lu dan gue gak mau bikin lu sakit hati"kataku bicara menundukkan kepala


"Gue gak lebih tua dari lu"katanya


"Iya gue tahu, gue..."kataku dipotong oleh Dzaki


"Gue gak masalah lu gak suka sama gue,  gue gak apa-apa lu gak bisa terima gue, bahkan gue gak masalah lu gak menganggap gue ada tapi please terima gue saat gue berbuat baik buat lu"kata Dzaki menatapku


"..."aku masih menundukkan kepala


"Please"kata Dzaki menaikkan wajahku kearahnya


"Maaf"kataku


Dzaki menatapku terdiam...


"It's okey, gak masalah"kata Dzaki mamalingkan pandangannya


"Maaf belum bisa jadi orang baik"kataku berkaca-kaca


"Lu orang baik, lu cuma belum bisa percaya pada orang disekitar lu"kata Dzaki menatapku lagi


"Hiks...hikss maaf"kataku menangis


"It's okey, gue gak apa-apa"kata Dzaki mengusap air mataku yang jatuh dipipi


"Maaf"kataku mengusap air mataku sendiri

__ADS_1


"Duduk disini dulu ya haus kan"kata Dzaki menyuruhku duduk di batu taman bunga pinggir trotoar


"Hm"kataku


Dzaki membeli air minum untukku sebelum dia kembali datang seorang pria yang tidak asing ya dia adalah orang yang aku temui di supermarket...


"Kenapa menangis?"tanyanya sembari duduk disampingku


Aku diam saja sambil melihat ke arah dimana Dzaki pergi.


"Kenapa diam saja?"tanyanya lagi


"Kamu tidak mengenalku?"tanyanya lagi


"Jangan menangis"katanya


Tak lama kemudian Dzaki kembali...


"Ini"kata Dzaki memberikan air yang dibelinya dan melihat orang yang disampingku


"Heh ngapain senior disini?"tanya Dzaki


"Gue gak pengen bicara sama lu, jangan-jangan lu yang buat Kanza nangis ya"kata Egi menuduh


Aku melihat ke arah orang yang berada di sampingku terheran


"Hai"sapanya


Lalu aku menoleh ke arah Dzaki


"Dia Senoir yang tadi lu kenalin ke gue waktu di kantin ingat!"kata Dzaki


"Hah, kok beda"kataku bingung


"Lu belum pernah lihat dia di luar kampus ya"kata Dzaki


"Memangnya beda ya didalam kampus sama di luar kampus"kataku semakin bingung


"Lu memangnya gak beda, kacamata sama rambut dikepang ini lu pake kalau mau keluar aja kan"kata Dzaki


"I-iya sihh, tapi ini beda banget"kataku melihat ke arah Egi


"Apa dia tampan?"tanya Dzaki

__ADS_1


"Iya"kataku


"Apa dia lebih tampan dariku?"tanya Dzaki lagi


"Gak tahu kalian sama-sama tampan tidak ada standart ketampanan"kataku melihat kedua-duanya bergantian


"Hahahaha"Egi tertawa


"You mine"kata Egi


"Apalagi ini astagaa"kataku dalam hati


"NO"kata Dzaki


"Baiklah kita akan menyuruhnya memilih"kata Egi


"Apa"kataku


"Lu berada di dua pilihan jadi harus memilih salah satu"kata Egi


"Jadi lu pilih Gue atau Dia?"tanya Egi


"Hah, apaan sih memangnya kenapa gue harus memilih"kataku


"Kabur aja deh"kataku dalam hati menyiapkan ancang-ancang untuk kabur dari mereka berdua


"Karena gue dan dia menyukai lu"kata Egi


"Aghhh, apa ini kenapa aku berada di tengah-tengah mereka"kataku dalam hati bingung


"Baiklah tidak ada cara lain"kataku dalam hati pasrah


"Kalau gue gak milih siapa-siapa?"tanyaku


"Harus memilih antara satu gak boleh gak"kata Dzaki


"Okeyy, gue pilihh..."sebelum sempat aku meneruskan kata-kataku aku berlari maju kedepan lalu berbelok menuju kearah kostan ku


"Hei"panggil mereka berdua


"Hahaha"mereka berdua tertawa


Tanpa melihat kebelakang aku terus berlari hingga sampai kekostanku.

__ADS_1


__ADS_2