
Namaku Cintya Kanza(terserah mau panggil apa) saat ini aku sedang masa sibuk-sibuknya ujian untuk lulus-lulusan, dan ini hari yang sangat melelahkan aku benci harus mengurus semuanya sendiri tapi masalahku ya memang harus aku yang menyelesaikannya berfikir suatu hal yang tidak masuk akal agar semua orang tidak panik mustahil tapi aku masih memikirkan hal itu.
"Apa yang harus ku katakan pada Ayah dan Ibu baiklah berfikir yang baik kanza"Kataku bicara pada diri sendriri
"Baiklah sepertinya tidak ada cara lain harus mengatakan semuanya dari awal sampai akhir"kataku karena sudah lelah berfikir
Saat itu terlintas di pikiranku kenapa aku tidak menjelaskannya pada Kepala sekolah dulu kenapa bisa ada rumor seperti itu.
"Oke sekarang harus kesekolah dan memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi"
Pukul 08:30
Karena aku malu jika lewat gerbang depan aku memanjat tembok untuk bisa masuk ke sekolah dari belakang, sangat mudah karena sudah banyak peralatan memanjat dari anak-anak yang suka bolos aku megitari belakang sekolah dan di samping toilet aku mendengar sesuatu yang memang seharusnya itu yang ku dengar tanpa berfikir panjang aku mengeluarkan handphoneku dan merekamnya.
"Katanya Cintya sudah di keluarkan dari sekolah gak sia-sia kita sebar rumor yang gak masuk akal begitu hahaha" kata Rere teman sekelas Kanza
"Gila bisa juga kita ngeluarin dia, dia gak pantes sih di kelas kita cupu gitu jijik liatnya" Kata Fin teman sekelasnya
"Lagian orang-orang percaya aja sih hahaha"kata Rere
"Wah parah mereka gak tahu aku udah di ajarin bela diri sama kakakku, eh tapi mereka merokok bagus bukti yang kuat Ken setelah ini harus langsung ke ruang Kepala Sekolah"kata Kanza dalam hati
__ADS_1
Aku mengubah hanphoneku ke perekam suara dan menaruhnya di kantung lalu lewat di depan mereka dengan santai terus...
"Hei siapa kamu? tanya Rere
"Oh kalian tidak mengenaliku jika memakai baju rumah"Jawabku
"Cintya? kamu kok ke sekolah pakai baju biasa?"kata Fin (Dia gak dengar apa yang gua sama Rere bicarain kan?)dalam hati
"Iya aku dikeluarkan dari sekolah tapi aku tidak mau tolong bantu aku dong Re, Fin" Aku memohon agar mereka mengira aku tidak mendengar percakapan mereka tadi
"K-kita mau sih bantu tapi kita bantu apa ya?"tanya Fin (Sepertinya dia tidak dengar)
"Bantu mengaku"kataku
"Ahhh maaf aku salah apa? Aku mau kalian mengaku bahwa sebenarnya aku ini tidak Lesby seperti yang di katakan Kepala Sekolah"kataku
"Oh-begitu maaf tapi kami tidak sempat kami harus kembali ke kelas ayo Re"kata Fin melepaskan tangannya dari rambutku lalu pergi
"Ah iya ayo"kata Rere
"Bodoh"Kataku menyeringai
__ADS_1
Aku menuju ruang Kepala sekolah, setelah sampai
"Permisi apa Bapak kepala sekolah masih ada di ruangannya?"tanyaku pada guru lain
"Oh ada, kamu ngapain lagi kesini"kata Bu Indi
"Maaf bu tapi saya ingin menceritakan yang sebenarnya hanya dengan kepala sekolah"kataku
"Baiklah dia ada diruangannya"kata Bu Indi
Tok tok tok...
"Permisi pak"Kataku
"Iya silahkan masuk"kata kepala sekolah
"Permisi pak ini saya akan menjelaskan semuanya"kataku
"Menjelaskan apa? Rumor itu bukankah kamu sudah setuju untuk di DO"kata Kepala Sekolah
"Ah bapak mau mengeluarkan saya juga meski saya tidak bersalah, maaf agak tidak sopan tapi anda ada masalah apa sama saya ya kok ingin banget mengeluarkan saya?"tanyaku
__ADS_1
"Bukan begitu tapi rumor itu sudah menghancurkan reputasi sekolah ini"kata Kepala Sekolah
...Masalah terberatpun yang kamu hadapi jika kamu bersabar kamu akan baik-baik saja...