Pertama Kali Ku Jatuh Cinta

Pertama Kali Ku Jatuh Cinta
Ep.22


__ADS_3

"Gue sayang sama lu"kata Dzaki yang datang dan langsung memelukku


"Gue tau lepas ih perut gue udah mau meledak ini"kataku menyingkirkan Dzaki


"Kii, kenapa diam aja heii"kataku melambaikan tangan ke wajah Dzaki


"Lu sadar gak sih"kata Dzaki membuatku penasaran


"Apa ada apa, jangan nakutin lahh"kataku yang takut melihat sekeliling


"Lu tadi gak bergetar waktu gue peluk"kata Dzaki


"Aa-apa, masa sih"kataku bingung


"Tuh kan"kata Dzaki memelukku lagi


"Lepas Kii gak bernafas gue"kataku


"Gak mau"kata Dzaki tidak melepaskan pelukannya


"Lepass"kataku berusaha melepaskan pelukan Dzaki


"Lu ngambil camilan buat apa coba gue udah kenyang banget ini"kataku


"Hmm, udah kenyang yaudah gak usah dimakan"kata Dzaki


"Jalan-jalan yukkk"kata Dzaki setelah beberapa menit menonton tv


"Mau kemana sih udah malem juga"kataku malas


"Bosen banget disini"kata Dzaki


"Yuk, tapi aku yang pilih tempatnya"kataku


"Hm"kata Dzaki mengandeng tanganku


"Mau kemana ini?"tanya Dzaki

__ADS_1


"Jalan aja terus"kataku


"Kekanan"kataku


"Eh ngapain itu kan taman yang udah gak ada pengunjung lagi"kata Dzaki


"Gak apa-apa"kataku


"Perasaan gue gak enak, Ken gak mungkin bunuh orang kan"kata Dzaki dalam hati


"Lu takut?"tanyaku


"Gue? takut kenapa?"tanya Dzaki


"Bukan apa-apa"kataku


"Udah sampai"kata Dzaki


"Hm"kataku segera turun dan duduk di tempat yang sama saat aku kesitu


"Ngapain kesini?"tanya Dzaki


"Ya indah"kata Dzaki lalu duduk di sebelahku


Beberapa menit suasana sangat sunyi karena tidak satu pun dari kami memulai percakapan aku mengajak Dzaki kesini karena ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya.


"Guee"kata kami berdua kompak


"Ah duluan"kataku


"Lu aja duluan"kata Dzaki


"Gak lu aja"kataku


"Gue mau drop out dari kampus"kata Dzaki


Dhuarrr, rasanya kepalaku mau pecah tidak dapat mencerna apa yang dikatakan Dzaki.

__ADS_1


"Kenapa?"tanyaku


"Gue bakal ikut papa gue ke luar negri karena kantornya udah pindah kesana lagian gue juga dari dulu menginginkan kuliah disana karena gue mau ngelupain lu"kata Dzaki


"Lu gak mau tinggal disini aja, lu kan udah biasa sendiri dirumah, lagian penghuni rumah lu gak cuma lu doang kan ada pembantu lu"kataku


"Apa yang gue bilang, memangnya kenapa kalau dia mau keluar negri"kataku dalam hati


"Gue udah daftar universitas disana dan gue juga udah diterima jadi, thank's udah mau temani gue hari ini"kata Dzaki


"Maksudnya hari ini?"tanyaku


"Iya gue besok berangkat"kata Dzaki tersenyum padaku


"O-ohh, pulang yuk"kataku tidak tahu harus berkata apa


"Tadi...apa yang mau lu bilang?"tanya Dzaki


"B-bukan apa-apa"kataku tersenyum pada Dzaki


"Gak apa-apa, gue mau dengar lu bilang gak suka sama gue buat terakhir kalinya"kata Dzaki


"Ah itu, gue masih suka sama lu"kataku memalingkan pandangan dari Dzaki


"A-apa"kata Dzaki bingung dan kaget


"Lu gak bercanda Ken?"tanya Dzaki tidak percaya


"Ah apa gue berkhayal ya"kata Dzaki mencubit dirinya


"Gue gak mimpi Ken, gue gak mimpi"kata Dzaki tersenyum


"Gue sayang sama lu"kata Dzaki memelukku


"Tiga tahun lebih gue masih pendam perasaan gue sama lu dan lu juga masih punya perasaan sama gue, gue gak nyangka perasaan gue selama tiga tahun lebih ini masih terbalaskan"kata Dzaki


"Ah tapi gue udah mutusin buat lupain lu, sory Ken gue dan lu gak mungkin buat memulai hubungan dari awal lagi"kata Dzaki

__ADS_1


"Ya, gue tau"kataku membalas pelukan Dzaki


...*Saat kau siap untuk jatuh karena cinta kau juga harus siap untuk jatuh karena kecewa*...


__ADS_2