
Esok paginya aku bangun tanpa ada seorangpun dirumah, tetapi sarapan sudah ada di meja makan aku langsung menuju meja makan untuk menyantap sarapanku, aku melupakan masalahku sejenak.
Selesai sarapan aku mencuci piring bekas sarapanku tadi dan duduk di ruang tamu lalu menyalakan televisi.
"Ahh tidak ada acara yang menarik"kataku
"Mau jalan-jalan tapi ini masih pagi banget, eh seperti ada yang lupa...apa yaa?"pikirku
"Astagaa, video Rere dan Fin belum aku kirimkan di grup, kirim sekarang aja istirahat nanti pasti mereka lihat"kataku
Aku mengirimkan rekaman video Rere dan Fin yang membahas tentang diriku. sesaat aku merasa senang namun setelahnya aku gelisah, aku takut rekaman suara Kepala sekolah yang ku berikan bukan merupakan bukti kuat untuk memecatnya sebagai kepala sekolah, lalu rekaman video Rere dan Fin merupakan editan.Aku berhenti memikirkan hal-hal jahat itu.Memangnya siapa yang kepikiran hal semacam itu?
"Aku tidak bersalah, aku ingin keadilan dan aku yakin bukti itu kuat"kataku menyemangati diri
Aku tidak suka berdiam diri dirumah, tapi aku tidak suka jika pergi ke tempat ramai, itu akan menguras semua energiku dan aku memutuskan untuk keluar dari rumah dan berjalan-jalan sebentar.
"Trotoar...hahh kenapa aku berbuat jahat seperti itu, eh memangnya aku melakukan hal jahat apa?"tanyaku pada diri sendiri
"Triiing...triiingg...Pip"suara handphone
"Halo"kataku
__ADS_1
"Itu beneran Rere sama Fin?"tanya Aleli teman sekelasku
"Ah sudah banyak yang melihat?"tanyaku
"Satu sekolah sedang membicarakan itu, polisi datang kesekolah untuk memeriksa sepala sekolah, apa ini karenamu?"tanyanya
"Terima kasih infonya, pip"kataku
"Satu sekolah membicarakan Rere dan Fin lalu polisi datang kesekolah untuk memeriksa Kepala sekolah ha..ha..hahahahaha"aku tertawa sambil menyusuri trotoar
"Apaan itu sebegitu tidak pentingnya aku sampai tidak ada yang menanyakanku kenapa tidak masuk sekolah padahal ini ujian akhir?"tanyaku
"Haahh sudahlah itu tidak penting, aku jadi ingin tahu situasi disekolah, apa mereka juga berisik menggosipi kepala sekolah, Rere dan Fin seperti menggosipkanku waktu itu hehehe, inhin tahu sih tapi aku tidak boleh datang kesekolah aku akan menunggu besok, ku harap aku sudah bisa masuk sekolah"kataku
"Yaudahlah gak apa-apa meski bukan berita yang menggembirakan tapi aku merasa senang dan puas"kataku
"Lagipula aku akan lulus dari sekolah itu, aku tidak akan menampakkan batang hidungku sebelum aku sukses"kataku berjanji pada diri sendiri
Aku melamun, lalu ada daun yang gugur di atas kepalaku, saat itu aku tersadar bahwa janji tidak selalu kuat, seperti daun yang jatuh di atas kepalaku sekuat apapun batangnya jika sudah kering maka dia akan gugur.
Aku menarik kembali kata-kataku itu karena aku tidak percaya diri bahwa aku mampu.
__ADS_1
Aku berjalan pulang menyusuri trotoar dan
"Bukk"suara buku jatuh
"Ah maaf saya gak sengaja saya buru-buru,eh kamu yang semalam ya?"tanyanya
"Ah iya, kenapa selalu buru-buru?"tanyaku
"Namaku Daegi Fenda"katanya mengulurkan tangan
"Cintya Kanza"kataku menjabat tngannya
"Sekali lagi maaf ya nanti kalau ketemu lagi aku ganti siomaynya aku sedang buru-buru permisi"katanya
"Ya...?"kataku bingung
"Eh aku tadi ngapain ya kenapa malah jadi kenalan?tanyaku
"Ah sudahlah mungkin dia sengaja ngasih tahu namanya biar aku ingat kalau dia mau ganti siomayku yang jatuh waktu itu"kataku
Aku berjalan menuju pulang kerumah...
__ADS_1
"Hahhh bosan banget dirumah enaknya ngapain yaa...?"tanyaku
...Canggung itu saat kamu ingin memulai cerita tapi kamu tdak tahu mau mulai dri mana hehehe•~•...