
Hari demi hari telah berganti kini bilqis yang sedang duduk sambil mendengarkan gus farhan mengajarkan qiroah pada para santri santrinya.
melantunkan ayat-ayat Al Qur'an di pondok ini setiap hari minggu sore mereka selalu belajar qiroah bersama di aula masjid. santri putra maupun santri putri dibatasi dengan satir.
dan tiba-tiba gus farhan menunjukkan bilqis untuk melantunkan ayat Al Qur'an dengan di qori nada lagu, saat bilqis mulai melantunkan tiba-tiba...
Deg, deg.
Gus farhan lagi lagi terpesona mendengar suara bilqis yang merdu itu.
"Masya Allah bil bil suara kamu memang merdu sekali dan aku jadi kagum mendengarnya" batin Gus farhan sambil tersenyum tipis.
Dan semenjak itu Gus mulai mencari informasi tentang bilqis, nah kebetulan Gus farhan memiliki perusahaan batubara beliau pun mulai mengajaknya papa bilqis untuk berkerjasama yang kebetulan sekarang usaha papa bilqis di bidang batubara sedang menurun drastis.
akhirnya perekonomian keluarga bilqis pun mulai normal kembali ya mesti tak sekaya dulu dan semua ini atas kerjasama dengan Gus farhan.
saat beberapa bulan menjalankan kerja sama tiba-tiba Gus farhan mampir ke rumah papa bilqis dengan tujuan ingin bersilaturahmi dan ingin mendapatkan Informasi yang lebih tentang bilqis.
Sore itu pukul 15.30 Gus farhan berkunjung ke rumah orang tua bilqis.
ting tong ting tong
(bunyi bel rumah).
Ceklek,
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh bu" ucap Gus farhan.
"wa'alaikumus'salam warahmatullahi wabarakatuh, eh Gus mari masuk atuh" ucap mama bilqis.
"sebentar yah ibu panggilkan bapak dulu Gus" ucap mama bilqis.
"iya bu terima kasih" jawab Gus farhan.
mama bilqis pergi untuk memanggil suaminya karena kedatangan tamu Gus farhan yang tiba-tiba datang ke rumah.
"pa itu di depan ada tamu Gus farhan" ucap mama pada papa.
"Gus farhan? " tanya papa meyakinkan.
"iya pa itu lo putra abah jamal dan teman papa waktu nyantri dulu"
"baru juga mama ceritain tadi eh sekarang beliau mampir ke rumah kami, mimpi apa ya mama semalam hihi tiba-tiba di sambangi oleh gus" ucap mama tersenyum dan diikuti oleh papa.
papa bilqis pun segera menemui gus di ruang tamu dan mama membuatkan minuman untuk mereka.
__ADS_1
"kedatangan tamu nih, monggo silakan duduk gus" ucap papa bilqis sambil mengulurkan tangannya kedepan langsung di balas anggukan oleh gus farhan.
"iya terima kasih pa" jawab gus farhan tersenyum.
"Alhamdulillah akhirnya di sambangi juga kerumah oleh gus farhan hihi" ucap papa sambil tertawa.
"ah iya pa tadi kebetulan habis selesai bertemu dengan klayen sekitar sini dan saya ingat kalau rumah bapak di sekitar sini ya sudah sekalian aja saya mampir ke rumah itung itung silaturahmi pa" tutur gus farhan tersenyum.
mama bilqis datang membawa minuman untuk mereka.
"maaf ya gus hanya seadanya" ucap mama sambil membawa 3 jus jeruk dan kue lapis.
" iya ga papa bu ,ga usah repot repot, saya cuma mampir sebentar "ucap gus farhan.
" iya ga papa gus, monggo di cicipi" ucap mama bilqis.
"nggeh bu, matur suwun" jawab gus farhan.
gus farhan langsung mengambil kue lapis itu dan meminum jus jeruknya sebagai tanda menghargai mereka.
" gus bagaimana kalau kita ngobrol di taman belakang aja yuk sambil menghirup udara segar gitu hehehe" ajak papa bilqis.
"boleh pa mari" jawab gus farhan.
sebelum memulai obrolan mama bilqis pun datang dan ikut bergabung.
"oh iya pa bu dari tadi saya liat kok rumah ini sepi banget ya, memang anak anak pada kemana ya" tanya gus farhan lembut.
"oh ya memang setiap hari sepi gus karena anak saya satu hanya bilqis saja dan sekarang dia mondok di pesantren abah mu itu abah jamal" ucap papa bilqis.
"Hmm gitu, tapi kenapa anak bapak masuk mondok pas pertengahan semester sekolah pa? " tanya gus farhan.
Dan akhirnya papa bilqis pun menceritakan kejadian yang sebenarnya.
" ya intinya kami orang tua ingin kalau anak semata wayang kami paham agama dan taat pada perintah Allah gus"
"oh jadi seperti itu tujuannya" ucap gus farhan sambil menganggukkan kepalanya.
" yah kami sebagai orang tua pun sebenarnya tak percaya kalau anak kami melakukan hal seperti itu gus, namun setelah kejadian itu kami mempunyai ide untuk memasukkan bilqis ke pesantren hahaha" tutur papa bilqis sambil tertawa lalu di ikuti oleh istrinya dan gus farhan.
"keesokan harinya saya langsung menyelidiki kasus anak saya sendiri gus dan ternyata bilqis hanya di fitnah oleh kaka kelasnya yang bernama ajeng, yang tak suka pada bilqis"
" ya tadinya saya mau menuntut anak itu karena sudah memfitnah anak saya, namun kami sebagai orang tua hanya mengikuti apa kata bilqis saja, dan biarkan bilqis yang menentukan semuanya masalah ini"
"pada saat itu kami menyambangi bilqis dan saya menceritakan semuanya bilqis tak memperdulikan semuanya karena bagi dia yang sudah terjadi ya sudah biarkan saja, bahkan dia sangat bersyukur dengan adanya kejadian itu dia bisa masuk pesantren dan menuntut ilmu di pesantren"
__ADS_1
"kami sebagai orang tua pun merasa bersyukur gus, dengan perubahan sikap bilqis sekarang, sebenarnya dia tuh cerdas tapi ya bandelnya itu minta ampun"
"apalagi kata guru di sekolah dia kalau telat masuk Bisa-bisanya dia manjat ke pagar belakang sekolah huhff" tutur papa bilqis sambil tertawa kecil lalu di ikuti oleh istrinya dan gus farhan.
"namanya juga anak muda pa, wajar saja kalau bandel mah tapi unik juga anak bapa dan ibu" ucap gus farhan sambil senyum.
"iya begitulah gus" ucap mama bilqis.
"tak terasa kita sudah lama sekali ngobrolnya pa bu"
"sepertinya saya harus pamit pulang, karena waktu sudah mau magrib dan masih ada urusan di pondok yang harus saya selesaikan pa bu" pamit gus farhan pada papa dan mama bilqis.
"iya gus tak apa apa masih bisa main di lain waktu" ucap mama bilqis.
"ya sudah mari terima kasih gus sudah meluangkan waktunya untuk mampir ke rumah kami, dan kami nitip bilqis anak kami ya gus" ucap papa bilqis sambil memegang pundak gus farhan.
"nggih pa bu insya Allah, kalau gitu saya pamit dulu, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap gus farhan.
"iya wa'alaikumus'salam warahmatullahi wabarakatuh, Hati-hati gus" ucap papa dan mama bilqis bersamaan.
papa bilqis mengantarkan gus farhan sampai mobilnya yang berwarna putih cinclong itu dan sampai gus keluar gerbang rumah, mama dan papa bilqis pun masuk kembali ke dalam rumahnya.
"pa mama masih ga nyangka gus farhan mau mampir ke rumah kita yah" ucap mama.
"ya sama papa juga ma, anggap saja calon mantu lagi bersilaturahmi dan tiba-tiba mengambil hati calon mertuanya supaya cepat merestuinya ma hahaha" ucap papa sambil berjalan.
mama bilqis langsung mengikuti suaminya dari belakang.
Suasana di dalam mobil gus farhan.
"Hmm sekarang sudah banyak data tentang diri kamu yang sudah aku dapatkan bilqis" gumam gus farhan.
"ga habis fikir aku berani mampir ke rumah orang tua bilqis dan aku bisa move on dari tasya demi perlahan" batin gus farhan.
"ya Allah berikan kelancadap buat hambamu ini" do'a gus farhan.
Bersambung,...
*
*
*
Jangan lupa like, komen, and vote guysss...
__ADS_1