
Penjual Roti π
"Baik kalau gitu, Saya maafkan kamu untuk kali ini saja dan jika kejadian ini sampai terulang lagi kamu mencuri, saya tidak segan untuk melaporkan masalah ini ke pihak polisi" ucap penjual roti itu sambil menatap ajeng.
"iya pa terima kasih sudah memaafkan saya, saja janji tidak akan melakukannya lagi" jawab ajeng sambil menundukkan kepalanya.
"Alhamdulillah makasih pa sudah memaafkan teman saya dan tak membawa masalah ini kepada polisi" ucap rasa syukur bilqis atas kejadian ini.
Lalu bilqis pun segera membayarkan semua roti yang di ambil oleh ajeng itu, berhubung bilqis tak membawa uang sepersen pun jadi mau tak mau bilqis pun pinjam ke ning nurul, dan untungnya ning nurul bawa uang lebih.
karna niat bilqis dari pesantren hanya ingin mengantar ning nurul belanja saja tapi di tengah perjalanan pasar tak di duga bakal ada kejadian seperti ini.
"bilqis, mba terima kasih ya sudah menolongku, Aku hanya bisa ucap makasih sama kalian berdua, kalau ga ada kalian pasti nasibku bakal seperti papaku yang saat ini masih di dalam penjara" ucap ajeng pada kami berdua sambil mata berkaca kaca.
"Iya mba sama sama" ucap ning nurul sambil menepuk nepuk pundak ajeng.
"iya kak lain kali jangan di ulang lagi yah, jika ingin cari makan carilah dengan cara yang halal" ucap bilqis sambil tersenyum.
Dan dibalas anggukan oleh ka Ajeng.
Para orang orang pun akhirnya pergi karna masalah pun sudah selesai secara kepribadian.
Tiba tiba penjual roti pun merasa kasihan pada ajeng yang kini hidup sebatangkara dan tak ada yang menafkahinya. akhirnya tukang roti pun menawarkan pekerjaan pada ajeng.
"Nak jika kamu mau dan tidak membebani kamu, kamu boleh ikut berjualan roti dengan bapak, kebetulan juga karyawan bapak lagi pulang kampung jadi kamu bisa bantu bapak di toko bapak nanti, bagaimana apa kamu mau nak" tawaran bapak penjual roti itu pada ajeng.
Ajeng pun hanya terdiam.
__ADS_1
"ternyata bapak ini mulia sekali hatinya masih sempat sempatnya menawarkan pekerjaan kepadaku padahal saya sudah mencuri dagangannya" gumam ajeng dengan mata berkaca kaca.
"Bagaimana kak Ajeng, apa kaka mau bekerja dengan bapaknya" ucap bilqis membuyarkan lamunannya.
"eh iya pa saya mau banget bekerja di tempat bapak, saya mau pa"
"terima kasih ya pak sudah menawarkan saya pekerjaan padahal saya sudah mencuri roti bapak tadi" ucap ajeng sambil mengakui kesalahannya sendiri.
"yah tidak apa apa nak bapak mengerti kondisi kamu saat ini, bapak juga sudah memaafkan kamu, ya sudah nanti besok jangan lupa ya ke toko bapak nak jam 6 pagi" ucap penjual roti itu sambil menupuk pelan pundak ajeng.
"baik pak terimakasih sekali lagi, saya pasti datang ke toko bapak nanti besok" ucap ajeng sambil menganggukkan kepalanya.
Bilqis dan Ning Nurul pun tersenyum, mengucap syukur atas perbincangan mereka dan masalahnya pun sudah selesai.
Bapak penjual roti pun pamit pergi untuk kembali ke tokonya tak lupa juga mengucapkan salam.
"eh iya bil sekali lagi makasih ya sudah menolong saya, makasih juga ya mba" ucap ajeng pada kami berdua.
Lalu Bilqis dan Ning Nurul pun pamit.
"Assalamualaikum" ucap kami berdua bersamaan.
"iya Wa'alaikumus'salam" jawab ajeng sambil membungkukkan badanny.
π’ π’ π’
Area pembelanjaan
__ADS_1
Ning Nurul pun langsung membeli bahan bahan yang ada di list buku catatan belanjanya , seperti sayur mayur, buah buahan, Daging, cemilan, dan tak lupa juga dengan bumbu dapurnya.
setelah selesai belanja Ning Nurul dan Bilqis pun membawa belanjaannya tapi di tangannya sudah tak cukup untuk di bawa akhirnya ning nurul pun menyuruh orang yang bekerja angkat angkat barang tersebut.
"Bang tukang biasa angkat angkat barang yah?" tanya ning nurul padany.
"iya neng apa ada yang bisa saya bantu?" jawab tukang tersebut.
"oh ya ini bang tolong bantu bawain barang barang saya ya ke depan pasar, ikuti saya ya bang" ucap ning nurul minta tolong.
"siap neng" jawab abangny sambil mengambil barang barangnya.
Saat sampai di depan pasar ternyata gus farhan sudah menunggu. gus farhan pun langsung membuka bagasi mobilnya untuk memasukan semua barang belanjaan tersebut.
Akhirnya mereka pulang di dalam perjalanan pun tak ada yang bicara sekata pun hanya ada suara kendaraan yang berkeliyaran.
Bersambung....
Halloww guyss... Happy reading ya... ini karya pertamaku di NT π€
Thanks you yang sudah mampir di karyaku ini dan jangan lupa like, comment and vote ya kawan...
.
# Mohon dukungannya yah guysss...
Semoga sukses selalu kawan.
__ADS_1
# IG: Fitmr31 π jangan lupa follow akunku kawan, Terima kasih πππ