
"Hmm, oke mau ditemani?"katanya
"Boleh"kataku
"Oh iya, Daegi Fenda"katanya mengulurkan tangan
"Cintya Kanza"kataku
"Maaf ya jadi kenalan lagi soalnya gue suka lupa"katanya
"Ah iya gak apa-apa"kataku
"Hahaha, gak usah terlalu formal anggap aja gue teman lu"katanya tertawa
"Eh, oh iya hahaha"kataku canggung
"Jadi gue harus panggil lu apa nih?"tanyanya
"Terserah"kataku
"Kansa?"katanya
"Iya terserah"kataku
"Kayak cewek ya hahaha"katanya
"Lah selama ini gua apa?banci"kataku dalam hati
"Maaf ya, gue emang suka sok asik anaknya makanya gak punya teman"katanya
"Gak kok, gue aja yang kaku emang gak pintar basa basi hehehe"kataku
"Lu ngekost di daerah sini?"tanyanya
"Iya"kataku
"Wahh sayang banget uang bulanannya, bukannya lu tinggal di daerah perumahan bulan?"tanyanya
"Iya orang tua gue tinggal di daerah situ"kataku
"Lu ambil kelas pagi ya?tanyanya
"Iya, makanya ngekost soalnya takut gak keburu"kataku
"Haha, iya sih semester lalu gue yang ambil kelas sore aja sering telat hehe"katanya
"Wahh pantes sering buru-buru"kataku
"Hahaha,iya sampai nabrak lu dua kali ya, maaf ya ntar gue traktir di kantin deh gantiin siomay lu"katanya
"Gak usah gak apa-apa"kataku
"Gak apa-apa anggap aja sebagai hari pertemanan kita hehehe"katanya
"Teman?"kataku bingung
"Iya, Nah udah sampai...regist ulang dulu sana"katanya
"Oh iya, tungguin ya senior"kataku
"Iya daahh"katanya tersenyum
Aku masuk ke ruangan dan meregist ulang pendaftaran kuliah, setelah selesai aku langsung keluar.
"Terima kasih pak, permisi"kataku
Tap...tap..tap...langkah kaki
"Mau keliling kampus biar gue temenin"katanya
"Senior gak ada kelas?"tanyaku
"Nggak"katanya
"Oh, yaudah boleh"kataku
Kami berjalan menyusuri kampus...
Tap...tap...tap...langkah kaki
"Oh iya boleh minta nomor handphone lu?"tanyanya
"Buat apa?"tanyaku
__ADS_1
"Biar lu bisa cari gue kalau lagi butuh bantuan"katanya tersenyum
"Hah, boleh"kataku
"Mau ke kantin?"tanyanya
"Ah iya boleh saya belum sarapan juga"kataku
"Panggil Daegi aja atau Egi"katanya
"Kedengaran tidak sopan sama senior hehehe"kataku
"Gak apa-apa kita ini kan teman"katanya mengedipkan sebelah mata
Tap...tap...tap
Kami pun sampai di kantin...
"Mau pesan apa, pesan aja gue traktir"katanya
"Ikut kakak aja"kataku
"Kenapa?"tanyanya
"Gak tahu mau bilang apa"kataku malu
"Hahaha, suka kopi?"tanyanya
"Suka"kataku
"Sebentar ya gue pesan dulu"katanya
"Ah iya"kataku
Dia kembali ke meja...
"Lu kalau ilfiel sama gue bilang aja gak apa-apa, gue emang gini hehehe lebih kelihatan kayak orang bodoh dari pada kutu buku kan hahaha"katanya tertawa
"Iya sih, kacamata kakak juga kelihatannya tidak ada plus-minusnya, kenapa pakai kacamata?"tanyaku
"Lu juga kenapa pakai kacamata?"tanya balik
"Eh, kenapa nanya balik"kataku
"O-ohh, maaf"kataku
"Iya gak apa-apa santai aja"katanya
"Permisi ini pesanannya"kata pelayan kantin
"Terima kasih"kataku
"Iya sama-sama"kata pelayan kantin
"Gue yang sebenarnya gak begini kalau ketemu gua diluar jangan kaget ya"kata Egi berbisik
"Hah, apa? kakak ngomong apa?"tanyaku
"Gak bukan apa-apa, makan lah"katanya
"Wahh enak burgernya"kataku kagum
"Lu suka, syukurlah"katanya tersenyum tipis menaikkan kacamatanya
"Eh, kakak gak makan?"tanyaku
"Gue udah tadi"katanya
"Kakak smester ini ambil kelas pagi?"tanyaku
"Jangan bicara saat mulut penuh, iya gue ngekost juga"katanya
"Kakak tinggal di mana smester lalu?"tanyaku
"Tinggal dirumah nenek, karena jaraknya jauh dan gue juga suka ketiduran kalau sore akhirnya gue mutusin buat ambil kelas pagi aja"katanya
"Hmm,gitu"kataku
"Iya"katanya
Percakapan pun putus karena gak tahu mau bahas apa lagi jadinya diam-diaman, dia melihatku terus karena aku tidak nyaman jadi aku mengatakannya.
"Ada yang salah di wajahku?"tanyaku
__ADS_1
"Gak ada, lu gak suka dilihatin?"tanyanya
"Mana ada orang yang suka dilihatin"kataku
"Wahh terang-terangan sekali"katanya tertawa
"Apasih"kataku malu
"Udah selesai mau jalan-jalan lagi?"tanyanya
"Emangnya kakak gak capek?"tanyaku
"Lu capek, yaudah duduk disini aja dulu,habisin kopinya"katanya
"Eh enggak, yuk jalan"kataku
"Kenapa?"tanyanya
"Gak apa-apa kampusnya luas bnget ada tamannya juga gak kak?"tanyaku
"Ada mau lihat"katanya
"Mau"kataku semangat
Tap...tap...tap...langkah kaki
sampai di taman aku kagum karena banyak mahasiswa sedang melukis disana.
"Taman ini sering banyak anak seni yang belajar diluar ruangan"katanya
"Wahh si cupu bolos kirain sakit karena natap buku terus ternyata lagi sama cewek"kata teman Egi
"Adiknya mungkin sama-sama cupu tuh"kata teman sebelahnya lagi
"Jangan di dengarkan, Mereka gak tahu kita yang sebenarnya"kata Egi
"Oh, iya"kataku
Kami pergi dari situ tanpa berkata apapun...
"Katanya kakak gak ada kelas, kenapa kakak bolos?"tanyaku
"Gak apa-apa itu bukan masalah besar"katanya
"Lagian kampus ini rektornya Ayah gue"kata Egi pelan
"Hah, apa?"kataku
"Bukan masalah besar"katanya menjelaskan
"Bukan yang itu"kataku
"Yang mana?"tanyanya
"Udahlah gak penting lanjut jalan-jalan yuk"ajaknya
"Oh,iya"kataku mengikut
"Kapan-kapan kita belajar bareng ya"katanya
"Kenapa belajar, kakak terlihat nggak tertarik buat belajar?"tanyaku
"Iya, tapi kalau belajar sama lu gue jadi suka"katanya
"Apasih,kita baru ketemu kenalan aja baru nama"kataku
"Makanya gue mau kenal lu lebih dekat"katanya
"Bikin merinding aja"kataku takut
"Tenang aja gue yang bakal lindungin lu"katanya
"Lindungin dari apa?"tanyaku
"Dari makhluk gak beradab seperti mereka tadi"katanya
"Hah, maksudnya?"
"Udahlah yuk lanjut jalan-jalan lagi"katanya
"Hm iya"kataku
"Apasih maksudnya bikin penasaran aja"kataku dalam hati
__ADS_1