
"Aghhhh...kenapa sangat bosann dirumah"kataku mengerang
Aku melihat-lihat video dari handphoneku hingga ketiduran di sofa sampai siang, lalu aku bangun dan membersihkan wajahku dan melihat ke arah cermin.
"Apa semua itu mimpi?"tanyaku
"Kenapa aku mimpi buruk sekali, aku tidak tahu kalau itu benar nyata aku akan berbuat apa setelahnya"kataku
Aku berusaha mengingat-ingat yang terjadi padaku kemarin, lalu aku kembali duduk di sofa dan melihat-handphoneku yang berisikan rekaman suara Kepala Sekolah, dan rekaman Video Rere dan Fin, ya itu bukan sebuah mimpi tapi kenyataan pahit yang harus ku terima tapi aku bersyukur aku diberi kesempatan untuk mendapatkan bukti.
"HIkss..hikss... apa aku orang jahat, kenapa aku tertawa di atas penderitaan orang lain tapi mereka menderita karena ulahnya sendiri kan...aku bukan orang jahat"kataku meyakinkan diri
"Tok..tok..tok"suara ketukan pintu
Aku segera mencuci kembali wajahku agar tidak kelihatan sedang menangis lalu berjalan menuju pintu untuk melihat siapa yang datang, aku takut orang jahat yang akan masuk jadi aku mengintipnya dulu dari lubang pengintip.
"Siapa?"tanyaku
__ADS_1
"Kami dari Kepolisian"katanya
"Ah polisi, eh ada apa ayah sedang tidak dirumah"kataku
Akhirnya masalah itu terselesaikan dan aku dapat kembali kesekolah lalu ujian dengan damai dan lulus dengan kebebasan.
Bagaimana dengan Kepala Sekolah, Rere, dan Fin?
Kepala sekolah dikeluarkan dari sekolah dan di penjara sedangkan Rere dan Fin di keluarkan dari sekolah dan di penjara juga.
Aku tidak sendirian, sebenarnya Bu Indi pun sudah muak dengan tingkah laku Kepala Sekolah yang semena-mena, saat aku masuk ke ruangan Kepala Sekolah sebenarnya Bu Indi juga merekam aku dan Kepala Sekolah diam-diam.
Kebebasan tertatap dimataku, aku melihat dunia yang tadinya sempit menjadi luas, aku menyambung sekolah ke universitas yang jaraknya 1 jam dari rumahku.
Karena jarak kampus dan rumahku agak jauh, aku memutuskan untuk ngekost, seminggu sekali pulang ke rumah, tapi nginap dirumah 2 malam soalnya aku kuliah hanya 4 hari lalu pulang karena besoknya masih libur aku beristirahat atau jalan-jalan di sekitar kostan.
Ini hari pertama di kampus
__ADS_1
Mungkin kebetulan atau takdir aku sekampus dengan pria yang pernah menjatuhkan siomayku, aku tidak ingin tahu lebih jelas saat berpapasan aku berpura-pura tidak kenal dan tidak melihat karena aku tahu pasti akan canggung rasanya, dan mungkin saja dia juga begitu tapi hari ini.
Aku sedang berjalan-jalan sekitar kampus lalu tiba-tiba...
"Hei!"Seseorang memanggilku
Aku melihat kebelakang dan ternyata yahh dia pria yang pernah menjatuhkan siomayku...
"Oh,hm"kataku menunjuk diriku karena tidak yakin aku yang dipanggil
Dia menghampiriku...
"Iya hehehe, sudah lama tidak bertemu kau kuliah disini juga? jurusan apa? kenapa aku tidak pernah melihatmu di kampus? atau kau seniorku?"tanyanya
"Em, hei satu-satu...yang lain tidak penting, yang penting aku maba disini dan sekarang aku harus registrasi"kataku
"Hmm, oke mau ditemani?"katanya
__ADS_1
...Hai...Semangat ya;p...