
Aku dan kedua orang tuaku pun pergi menuju kantor polisi karena jarak kantor polisi dan rumahku lumayan dekat jadi kami pergi kesana dengan berjalan kaki agar tidak membuang-buang uang hhhe
Setelah 12 menit kami berjalan sampailah kami di depan gerbang kantor polisi, kami berjalan masuk kedalam dengan langlah tegap dan berwibawa, bercanda kami hanya ingin meminta keadilan bukan seorang detektif hahaha kok garing ya...
Oke lanjut... Ayahku duduk di hadapan seorang Komando dan menjelaskan tentang apa yang harus dilaporkan
"Selamat siang pak saya atas nama Zidan Kanza selaku orang tua dari Cintya Kanza ingin melaporkan atas ketidak senangan saya terhadap kepala sekolah anak saya karena melakukan tindakan kekerasan dan mengeluarkan anak saya secara tidak baik"Kata ayahku tegas
"Baiklah apa anda mempunyai bukti?"tanya polisi
"Wajah anak, saya dan ini rekaman suara yang sengaja direkam anak saya karena dia tidak terima dikeluarlan dari sekolah atas rumor yang tidak benar"kata Ayahku
"Hmm, baiklah dik kenapa kamu berbicara tidak sopan terhadap kepala sekolahmu?"tanya polisi padaku
"Karena dia menghina orang tuaku"jawabku menundukkan kepala
"Kenapa kamu menundukkan kepalamu jika berbicara tatap orang yang kamu ajak bicara"kata polisi
"Tapi itu suatu hal yang tidak sopan, jika berbicara pada orang yang lebih tua hendaknya kita menundukkan kepala sebagai rasa hormat begitu kata ibuku"kataku melihat kearah ibuku
"Kalau begitu apa yang Ayahmu ajarkan?"tanya polisi itu lagi
__ADS_1
"Untuk tidak melakukan hal yang sia-sia"kataku
"Orang tuamu mendidikmu dengan baik, ingat perkataanku ini... jika kamu ingin marah, marah saja jangan memendam emosimu, jika kamu sudah tidak tahan kamu akan mengeluarkan emosimu pada orang yang tidak bersalah, kamu mengerti?"kata polisi itu
"Saya mengerti"kataku
"Baiklah pak anda boleh pulang jangan biarkan putri anda menahan rasa emosi lagi"kata polisi
"Baik terima kasih pak"kata Ayahku berjalan menuju pintu keluar
Setelah beberapa langkah ayahku berjalan ia menanyakan satu hal lagi kepada polisi...
"Emm pak apa anak saya besok bisa masuk sekolah hanya 2 bulan lagi dia akan lulus sekarang dia sedang ujian?"tanya ayahku
"Asik besok libur"kataku dalam hati
"Begitu, baiklah saya permisi pulang sekali lagi terima kasih pak"kata Ayahku menjabat tangan pak polisi
Kami pun pulang tapi di tengah jalan Ayah dan ibuku berjalan berlawanan arah denganku karena harus kembali bertugas.
Aku pulang sendirian dan setelah sampai dirumah aku bingung harus ngapain jadi aku ketiduran sampai siang.
__ADS_1
"Loh aku ketiduran, ughh Ayah sama Ibu belum pulang aku jalan-jalan sebentar ah"kataku
Aku bangun lalu mencuci muka, setelah itu aku langsung keluar untuk berjalan-jalan karena dirumah menurutku membosankan, Aku terus berjalan mengikuti trotoar dan sampailah aku di tempat yang dulunya pernah ramai dikunjungi kalangan orang tapi sekarang tidak ada seorangpun disana.
"Kenapa aku kesini lagi ya?"tanyaku pada diri sendiri
"Hahh gak apa-apa deh, yang penting bisa melihat pemandangan"kataku berjalan menuju tempat dufuk paling ujung
Aku melamun tidak memikirkan apa-apa lalu tiba-tiba...
"Pacaran ya, kenapa harus pacaran kalau bisa melakukan semuanya sendiri? toh tidal berguna juga"tiba-tiba lamunanku entah kemana-mana
"Eh aku mikirin apasih, yaampun gak bener nih"Aku berdiri
Menghirup nafas lalu membuangnya perlahan begitu hingga tiga kali...
"Krrruyyyyyyuuuukkkk"suara perut
"Ah lupa belum makan siang, mau makan apa ya?"kataku dalam hati sambil memegangi perutku
"Jalan pulang aja dulu deh nanti kalau ada makanan seafood beli aja terus makan dirumah"kataku berbalik danelamgkah menuju pulang
__ADS_1
...#Yang namanya bahagia itu harus...